HUBUNGAN GEREJA DENGAN PIKIRAN (KEJIWAAN) BAWAH SADAR MANUSIA DAN APAKAH HIPNOSIS SERTA VISUALISASI ITU ALKITABIAH ?

Inception - PenulisHidupku.Com - 1.jpg

A. PENDAHULUAN

Masih ingatkah saudara dengan film berjudul “INCEPTION“, yang diputar di bioskop pada tahun 2010 dan diperankan oleh aktor ternama Leornado DiCaprio ? Bagi saya film itu sangat berkesan dan merupakan salah satu karya terbaik dalam industri perfilman Hollywood. Sisi paling menariknya adalah mengenai IDE FILM tersebut. Dimana idenya adalah sebuah IDE. Sehingga menjadikan film ini adalah ide di dalam ide (semoga tidak membuat saudara bingung hehehe). Ide utama film itu adalah kita bisa memasukan ide ke dalam pikiran bawah sadar seseorang sehingga mereka terprogram untuk bertindak sesuai dengan ide yang ditanamkan tersebut.

Hari ini saya membaca beberapa artikel mengenai program hipnosis, dan program visualisasi untuk menurunkan berat badan. Karena ya… saat tulisan ini saya buat (2 Juli 2019) bobot saya masih tetap di angka 78 kilogram. Padahal bulan Oktober 2018 yang lalu saya sudah sempat menyentuh angka 76.7 kilogram. Artikel tersebut menuliskan bahwa program hipnosis dan visualiasi memegang peranan penting dalam membantu kita menurunkan berat badan atau sebenarnya UNTUK MERAIH APA SAJA YANG KITA TARGETKAN.

Bagaimana penjelasan ilmiahnya ?

Saya akan mulai dengan program hipnosis. Dalam program ini kita butuh bantuan dari pakarnya. Caranya seperti yang kita lihat di televisi dan film. Saya tidak akan masuk detail ke sana. Program hipnosis bisa membantu kita menemukan akar permasalahan yang terletak di dalam pikiran bawah sadar kita. Entah itu trauma, persepsi diri yang salah, dan sebagainya. Pelarian dari masalah tersebut akan berunjung pada tindakan yang salah. Anthony Robbins menyebutnya sebagai SABOTASE TERHADAP DIRI SENDIRI. Hasilnya adalah apa pun yang kita lakukan cenderung tidak membawa hasil yang maksimal atau kita malah terus menerus gagal. Contoh: seseorang yang diejek oleh teman – temannya sejak kecil bahwa dia “jelek” bisa saja lari ke makanan dan kecanduan makan sehingga mengalami obesitas parah. Program hipnosis membantu kita mengidentifikasi masalahnya, dan memasukan ide baru yang membangun. PERKATAAN POSITIF DIGUNAKAN UNTUK MENGOBATI LUKA DI DALAM. Dan menurut artikel yang saya baca… ternyata program ini cukup manjur.

Jika program hipnosis membantu memperbaiki pikiran bawah sadar atas hal hal yang telah terjadi di masa lalu, maka program visualisasi melakukan pendekatan yang berbeda. Dalam program visualiasi, kita diminta tidak lagi mempermasalahkan apa yang telah terjadi di masa lalu. Bahkan kita diminta untuk MENGAMPUNI DIRI KITA SENDIRI. Dan yang terpenting adalah fokus kepada masa depan. Yang kedua, program visualisasi mengharuskan kita untuk MEMBAYANGKAN KONDISI KITA DI MASA DEPAN KETIKA TARGET KITA SUDAH TERCAPAI. Program sederhana ini banyak digunakan oleh orang – orang sukses. Karena inti dari visualisasi ini adalah UNTUK MEMOTIVASI KITA AGAR TERUS MELAKUKAN TINDAKAN. Logisnya kalau seseorang terus aktif melakukan tindakan maka secara statistik peluang dia untuk berhasil menjadi meningkat.

2 program di atas yakni hipnosis dan visualisasi jika dipadukan sangatlah luar biasa. Ini adalah teknik atau pun alat, yang bisa digunakan oleh orang mana pun terlepas dari keyakinan dan kepercayaan masing masing.

Sekarang saya ingin masuk ke segi rohani nya, dan seperti biasa saya tidak mau mengomentari agama lain. Saya akan fokus kepada pandangan gereja Kristiani pada umumnya terhadap pikiran bawah sadar manusia.

B. PANDANGAN GEREJA MENGENAI PIKIRAN BAWAH SADAR SECARA UMUMNYA

Sampai hari ini banyak gereja yang belum mengakui bahkan malah mengabaikan peran pikiran bawah sadar. Tanpa mempelajari dan menggalinya lebih dalam, tidak sedikit gereja atau para hamba Tuhan yang mengatakan segala sesuatu yang berhubungan dengan pikiran bawah sadar itu adalah SESAT. Mereka lebih suka menyudutkan masalah – masalah manusia sebagai masalah roh. Contoh: kebiasaan berzinah itu karena ada roh perzinahan, kecanduan mencuri itu karena ada roh mencuri, dsb. Walau memang ada masalah masalah yang berhubungan dengan roh seperti kerasukan, sesungguhnya tidak benar kalau semuanya adalah masalah roh. Ada banyak masalah yang dialami oleh jemaat sebenarnya adalah masalah kebiasaan (habit) dan itu adalah masalah kejiwaan. Selama gereja menutup mata terhadap hal – hal kejiwaan maka gereja belum bisa efektif melayani kebutuhan jemaat.

Kita tahu bahwa manusia terdiri dari tubuh, jiwa, dan roh. Tubuh adalah daging (jasmani) kita. Tanpa jiwa dan roh, kita tidak lebih dari tanaman (itu sebabnya orang yang terbaring di Rumah Sakit dalam kondisi tanpa respons disebut “vegetable state”). Tanpa roh, kita juga tidak beda dengan binatang. Jiwa dan roh inilah yang membuat manusia berbeda dengan mahluk hidup lainnya.

Roh adalah esensi ilahi yang menjembatani hubungan kita dengan Tuhan. Dikatakan pada dasarnya roh itu PENURUT.

Matius 26:41 – “Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: ROH MEMANG PENURUT, tetapi daging lemah.”

Jadi tanpa intervensi dari kita, roh kita pasti memihak kepada hal – hal yang benar dan mulia seperti yang Tuhan mau. Ada manusia yang rohnya tertidur, dan ada juga yang rohnya hidup. Bagi mereka yang telah berhubungan dengan TUHAN YANG BENAR, maka rohnya hidup. Tetapi hari ini kita tidak akan banyak bicara soal roh.

Yang jadi permasalahan di dalam kita sejak manusia jatuh ke dalam dosa hingga sekarang adalah di sisi KEHENDAK (HAK MEMILIH). Dan aspek ini ada di dalam jiwa manusia, yang secara strukturnya lebih kompleks daripada tubuh dan roh. Sedikit menyimpang sebentar ya… pohon pengetahuan mengenai yang baik dan jahat di tanam Eden itu diciptakan untuk berhubungan dengan kejiwaan manusia, yang sebenarnya agak paradoks. Karena dengan melanggar Firman Tuhan melalui kehendak bebasnya barulah manusia mengetahui apa yang baik dan jahat. Jadi dengan kata lain sebelum ada pelanggaran belum ada kejahatan pada waktu itu, dan cuma ada satu pilihan berbuat jahat yakni dengan melanggar satu satunya larangan Tuhan. Pelanggaran demi pelanggaran (dosa demi dosa) terus turun temurun menjadikan kecenderungan manusia menuju ke arah kejahatan. Setiap hari kita dihadapkan pada PILIHAN dan KEPUTUSAN. Ini adalah aspek kejiwaaan kita. Kembali lagi ke jiwa. Jadi apa itu jiwa ? Jiwa = kehendak + pikiran + perasaaan + karakter + kebiasaan. Dan jiwa itu dibagi jadi 2: yakni sadar, dan bawah sadar.

Kalau kita semua mau membuka hati dan pikiran kita terhadap bimbingan Roh Kudus, maka kita akan melihat persepsi Alkitab mengenai kejiwaan bawah sadar.

C. CONTOH MENGENAI HAL KEJIWAAN BAWAH SADAR DI DALAM ALKITAB

Bukti dari jiwa bawah sadar itu ada salah satunya adalah mimpi. Alkitab mengakui mimpi, maka Alkitab pasti juga mengakui jiwa atau pikiran bawah sadar.

Contoh yang kedua adalah iman. Kita akan lihat apakah iman itu bagian dari roh atau bagian dari kejiwaan kita.

Ibrani 11:1 – “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat”.

IMAN = KEPASTIAN. Kalau iman adalah bagian dari roh maka semua orang yang rohnya hidup pasti beriman karena pada dasarnya roh adalah penurut. Nyatanya tidak semua orang beriman (walau sudah hidup kembali rohnya), karena ternyata untuk beriman itu juga adalah suatu pilihan, artinya kita bisa memilih untuk berpegang pada yang pasti atau tidak. Karena iman mengandung komponen kehendak maka iman adalah bagian dari kejiwaan. Lalu selanjutnya iman itu bagian kejiwaan yang mana ? Yang sadar atau yang bawah sadar ?

Orang yang beriman tidak ragu sedikit pun, karena dia memegang suatu kepastian yang kokoh, dan iman itu adalah hal yang spontan, tidak perlu dipikirkan dan dipertimbangkan secara mendalam. Contohnya adalah orang – orang yang disembuhkan oleh Tuhan Yesus di dalam kisah di Alkitab. Banyak dari mereka memilih spontan percaya, dan mereka disembuhkan.

Lukas 17: 19 – “Lalu Ia (Yesus) berkata kepada orang itu: ‘Berdirilah dan pergilah, IMANMU TELAH MENYELAMATKAN ENGKAU”.

Hari ini saya tidak akan mengupas hal ini lebih dalam karena cukup panjang. Semoga dalam kesempatan berikutnya saya bisa uraikan lebih detail. Tetapi intinya adalah:

IMAN (kepada Tuhan) dibangun melalui pendengaran dan ketaatan (JIWA SADAR KITA) akan Firman Tuhan, dan disimpan di dalam JIWA BAWAH SADAR KITA.

D. FAKTOR PEMBENTUK KEJIWAAN BAWAH SADAR VERSI ILMIAH

Menurut para ilmuan kejiwaan bawah sadar kita dibangun oleh kejiwaan sadar kita. Panca indera kita adalah input masuknya persepsi yang digunakan untuk memprogram kejiwaan bawah sadar kita. Itu sebabnya kenapa doa itu sebaiknya tutup mata, yakni selain tidak terganggu dan bisa fokus, pikiran dan kejiwaan sadar kita sedang terhubung dengan kejiwaan bawah sadar dan juga dengan roh kita. Kejiwaan bawah sadar bisa terbentuk melalui: INPUT, VISUALIASI, AFIRMASI, dan REPETISI.

INPUT berbicara informasi apa yang sering kita masukan ke dalam pikiran kita. Ada istilah GARBAGE IN GARBAGE OUT. Kalau informasi yang dimasukan adalah informasi yang merusak maka kejiwaan bawah sadar kita juga akan jadi rusak. Dan sebaliknya jika informasi yang dimasukan adalah informasi yang membangun maka kejiwaan bawah sadar kita juga akan sehat dan terbangun.

VISUALISASI berbicara mengenai membayangkan apa yang akan terjadi di masa depan. Sebelumnya sudah dijelaskan di atas.

AFIRMASI adalah penekanan, dan penekanan ini ada aspek emosinya. Sesuatu yang kita katakan dengan penekanan emosi akan terekam di dalam kejiwaan bawah sadar kita. Contoh: pernyataan SAYA TIDAK PERNAH AKAN AMPUNI DIA (dengan emosi geram dan nada tinggi)… hasilnya kita akan sangat sulit mengampuni. Contoh lain: pernyataan PAPA SAYANG KAMU (dengan lembut dan kasih)… hasilnya kita akan semakin mengasihi anak kita.

REPETISI adalah pengulangan baik perkataan maupun pikiran. Apa yang terus kita ulang ulang akan masuk ke dalam kejiwaan bawah sadar kita.

E. MEMBENTUK JIWA BAWAH SADAR KITA MENURUT ALKITAB

Alkitab sebagai pedoman kita memiliki banyak sekali referensi terhadap jiwa bawah sadar. Salah satunya berbicara khusus mengenai bagaimana kita bisa membentuk jiwa bawah sadar kita seturut dengan cara dan kehendak Tuhan.

Mazmur 1:1-3 – “Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang MERENUNGKAN TAURAT ITU SIANG DAN MALAM. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran airm yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.”

PERENUNGAN INI SEBENARNYA ADALAH: INPUT YANG SEHAT + VISUALIASI + AFIRMASI + REPETISI. Saya tidak akan masuk terlalu detail, tetapi secara singkat penjelasannya itu ilmiah. Dan di sini kita melihat kalau kejiwaan bawah sadar kita diisi dengan Firman Tuhan maka hasilnya luar biasa: APA SAJA YANG DIPERBUATNYA BERHASIL.

“FIRMAN TUHAN + VISUALISASI + AFIRMASI + REPETISI = KEBERHASILAN”

Begitu juga di dalam berdoa, kita dihimbau untuk mendoakan firman Tuhan yang adalah input yang benar, sebaiknya memejamkan mata (biar fokus kepada apa yang kita doakan dan bisa melakukan visualisasi). Dikatakan juga berdoa harus dari dalam hati, sikap yang benar, dan jika perlu dengan perasaan kita… ini adalah afirmasi. Dan Tuhan Yesus juga mengajarkan bahwa doa yang sempurna adalah doa Bapa Kami. Pengulangan doa Bapa Kami adalah bagian dari repetisi. Jadi DALAM BERDOA PUN SELAIN KITA SEDANG BERHUBUNGAN DENGAN TUHAN MELALUI ROH, KITA JUGA SEDANG MEMBANGUN IMAN YANG TERSIMPAN DI JIWA BAWAH SADAR KITA.

E. JIWA BAWAH SADAR MANUSIA DAN IBADAH DALAM GEREJA

Sesungguhnya dalam praktek ibadah dalam gereja, entah sadar atau tidak sadar, banyak aspek yang dilakukan untuk masuk ke dalam kejiwaan bawah sadar jemaat. Beberapa di antaranya:

1. Khotbah (Firman Tuhan) pengajaran: sebenarnya kita sedang dimasuki IDE yang sesuai dengan kehendak Tuhan ke dalam pikiran kita. Tentunya pikiran sadar kita berfungsi sebagai penjaga gerbangnya. Logika dan pengalaman kita masih tetap bermain. Tetapi ketika kita mengangguk tanda setuju atau pun mengatakan AMIN terhadap Firman tersebut… maka kita membuka pintu jiwa bawah sadar kita untuk dimasuki Firman Tuhan. Karenanya kita jangan pernah mengejek gereja yang fokus ke pengajaran, atau bersifat apologetik. Mereka bertugas meruntuhkan tembok tembok penghalang (konsep dan logika pikiran sadar kita), dan mereka pun dipakai oleh Tuhan luar biasa untuk memperkuat iman kita.

2. Pujian, dan penyembahan: sebenarnya ini juga adalah bagian dari HYPNOSIS. Dimana kita dibuat dalam keadaan rileks. Kata kata dan alunan lagu tersebut akan masuk langsung ke jiwa bawah sadar kita. Karenanya jangan mengejek gereja yang suka akan pujian dan penyembahan. Pujian dan penyembahan sama khasiatnya dengan Firman Tuhan selama yang dinyanyikan itu sesuai dengan Firman Tuhan.

3. Humor: dalam khotbah humor diberikan supaya jemaat tidak mengantuk, dan bisa rileks. Ini tujuannya supaya Firman (tonjokan sesungguhnya) bisa masuk ke dalam kejiwaan bawah sadar kita. Karenanya jangan mengejek gereja atau hamba Tuhan yang suka melucu di atas mimbar. Selama ada Firman yang disampaikan dan ada penekanan terhadap Firman, humor tersebut malah bekhasiat.

4. Motivasi: ada khotbah yang selain berbicara mengenai Firman Tuhan, juga dimasukan komponen motivasi dan humor. Coba deh perhatikan pasti ada kata kata “saudara bisa bayangkan…”. Nah ini sebenarnya adalah bagian dari VISUALIASI. Saat dimotivasi dan visualisasi… keluar dari gereja kita jadi semangat untuk melakukan Firman Tuhan. Karenanya jangan mengejek gereja yang khotbahnya ada banyak kata – kata motivasi. Selama dasarnya adalah Firman Tuhan mereka perlu kita dukung.

5. Altar call, penumpangan tangan, dan minyak urapan: gereja karismatik biasanya mempraktekan ini. Di sini ada 2 aspek yakni manifestasi kuasa Tuhan yang memang sedang bekerja, dan orang yang dilayani juga dikuatkan jiwa bawah sadarnya. Sehingga apa pun permasalahannya pikiran bawah sadarnya mengambil informasi bahwa dia sudah dijamah Tuhan dan apa pun masalahnya sudah Tuhan jawab. Sekali lagi ini adalah iman, dan iman disimpan di jiwa bawah sadar manusia. Karenanya jangan menghina gereja yang melalukan altar call, penumpangan tangan, dan minyak urapan. Karena mereka dipakai Tuhan untuk melayani jemaat.

Mungkin ada yang bertanya, bagaimana dengan bahasa roh (bahasa lidah), apakah itu bagian dari jiwa bawah sadar ? Jawabannya bukan. Bahasa roh adalah bagian dari roh, sesuai dengan namanya sehingga secara manusiawi kita tidak mengerti maknanya kecuali Roh Kudus sendiri memberikan kita karunia untuk mengartikan.

Kembali lagi ke jiwa bawah sadar. Melalui contoh di atas, jelas bahwa selama ini gereja sudah melakukan hal – hal yang bertujuan untuk memasukan Firman Tuhan ke kejiwaan bawah sadar jemaat. Ironisnya banyak gereja melakukan ini tanpa sadar (benar benar di bawah sadar hehehe). Lalu apa yang masih kurang ?

Gereja KURANG MENGAKUI PERAN JIWA BAWAH SADAR MANUSIA, KETIMBANG ROH. Untuk itu mari kita membaca tulisan dari Paulus. Dia pernah menuliskan sesuatu yang menarik mengenai pertentangan di dalam dirinya, antara batin (roh), yang dia kehendaki (jiwa sadar), dan suatu hukum lain (jiwa bawah sadar).

Roma 7:19, 22-23 – “sebab bukan apa yang aku (Paulus) kehendaki (JIWA SADAR), yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki (JIWA BAWAH SADAR), yaitu yang jahat, yang aku perbuat. Sebab di dalam batinku (ROH) aku suka akan hukum Allah, tetapi di dalam anggota – anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota – anggota tubuhku (JIWA BAWAH SADAR)”

Secara ilmiah para ilmuan mengatakan bahwa jiwa bawah sadar itu jauh lebih kuat daripada jiwa sadar kita. Persis seperti yang Paulus tuliskan di atas. Melalui tulisan itu Paulus mengakui adanya sebuah hukum di dalam dirinya (kejiwaan bawah sadar). Sama seperti Paulus, setelah kita sebagai gereja mengakui adanya kejiwaan bawah sadar dan betapa besar perannya, maka apa yang harus kita lakukan ?

Dan Paulus melanjutkan…

Roma 7:24 – “Aku, manusia celaka ! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini ? Syukur kepada Allah! oleh Yesus Kristus, Tuhan kita”

Kunci kemenangan terhadap kekuatan jiwa bawah sadar kita adalah Yesus Kristus. Siapakah Yesus Kristus itu ?

Yesus Kristus = Allah Bapa = Roh Kudus = Firman Tuhan. Kuncinya adalah kita perlu miliki hubungan intim dengan Tuhan, dan kita perlu melakukan Firman Tuhan.

Jadi yang dipermasalahkan harusnya bukan mengenai soal jiwa bawah sadarnya. Tetapi yang dipermasalahkan adalah APA YANG HARUS DIMASUKAN KE DALAM JIWA BAWAH SADAR KITA.

“Yang harus dimasukan ke dalam jiwa bawah sadar kita adalah FIRMAN TUHAN”

Sekali lagi kita ulangi rumusnya:

“FIRMAN TUHAN + VISUALISASI + AFIRMASI + REPETISI = HIDUP YANG BERKEMENANGAN”

F. GEREJA PERLU TERUS BELAJAR

Ilmu kejiwaan / psikologis adalah cabang ilmu pengetahuan yang Tuhan ciptakan. Saya sangat meyakini gereja perlu mengikuti perkembangan jaman dari segi CARA, sambil tetap berpegang teguh pada ESENSI (DASAR FIRMAN YANG KUAT).

Untuk itu menurut saya gereja boleh terbuka kepada teknik – teknis seperti hipnosis, dan visualisasi selama dilakukan untuk tujuan yang benar, dan sesuai dengan Firman Tuhan. Anggap saja ini sebagai alat yang dapat digunakan oleh para konselor gereja, guru sekolah minggu, pembina cell group, dan lainnya, untuk melayani jemaat Tuhan.

G. KESIMPULAN

1. Gereja perlu mengakui peran kejiwaan bawah sadar manusia. Banyak masalah yang berhubungan dengan kecanduan atau keterikatan adalah masalah kejiwaan dan bukan masalah roh.

2. Gereja bisa terbuka kepada cara – cara yang baru, tanpa meninggalkan PRINSIP FIRMAN TUHAN. Tujuannya agar jemaat dapat dilayani dengan baik dan efektif.

Segala hormat dan pujian bagi Tuhan Yesus. Silahkan disebar luaskan karena tidak ada hak cipta. Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 2 Juli 2019.

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

JUAL BELI TANAH URUGAN, PASIR CUCI ALAM, DAN PASIR BATU DI PEMALANG

Kami memiliki kuari di Pemalang yang memproduksi tanah urug, pasir cuci alam, dan pasir batu. Harga yang kami berikan sudah termasuk pengiriman sampai ke lokasi proyek menggunakan truk indeks 8 m3. Berikut adalah foto – foto dari kuari kami.

Kuari Pemalang - Jual Beli Tanah Urug Sirtu Pasir Cuci Alam Pasir Batu - PenulisHidupku.Com - 1

Kuari Pemalang - Jual Beli Tanah Urug Sirtu Pasir Cuci Alam Pasir Batu - PenulisHidupku.Com - 2

Kuari Pemalang - Jual Beli Tanah Urug Sirtu Pasir Cuci Alam Pasir Batu - PenulisHidupku.Com - 3

Kuari Pemalang - Jual Beli Tanah Urug Sirtu Pasir Cuci Alam Pasir Batu - PenulisHidupku.Com - 4

Kuari Pemalang - Jual Beli Tanah Urug Sirtu Pasir Cuci Alam Pasir Batu - PenulisHidupku.Com - 5

Untuk memberikan harga penawaran kami membutuhkan informasi:

  • Lokasi proyek
  • Jenis material yang ingin dibeli
  • Volume material yang dibutuhkan
  • Jasa2 lain yang dibutuhkan seperti pemadatan, pembangunan selokan, dsb

Selain itu kami juga memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan konstruksi seperti pembuatan selokan, pagar, fondasi, gudang, dan sebagainya. Untuk informasi penjualan dapat menghubungi kami (Bpk. Handy Tirta Saputra / Bpk. Haji Asrofi Ismail) di nomor WA: 0812 934 711 82.


Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Mantan Dukun Yang Bertobat Dan Menjadi Seorang Pendeta ~ Pdt. Daud Tony

Daud Tony - Pendeta Mantan Dukun - Penulishidupku.com - 1
Sebuah kesaksian yang menarik bagaimana seorang mantan dukun mengenal Tuhan Yesus dan kini menjadi seorang pendeta. Semoga kesaksian ini membangkitkan iman kita semua kepada Tuhan Yesus.


Segala hormat dan pujian bagi Allah Bapa, Allah Putera, dan Allah Roh Kudus.
Terima kasih kepada pdt. Daud Tony, uploader, dan YouTube atas video kesaksiannya

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

Ezra Kornella Kandou : Aku Pernah Disangka Gila, Tetapi Itu Tidak Membuat Aku Patah Semangat… Karena Aku Punya TUHAN YESUS Yang Luar Biasa…

Ezra Kornella Kando - Penulishidupku.com - 1Namaku Ezra Kornella Kandou, dilahirkan di Kota Tomohon (R.S. Bethesda) – Sulawesi Utara pada tanggal 27 April 2001. Aku adalah anak kedua dari dua bersaudara. Kakak ku bernama Christmas Trifosa Solafide Kandou dan saat ini sudah selesai study di Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado, Papaku bernama Marthen Huibert Kandou bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Mama ku , Isjenie Adelheid Kalalo, kesibukannya mengurus Rumah Tangga. Tahun 2019 ini Ezra berusia 18 tahun… namun sampai saat ini aku belum lancar berbicara.

Bayi atau anak-anak yang pada umumnya memasuki usia setahun, biasanya sudah dapat berjalan bahkan berlari. Tetapi lain denganku, sudah berumur setahun lebih jangankan berjalan, duduk, bermain bahkan berguling-guling di tempat tidur pun aku tidak/belum bisa (menurut kesaksian dari Mama & Papa). Orangtua membawaku ke salah satu Rumah Sakit di Kota Manado dan ternyata aku harus diterapi bicara/mulut dan tulang (sinar infra merah)…. terapi tersebut secara rutin setiap hari Senin sampai Jumat selama hampir 2 (dua) bulan, tetapi tidak ada hasilnya sama sekali atau begitu-begitu saja.

Malah saat itu aku jatuh sakit karena sebagai seorang bayi setiap hari berada di lingkungan orang sakit (Rumah Sakit)… akhirnya Mama dan Papa memutuskan untuk menghentikan terapi tersebut dan membawaku bertemu dengan seorang hamba TUHAN bernama Ibu Rita Lontoh di Jln. Kembang, Sario – Manado (sampai saat ini Hamba TUHAN tersebut masih hidup dan masih beraktifitas seperti biasa, yaitu melakukan pelayanan doa bagi orang-orang yang datang untuk meminta didoakan).

Saat itu sekitar tahun 2002 Mama & Papa membawaku untuk pertama kali kepada Hamba TUHAN dimaksud untuk didoakan. Ada ungkapan (menurut kesaksian Mama & Papa) bahwa anak ini (Ezra) akan berjalan dan berbicara seperti anak-anak lainnya…… Suatu saat selang belum lama sejak didoakan oleh Hamba TUHAN, dalam Doa berikutnya, terungkap bahwa dalam tiga hari Orangtua akan melihat Keajaiban TUHAN dalam kehidupan ku. Ternyata terbukti Mama kaget melihat aku sudah dapat berdiri sendiri di atas kursi kecil (kursi anak-anak) sambil mengangkat kedua tanganku.

Ezra Kornella Kando - Penulishidupku.com - 2

Tentunya menurut penuturan Mama, bahwa Mama terkejut sampai menangis karena selama ini belum pernah melihat aku seperti itu… Puji TUHAN YESUS mujizat itu nyata, demikian ungkapan Mama tatkala itu. Seiring perjalanan waktu Mama & Papa secara rutin seminggu sekali membawaku untuk didoakan ke Hamba TUHAN tsb. Pada akhirnya sesuai ungkapan dalam Doa bahwa aku benar-benar dapat berjalan (di usia 2,5 tahun), ini semua karena Mujizat TUHAN yg luar biasa bagi aku dan pada Keluarga Kandou – Kalalo….. Aku yakin bahwa waktu-waktu berjalan ini merupakan waktu dalam proses pemulihan dari TUHAN YESUS untuk aku berbicara dengan sempurna.


Segala hormat dan pujian bagi Allah Bapa, Allah Putera, dan Allah Roh Kudus.
Terima kasih kepada sister Ezra Kornella Kandou atas kesaksiannya yang luar biasa. Terus berjalan bersama dengan Tuhan Yesus yah Ezra 🙂

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter