Masukan Pribadi Mengenai Perkembangan Kegerakan Anak Muda Di FGBMFI Youth Indonesia

anak-muda-youth-penulishidupku-com-1

Seperti yang saya singgung dalam tulisan sebelumnya, sampai hari ini (8 November 2016), Roh Kudus masih banyak berbicara kepada saya mengenai hal – hal kepemimpinan. Di mana di dalam itu semua terus terang saya pribadi masih harus banyak belajar dan dibentuk. Kemarin (7 November 2016) seorang wakil presiden nasional Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI) Indonesia bidang anak muda, ko Rudijanto Jap, menanyakan kepada saya melalui WA apakah ada masukan untuk perkembangan kegerakan anak muda di wadah FGBMFI. Saya meresponi pertanyaan itu dengan serius dan saya meminta waktu untuk berdoa serta berpikir mengenai hal ini. Saya kemudian terdorong untuk membagikan buah pemikiran tersebut di dalam blog ini, supaya lebih jelas dan dapat digunakan sebagai bahan referensi ke depannya. Selain itu juga besar harapan agar dapat juga berguna bagi para pembaca lainnya, sehingga bisa dipergunakan seluas – luasnya untuk perkembangan kegerakan rohani anak muda di tanah air tercinta Indonesia.

Tanpa menunda lebih lanjut, mari kita langsung masuk ke saran / masukan pribadi saya mengenai perkembangan kegerakan anak muda. Saya akan mulai dari masukan secara konsep / garis besarnya terlebih dahulu. Silahkan perhatikan gambar di bawah ini.

suggestion-for-fgbmfi-indonesia-youth-movement-saran-perkembangan-fgbmfi-youth-indoneisa-handy-tirta-saputra-penulishidupku

MASUKAN PRIBADI DARI SAYA SECARA GARIS BESAR

  • Ada 7 tingkat, yang terdiri dari 3 bagian utama, yakni: DASAR, PROSES, dan TUJUAN.
  • SEMUA DARI TUHAN, BERSAMA TUHAN, DAN UNTUK TUHAN.
  • SENTUHAN YANG MENDALAM KEPADA SETIAP JIWA YANG MELAYANI DAN DILAYANI.

Tujuan dari gambaran besar ini adalah untuk membantu kita melihat dengan begitu jelas apa modal kita (what we have), tujuan kita (our goal), dan bagaimana kita mencapainya (the how to). Kita meletakan Tuhan sebagai dasar, dan juga menempatkan Dia sebagai tujuan akhir. Selain itu di dalam prosesnya kita berorientasi kepada sumber daya manusia (Human Resource) dan bergantung kepada Roh Kudus.

Untuk lebih jelasnya di dalam setiap tingkatan saya akan uraikan satu – satu.


BAGIAN 1: DASAR (FOUNDASI) – DI DALAM TUHAN KITA PERCAYA (IN GOD WE TRUST)

in-god-we-trust-penulishidupku-com-1

Mata uang Amerika menuliskan hal yang sama “In God We Trust”. Begitu pula bapa bangsa kita, bangsa Indonesia, menempatkan Ketuhanan sebagai sila yang pertama dari ideologi bangsa. Fondasi terpenting dari kegerakan youth FGBMFI adalah keyakinan pribadi (PERSONAL BELIEF) berdasar kepada iman kepada Tuhan (Allah Tritunggal), sebab dari situlah segala sesuatunya yang ada berasal. Ketika personal belief system kita secara individu sinkron dengan frekuensinya Tuhan, maka akan lebih mudah bagi kegerakan kolektif kita untuk selalu berdasar kepada Tuhan.

Pertanyaan: Apa sih gunanya kita meletakan Tuhan sebagai dasar segala sesuatunya ?

Jawaban: gunanya sebenarnya ada banyak. Tapi saat ini yang terlintas di benak saya ada 3. Jadi ini cuma sebagian kecil saja ya.

Alasan pertama: ketika kita mengakui, menghormati, dan meninggikan nama Tuhan dalam segala hal baik yang kita lakukan, akan ada PERKENANAN TUHAN (FAVOR OF GOD).

Amsal 3:6 – “Akuilah Dia (Tuhan) dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.”

Alasan kedua: Tuhan adalah SUMBER PERLINDUNGAN KITA.

Mazmur 62:2 – “Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.”

Alasan ketiga: TUHAN TIDAK MENGENAL BATAS.

Lukas 1:37 – “Sebab bagi Allah  tidak ada yang mustahil.”

Karena bagi Tuhan tidak ada yang mustahil, maka bila kita melakukan kegerakan yang berasal dari Tuhan, bersama dengan Tuhan, dan juga untuk Tuhan, maka SEGALA – GALANYA MENJADI MUNGKIN.

Filipi 4:13 – “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia  yang memberi kekuatan kepadaku”

Ada kalimat dari bahasa latin yang dahulu pernah digunakan oleh klub bola Chelsea: nisi Dominus frustra = unless God be with us, all will be in vain (kecuali Tuhan menyertai kita, semua akan sia-sia).

Setidaknya dengan ketiga alasan di atas (dari begitu banyak alasan lainnya), kita bisa yakin agar kita mau tetap kuat di dalam Tuhan.

Efesus 6:10 – “Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya.”

SARAN PRAKTIS DARI SAYA MENGENAI DASAR KEPADA TUHAN KITA PERCAYA – BAGI YANG DILAYANI

FGBMFI = Full Gospel Business Men’s Fellowship International, menurut pandangan saya memiliki 2 bagian yang tidak dapat terpisahkan:

  • Packaging (bagian luar): Business Men’s Fellowship International.
  • Content / substance (isi dalamnya): Full Gospel.

FGBMFI Jakarta Utara 8 Landlift ke Karawang - Melvin beri kesaksian di GBI Karawang - PenulisHidupku.Com - 1

Menurut saya kekuatan dari FGBMFI adalah STRONG INFLUENCE (PENGARUH YANG KUAT) di dunia marketplace. Pengaruh itu bisa digunakan secara positif untuk mengundang anak – anak muda masuk ke dalam kegiatan FGBMFI Youth Indonesia.

FGBMFI Youth Indonesia akan banyak menjangkau anak – anak muda, dan kegiatan ini akan terus bergulir terus – menerus.  Tetapi tidak semua anak – anak muda tersebut sudah berlatar belakang iman Kristiani. Dan juga FGBMFI harus sadar bahwa dalam koridornya pelayanan ini tidak bisa mengambil tanggung jawab penggembalaan porsinya gereja. Kata kunci yang saya pikir tepat sebagai porsi bagian dari FGBMFI Youth Indonesia adalah MERANGSANG.

Maksudnya anak – anak muda hanya perlu DIRANGSANG agar bisa merasakan FULL GOSPEL (INJIL SEPENUHNYA) itu di dalam kehidupan pribadi mereka sehari – hari, yang bisa mereka praktekan kapan saja, dan di mana saja. Dan di dalam pelaksanaannya FGBMFI Youth Indonesia perlu juga berjejaring dengan para Youth pastors dari berbagai denominasi gereja.

Dari pengalaman saya, banyak kegiatan menarik yang bisa kita lakukan untuk merangsang anak – anak muda ke arah ini, nanti akan saya paparkan lebih dalam di bagian 6: EMPOWERMENT & ENABLEMENT.

SARAN PRAKTIS DARI SAYA MENGENAI DASAR KEPADA TUHAN KITA PERCAYA – BAGI YANG MELAYANI

Anggota FGBMFI selalu kita sebut sebagai para pria paling berbahagia di dunia (the happiest people). Mengenai hal berbahagia ini mari kita lihat apa kata Tuhan Yesus.

Lukas 11:28 – Tetapi Ia (Yesus) berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya””

Alkitab - Firman Tuhan Allah - PenulisHidupku.Com - 1

Jati diri kita sebagai member FGBMFI tidak terlepas dari Firman Tuhan. Dan kita hanya bisa memiliki iman yang sehat bila kita mau membaca, merenungkan, dan melakukan Firman Tuhan setiap hari. Memang secara manusia rasanya jemu, tetapi ketika keharusan sudah berubah menjadi suatu kebutuhan, dan dengan adanya saudara seiman sebagai cheerleader, kita akan mulai menikmati lezatnya Firman Tuhan, hingga akhirnya akan doyan.

Mazmur 119:105 – “Firman-Mu itu pelita  bagi kakiku dan terang  bagi jalanku.”

Para pemimpin FGBMFI harus terus – menerus memupuk dan mengingatkan setiap anggota FGBMFI baik yang baru maupun sudah lama mengenai kesadaran ini. Everything is back to God’s words.

Sekali lagi bagian teknis pelaksanaan praktis bagaimana agar membaca Firman Tuhan itu jadi menyenangkan akan saya paparkan lebih dalam di bagian 6: EMPOWERMENT & ENABLEMENT.

Penting sekali bagi kita selalu memperkuat dasar ini, karena segala sesuatu berikutnya akan dibangun di atas dasar ini.


suggestion-for-fgbmfi-indonesia-youth-movement-saran-perkembangan-fgbmfi-youth-indoneisa-handy-tirta-saputra-penulishidupku

BAGIAN 2: KASIH TANPA SYARAT (UNCONDITIONAL LOVE)

Permata Kasih

Saya suka dengan motto FGBMFI: “HIS BANNER OVER US IS LOVE” (panjiNya di atas kita adalah KASIH). Manusia dari yang berbagai macam latar belakang, status sosial, bahasa, budaya, dsb memahami satu bahasa universal yakni KASIH. Melalui kasih ini lah kita bisa menjangkau jiwa – jiwa yang terhilang.

Tetapi sekedar kasih saja tidak cukup, kita harus berusaha memberikan kasih dengan standard tertinggi, yakni kasih tanpa syarat dan tanpa pamrih. Kita mengikuti role model dari Tuhan yang mengasihi kita begitu luar biasanya dengan kasih Agape. Kasih tanpa syarat artinya kita tidak mengharapkan balasan dalam bentuk apa pun dari mereka yang kita kasihi. Ini bertolak belakang dengan budaya dunia dimana kita mengasihi orang lain karena ada maunya.

1 Korintus 13 adalah suatu karya tulis Roh Kudus yang sangat dashyat, menuliskan apa itu kasih dan pentingnya kasih hanya dalam 13 ayat. Silahkan dibaca sendiri secara pribadi. Kasih adalah bagian pembentukan diri kita dari dalam. Lalu mengapa kita perlu mengasihi ? Sekali lagi kita perlu ingat bahwa dasar kita adalah kepada Tuhan, dan jawabannya juga ada di dalam Dia. Kita perlu mengasihi karena Tuhan telah terlebih dahulu mengasihi kita.

1 Yohanes 4:10 – “”Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita”

Yohanes 15:12 – “Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu

Dalam konvensi West 4 tahun 2015, bapak Adrian E Kristanto membagikan bahwa FGBMFI harus menjadi tempat penampungan dan persinggahan mereka yang sedang menghadapi masalah. Inilah jiwa – jiwa yang perlu kita perhatikan dan kasihi dengan tulus, karena bisa jadi melalui FGBMFI Youth Indonesia mereka akan dikuatkan, lalu dipulihkan oleh Tuhan.

Pertolongan Tuhan Yesus Yang Memampukan - PenulisHidupku.Com - 1

SARAN PRAKTIS DARI SAYA MENGENAI KASIH TANPA SYARAT

Kita perlu berdoa kepada Roh Kudus untuk meminta kasih Kristus sehingga hati kita bisa merasakan belas kasihan kepada jiwa – jiwa yang sedang kesusahan dan terhilang. Kita perlu menyambut mereka yang baru pertama kali hadir di pertemuan FGBMFI dengan kehangatan, dan pastikan mereka merasa sangat nyaman.

Pada awalnya mereka mungkin tertutup, tetapi maklumi saja, dan teruslah menghujani mereka dengan kasih. Bila mereka terbuka akan permasalahan mereka, maka seperti perumpamaan orang Samaria yang baik hati, mari kita belajar juga agar bisa menolong secara totalitas (tidak setengah – setengah).

Kolose 3:23 – “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.”

Cara yang paling mudah untuk mulai mengasihi adalah dengan menjadi sahabat mereka yang terhilang. Artinya kita bersedia menemui mereka, duduk makan dengan mereka, menemani mereka, dan membantu mereka. Sistem ini saya sebut sebagai BUDDY SYSTEM. Sering – sering hangout saja dengan mereka, dan tingkatkan jam pertemuan dengan mereka secara pribadi. Jangan lupa terus berikan kesaksian mengenai kebaikan Tuhan sehingga iman percaya mereka kepada Tuhan semakin bertumbuh.

Yang kedua adalah dengan mendoakan mereka. Pastikan juga mereka tahu bahwa kita selalu mendukung mereka di dalam doa. Melalui doa, kita menyerahkan kendali utama ke tangan Tuhan. Ada motto yang mengatakan “we do our best, and let God do the rest” (kita lakukan yang terbaik, dan biarkan Tuhan melalukan sisanya). Begitu banyak terobosan – terobosan terjadi di dalam chapter – chapter yang anggotanya saling mendoakan.

Pelayanan satu lawan satu adalah pelayanan yang sangat efektif dalam penjangkauan jiwa, namun membutuhkan banyak waktu, tenaga, kelemah lembutan, dan kesabaran. Itu sebabnya kita butuh bantuan Roh Kudus untuk terus menerus mengasihi dengan tulus.

Dinner Meeting FGBMFI Chapter Baywalk 11 Maret 2016 - Mendoakan Melvin - Handy Tirta Saputra - PenulisHidupku.Com - 1

Ada perkataan mengatakan “people don’t care what you know until they know that you care” (orang tidak perduli dengan apa yang kamu tahu sampai mereka tahu bahwa kamu perduli).

Mother Theresa juga pernah berkata “lebih baik melakukan pekerjaan kecil dengan kasih yang besar, daripada melakukan pekerjaan besar dengan kasih yang kecil”.

1 Yohanes 4:12 – “Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah. Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita.”

Ada banyak kesaksian mengenai orang – orang tertanam dan bertumbuh di dalam wadah FGBMFI karena ada orang – orang yang bersedia untuk menjadi sahabat, dan mendoakan.


suggestion-for-fgbmfi-indonesia-youth-movement-saran-perkembangan-fgbmfi-youth-indoneisa-handy-tirta-saputra-penulishidupku

BAGIAN 3: RASA MEMILIKI DI DALAM PERSATUAN (SENSE OF BELOGING IN UNITY)

bersatu-kerjasama-tim-perahu-naga-penulishidupku-com-1

Bulan lalu kita baru melewati hari Sumpah Pemuda, bertepatan dengan konvensi nasional FGBMFI. Di dalam Sumpah Pemuda terdapat pengakuan para pemuda pemudi Indonesia untuk bersatu di dalam berbangsa, berbahasa, dan bertanah air.

Di dalam kesatuan (unity) terdapat kekuatan. Seperti para pemain sepak bola, setiap dari mereka memiliki tugas dan fungsi yang berbeda, namun mereka bermain dengan kompak untuk satu tujuan yang sama. Kalau sesama pemain sepak bola saling menyalahkan, dan berselisih maka permainan mereka akan kacau balau. Saya suka dengan motto tim sepak bola Liverpool FC “you will never walk alone” (kamu tidak pernah berjalan sendirian).

Mazmur 133:1 – “Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun”

Begitu pula dengan di dalam pelayanan, kita semua adalah anggota tubuh Kristus dengan peranan dan fungsi yang berbeda – beda.

Roma 12:4-5 – “Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.”

Sekali lagi untuk menyatukan kita dari berbagai latar belakang yang berbeda kita butuh fondasi kita di dalam Tuhan, dan kasih Kristus yang tidak bersyarat. Kita juga perlu tuntunan Roh Kudus yang bisa memberikan kesatuan hati.

SARAN PRAKTIS DARI SAYA MENGENAI RASA MEMILIKI DI DALAM PERSATUAN

Cara yang sudah terbukti efektif untuk membangun persatuan adalah dengan BERDOA BERSAMA, dan DILIBATKAN SECARA AKTIF DALAM KEGIATAN DALAM CHAPTER MAUPUN LUAR CHAPTER. Walau gesekan hampir dipastikan akan terjadi, yang penting adalah dengan kasih Kristus kita bisa saling menerima dan membangun. Justru melalui gesekan kita semakin mengenal satu sama lain apa adanya, baik di dalam kelebihan maupun kelemahan.

kerjasama-penulishidupku-com-2

Member FGBMFI akan mulai merasa kendor, bila dia merasa tidak lagi aktif. Kita perlu ingat bahwa di dalam permainan sepak bola, tidak ada pemain yang ingin sekedar duduk – duduk saja di pinggir lapangan. Semuanya ingin aktif bermain di atas rumput hijau untuk membobol gawang lawan.

pemain-sepak-bola-duduk-menunggu-penulishidupku-com-1

Begitu pula dengan pelayanan FGBMFI Youth Indonesia. Kegiatan bersama bisa berupa event outreach, natalan bersama, konvensi, retreat, acara olahraga bareng, dsb. Yang pasti ketika seseorang dilibatkan di dalam kegiatan di dalam maupun luar chapter, rasa memiliki orang tersebut akan tumbuh. Juga jabatan fungsi dalam chapter Full Gospel kan ada banyak, sebisa mungkin semua jabatan itu diisi, sehingga semakin banyak member bisa ikut berpartisipasi secara aktif.

Efesus 4:16 – “Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, –yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota–menerima pertumbuhannya  dan membangun dirinya dalam kasih.”

Saya juga mendengar ada wacana tahun depan akan ada konvensi FGBMFI Youth dunia di Bali. Saya doakan rencana ini menjadi kenyataan, dan momen ini pasti akan membawa angin revival besar – besaran bagi anak – anak muda di Indonesia. Gunakan kesempatan ini juga untuk membangun rasa memiliki di dalam persatuan di tengah – tengah FGBMFI Youth Indonesia.


suggestion-for-fgbmfi-indonesia-youth-movement-saran-perkembangan-fgbmfi-youth-indoneisa-handy-tirta-saputra-penulishidupku

BAGIAN 4: BIMBINGAN (MENTORING)

Sekali lagi saya memberikan contoh menggunakan klub sepak bola. Sebuah klub sepak bola yang berhasil, tidak cukup hanya bergantung pada pemain yang hebat, dan disiplin. Klub tersebut juga membutuhkan coach (pelatih) dan manager yang baik.

sir-alex-ferguson-penulishidupku-com-1

Kita akan lebih cepat berhasil bila kita dibimbing oleh orang yang lebih berpengalaman di bidang yang kita geluti. Ada beberapa prinsip yang perlu kita sadari mengenai pembinaan:

  • Life long learning. Hidup adalah sebuah pembelajaran. Tidak pernah ada kata stop belajar selama jantung kita masih berdetak.
  • Pembimbing (mentor) kita tidak harus lebih tua dari segi usia daripada kita, tetapi memiliki kemampuan dan pengalaman yang lebih di bidang yang sedang kita geluti.

Dari 2 prinsip tersebut saya berikan contoh nyata. Saya belajar banyak sekali dari bapak Tommy Lim mengenai hal – hal rohani, dan melalui perenungan yang dia kirimkan melalui WA setiap hari. Tetapi di sisi lain, pak Tommy juga bisa belajar dari saya mengenai Information Technology. Suatu hari dia bertanya kepada saya mengenai bagaimana caranya menggunakan perintah “undo” di dalam iPad.

Kita perlu mentor yang bisa mengoreksi kita, dan memberikan kita semangat untuk maju terus. Saya pribadi juga bersyukur bahwa di dalam hidup saya sudah menemukan beberapa mentor, yang membuat pertumbuhan rohani saya melesat dengan pesat. Sekarang saya juga sedang mencari mentor untuk segi bisnis / usaha.

Amsal 27:17 – “Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.”

Saya mendengar juga beberapa konglomerat Kristiani seperti bapak Ciputra, dan James Riadi, juga meluangkan waktu mereka yang sangat berharga untuk menjadi mentor bagi beberapa kelompok anak muda. Selain melengkapi mereka dengan pengetahuan bisnis, pak Cip dan pak James juga memberikan sharing – sharing mengenai Tuhan (rohani).

Khusus untuk pembimbing rohani, saya rasa alangkah baiknya bila pembimbing tersebut dapat membimbing dengan KASIH BAPA. Karena banyak anak – anak muda di luar sana tidak mendapatkan figur ayah yang baik di keluarganya.

Kasih Bapa - PenulisHidupku.Com - 1

SARAN PRAKTIS DARI SAYA MENGENAI BIMBINGAN

Saya melihat FGBMFI adalah wadah yang luar biasa, dipenuhi oleh banyak anggota – anggota senior yang begitu kompeten dalam banyak bidang. Dan di sisi lain ada generasi muda yang punya banyak energi tetapi butuh bimbingan.

Hubungan antara pembimbing dan yang dibimbing adalah hal yang unik, dan hanya bisa terjadi dengan kuat kuasa dari Roh Kudus. Saya menyarankan agar FGBMFI Youth Indonesia bisa MEMBENTUK SISTEM MENTORING, dengan menggunakan para mentor senior yang berpengalaman dalam bidangnya, dan juga dewasa secara rohani. Satu mentor senior bisa mementor satu grup anak – anak muda, dan mereka bisa mengadakan pertemuan sebulan sekali. Mereka bebas bisa tanya jawab apa saja sesuai dengan bidangnya, dan juga bisa saling didoakan.

bantuan-mentor-penulishidupku-com-1

Jangan lupa bahwa sistem mentoring ini harus bersifat deep touch (sentuhan yang mendalam), jadi jangan asal – asalan. Semua harus diupayakan dengan sebaik mungkin sampai perubahan hidup yang nyata terjadi di dalam diri orang yang dimentor.

Bagi para mentor (pembimbing) juga akan merasa diberkati karena mereka dapat dipakai Tuhan untuk memberikan kontribusi bagi orang lain, dan generasi berikutnya.

Mazmur 71:18 – “juga sampai masa tuaku dan putih rambutku, ya Allah, janganlah meninggalkan aku, supaya aku memberitakan kuasa-Mu kepada angkatan ini, keperkasaan-Mu kepada semua orang yang akan datang.”

Ada pun sebaiknya mentoring dibagi menjadi 5 bidang / area:

  • Rohani.
  • Keluarga.
  • Kesehatan.
  • Keuangan & bisnis.
  • Pengembangan diri. Contoh: public speaking, leadership, dsb.

Saya melihat presiden nasional FGBMFI kita yang baru, bapak Adrian E Kristianto, akan dipakai Tuhan luar biasa sebagai penghubung (BRIDGING) antara FGBMFI dengan organisasi – organisasi pelayanan lainnya dalam kerjasama berjejaring. Dengan demikian sumber daya yang dimiliki FGBMFI Youth Indonesia untuk membentuk sistem mentoring ini akan semakin bertambah.

Jika sistem mentoring ini berjalan dengan baik, maka hal inilah yang menjadi salah satu daya tarik dari FGBMFI Youth Indonesia bagi anak – anak muda untuk terjun terlibat. Dan di sisi lain juga akan didukung penuh para angkatan senior sebagai dewan mentor.

Pembimbing Rohani - PenulisHidupku.Com - 1


suggestion-for-fgbmfi-indonesia-youth-movement-saran-perkembangan-fgbmfi-youth-indoneisa-handy-tirta-saputra-penulishidupku

BAGIAN 5: MEMBERDAYAKAN & MEMBERI WEWENANG (ENABLEMENT & EMPOWERMENT)

empowerment-enablement-pemberdayaan-dan-pemberian-wewenang-penulishidupku-com-1

Setelah anak – anak muda memiliki fondasi yang baik di dalam Tuhan, belajar mengasihi tanpa pamrih, membangun kesatuan + rasa memiliki, dan dimentor (dibimibing) dalam wadah FGBMFI, mereka harus diberdayakan dan diberikan wewenang untuk mengambil keputusan di dalam cakupan pelayanan ini.

Mazmur 127:4-5 – “Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda. Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh  di pintu gerbang.

Alkitab mengatakan anak muda adalah kekuatan besar di tangan Tuhan. Banyak cerita di Alkitab bagaimana Tuhan menyertai dan memakai anak – anak muda. Namun anak muda tidak berguna bila tidak diberikan kesempatan untuk diberdayakan dan diberikan wewenang untuk mengambil keputusan. Seperti anak panah dia harus dilepaskan sehingga bisa terbang mencapai sasaran.

Seorang mantan direktur Astra mengatakan bahwa di dalam pelayanan Pria Sejati-nya bersama CMN (Christian Men’s Network), dia sudah menyarankan agar generasi yang senior mundur ke belakang sebagai penasihat, dan membiarkan generasi berikutnya ambil alih.

Dalam FGBMFI Youth Indonesia juga perlu menyiapkan kader – kader kepemimpinan berikutnya sejak dini. Dan mulai memberdayakan dan memberikan wewenang kepada mereka untuk mengambil keputusan dimulai dari skala yang kecil dahulu (catatan: kalau langsung diberikan wewenang untuk skala besar juga tidak bijak). Tujuannya adalah ketika suatu saat mereka dipercayakan menjadi pemimpin – pemimpin FGBMFI Youth Indonesia, mereka sudah terbiasa diberdayakan, dan menggunakan wewenang untuk mengambil keputusan. Dan karena mereka sudah melaluinya sendiri, mereka juga bisa memberdayakan dan memberikan wewenang kepada generasi selanjutnya. Dan biarlah hal ini berlanjut terus – menerus sampai Tuhan Yesus datang kedua kalinya.

SARAN PRAKTIS DARI SAYA MENGENAI MEMBERDAYAKAN & MEMBERI WEWANANG

kerjasama-penulishidupku-com-1

Untuk memberdayakan dan memberikan wewenang kepada anak muda, ada beberapa ruang lingkup yang menurut saya bisa digunakan sebagai panduan untuk tahap mula – mula:

  • Ruang 1: bidang yang relevan (up to date) dengan perkembangan zaman seperti IT (Information Technology), dsb.
  • Ruang 2: bidang kreativitas / inovasi / content sama tapi packaging beda.
  • Ruang 3: bidang berjejaring sosial / networking.

Sementara prinsip atau metode pelaksanannya, anak muda bisa diberikan kebebasan yang bertanggung jawab (RESPONSIBLE FREEDOM) sehingga di dalam pelaksanaannya, mereka bebas berkarya namun tetap bertanggung jawab.

Beberapa contoh kegiatan yang bisa kita lakukan dengan memberdayakan anak – anak muda dengan menggunakan koridor di atas:

  • Grup baca Alkitab bersama melalui WA: supaya semua saling menyemangati – saya sudah melihat ini berjalan dan berhasil dengan sangat baik, tujuannya saling memberikan dorongan semangat agar bisa selesai membaca 1 Alkitab dalam 1 tahun.
  • Grup kesaksian bersama melalui WA: ini juga sangat luar biasa, dan saya melihat ini sangat efektif dalam membuat para member tetap berapi2 melalui kesaksian bergilir yang fresh setiap harinya.
  • FGBMFI Youth Indonesia perlu menjemput bola dan membangun jejaring dengan kampus,  dengan cara membagikan sesuatu yang memiliki nilai guna, seperti: seminar kepemimpinan, job fair, dsb. Di sisi lain secara tidak langsung kita membangun awareness mengenai FGBMFI di dunia kampus para mahasiswa.
  • FGBMFI Youth Indonesia bisa juga mengadakan jejaring kerjasama dengan persekutuan mahasiswa di berbagai kampus, dan juga para youth pastors dari berbagai gereja, dalam kegiatan bersama yang menyenangkan seperti social gathering untuk yang masih single, permainan amazing race dalam kota, acara nonton bareng2 (booking satu teater), olahraga bareng,  dsb.
  • FGBMFI Youth Indonesia bisa mengimplementasikan apa yang saya sebut sebagai KNOWLEDGE BANK. Artinya setiap masukan – masukan dari para member ditampung. Entah baik atau tidak baik semuanya ditampung. Bisa berupa ide, saran, dan kritik. Database ini sangat bermanfaat di kemudian hari. Mungkin hari ini ada beberapa ide bagus yang belum bisa dilakukan, tetapi di kemudian hari mungkin bisa dilakukan dengan lebih mudah. Tujuan dari knowledge bank ini adalah untuk menyimpan semua masukan2 yang diberikan kepada FGBMFI Youth Indonesia.
  • FGBMFI Youth Indonesia juga bisa mengadakan personal development training yang praktis seperti: cara berpakaian yang profesional dengan mendatangkan image consultant, etika makan untuk fine dining, dsb.
  • Anak – anak muda bisa mengoptimalkan media sosial  (facebook, twitter, instagram, dsb) untuk memperluas jangkauan FGBMFI Youth Indonesia. Juga supaya para youth member dari berbagai pulau dan daerah bisa selalu aktif terhubung melalui media ini.
  • FGBMFI Youth Indonesia juga bisa mempertimbangkan membuat aplikasi berbasis android dan iOS. Aplikasi itu bisa memuat kesaksian harian, news letter mengenai lowongan pekerjaan, informasi tempat makan yang enak, dsb, pokoknya menjadi aplikasi lifestyle anak – anak muda yang sehat.
  • Outreach berasarkan hobi spesifik seperti: fotografi, menyelam, dsb. Dalam event outreach tersebut kita datangkan juga pembicara professional dalam bidang hobi tersebut, selain ada santapan rohani melalui kesaksian.
  • Mengadakan bazar, penjualan barang2 bekas, car wash, atau charity event lainnya, dimana hasilnya bisa digunakan untuk kegiatan sosial. Dan di sisi lain juga membina kekompakan internal para member FGBMFI Youth Indonesia.
  • Kegiatan sosial lain: kunjungan rumah sakit, donor darah bersama2, kunjungan penjara, panti asuhan, perumahan kumuh (dengan ijin resmi RT / RW setempat), renovasi bangunan gereja yang kurang dana (church makeover),
  • Seminar mengenai seks, LGBT, bahaya narkoba, gizi / nutrisi yang baik, usaha kecil menengah, marketing jasa dan produk, social entrepreurship,  dsb.
  • Memiliki website dan channel YouTube berisi dokumentasi kegiatan FGBMFI Youth Indonesia yang menyenangkan, sehingga para netizen yang tertarik juga bisa ikut bergabung.
  • Dan ratusan ide2 lainnya yang bisa dikembangkan bersama dengan ilham dari Roh Kudus.

ide-penulishidupku-com-1


suggestion-for-fgbmfi-indonesia-youth-movement-saran-perkembangan-fgbmfi-youth-indoneisa-handy-tirta-saputra-penulishidupku

BAGIAN 6: PEMENUHAN PRIBADI & MEMBERKATI ORANG LAIN (PERSONAL FULFILLMENT & BLESSING OTHERS)

jadi-berkat-berbagi-kasih-penulishidupku-com-1

FGBMFI juga disebut sebagai bengkel para pria, sehingga para pria yang tadinya tidak beres diperbaiki dan dipulihkan. Jika kita setia dan memberikan yang terbaik bersama dengan Roh Kudus, saya percaya kehidupan kita pasti dirubahkan menjadi lebih baik dalam semua aspek (rohani, keluarga, kesehatan, keuangan, dan pengembangan pribadi). Kita diberkati oleh Tuhan untuk menjadi saluran berkat bagi orang lain, dan semakin kita diberkati, semakin kita giat dan efektif menjangkau jiwa – jiwa bagi Tuhan.

Amsal 11:25-26 – “Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum. Siapa menahan gandum, ia dikutuki orang, tetapi berkat turun di atas kepala orang yang menjual gandum”

2 Korintus 9:8-11 – “Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan. Seperti ada tertulis: “Ia membagi-bagikan, Ia memberikan  kepada orang miskin, kebenaran-Nya tetap untuk selamanya.” Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu;  kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami.””

SARAN PRAKTIS DARI SAYA MENGENAI PEMENUHAN PRIBADI & MEMBERKATI ORANG LAIN

Pemulihan pribadi setiap para FGB-Men harus menuju kepada keserupaan dengan Kristus yang kaya akan buah Roh.

Yohanes 15:8 – “Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku”

Galatia 5:22-23 – “Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.”

Buah kita HARUS BISA DILIHAT dan DIRASAKAN oleh: keluarga, dunia usaha / pekerjaan, gereja, dan masyrakat sekitar.

Saya sangat termotivasi oleh seorang pengusaha dari Malaysia yang hadir dalam acara konvensi nasional FGBMFI Indonesia bulan lalu (Oktober 2016). Dia memaparkan dan membagikan kepada kita semua mengenai social entrepreneurship, bagaimana bisnisnya bisa merubah masyarakat dari perkampungan kumuh menjadi tempat yang diberkati dan layak dihuni.

memberi-penulishidupku-com-1

Saya percaya bahwa FGB-Men juga harus menjadi terang, dan garam bagi dunia ini. Kita tidak bisa hanya jadi berkat di dalam organisasi, tetapi pada akhirnya kita harus membawa dampak yang positif di dunia marketplace, seperti dunia bisnis, pemerintahan, seni, media + telekomunikasi, dan pendidikan.

jadi-berkat-penulishidupku-com-2

Kita perlu berdoa agar Roh Kudus mau memakai kita, dan membangkitkan para FGB-Men yang cinta tanah air, tidak mau tinggal dalam comfort zone, dan memiliki rasa tanggung jawab sosial untuk menjawab berbagai permasalahan di masyarakat, memberkati bangsa dan negara Indonesia ini.


suggestion-for-fgbmfi-indonesia-youth-movement-saran-perkembangan-fgbmfi-youth-indoneisa-handy-tirta-saputra-penulishidupku

BAGIAN 7: KESENANGAN TUHAN (GOD’S DELIGHT)

untuk-kesenangan-tuhan-penulishidupku-com-1

Tujuan akhir dari segala yang ada adalah kepada kesenangan Tuhan.

Wahyu 4:11 – “”Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan. “

Dalam bahasa Inggrisnya lebih jelas:

Revelation 4:11 – “Thou art worthy, O Lord, to receive glory and honour and power: for thou hast created all things, and for thy pleasure they are and were created.

Segala yang ada adalah untuk kesenangan Tuhan, termasuk eksistensi kita sebagai manusia. Sudah layak dan sepantasnya-lah jika pelayanan, pekerjaan, dan segala yang kita miliki kita persembahkan kembali kepada Tuhan.

Dengan demikian inilah tujuan dan akhir dari pelayanan kita: membuat Tuhan kita yang agung merasa senang.

SARAN PRAKTIS DARI SAYA MENGENAI KESENANGAN TUHAN

Kita harus ingat bahwa kita melakukan pelayanan di dalam kegerakan FGBMFI Youth Indonesia, BUKAN untuk ketenaran nama pribadi kita, atau pun nama baik organisasi kita (FGBMFI). Kita harus dengan rendah hati mempersembahkan ini semua bagi HORMAT dan KEMULIAAN Tuhan.

Mazmur 86:8-10 – “Tidak ada seperti Engkau di antara para allah,  ya Tuhan, dan tidak ada seperti apa yang Kaubuat. Segala bangsa yang Kaujadikan akan datang  sujud menyembah di hadapan-Mu, ya Tuhan, dan akan memuliakan  nama-Mu. Sebab Engkau besar  dan melakukan keajaiban-keajaiban;  Engkau sendiri saja Allah”

tuhan-yesus-tersenyum-penulishidupku-com-1


Segala hormat dan kemuliaan hanya bagi Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus.

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

Diary 10 – 12 Juni 2016: Retreat FGBMFI Jakarta Utara 8

JUMAT, 10 JUNI 2016

Waktu yang ditunggu – tunggu telah tiba. Hari ini gua, bro Kris, dan bro Hendra akan berangkat terlebih dahulu ke Villa Bukit Pinus untuk mengadakan persiapan retreat FGBMFI Jakarta Utara 8. Memang ada banyak perubahan dalam persiapan retreat kali ini karena ada beberapa anggota panitia inti tidak bisa ikut, dan yang tersisa hanya gua + bro Kris. Beberapa hari terakhir kita mendapat kabar baik bahwa bro Hendra Gunawan siap membantu, dan itu juga dengan pergumulan karena beliau juga sebenarnya hari Minggu sebagai organizer perkawinan sepupunya juga beberapa hari terakhir anak dan istrinya sedang sakit. Terus terang persiapan retreat FGBMFI Jakarta Utara 8 di balik layar begitu banyak pergumulannya.

Hari ini kita bertiga tiba di Villa Bukit Pinus, dan langsung mulai membahas persiapan – persiapan acara bersama dengan pihak manajemen villa. Setelah diskusi singkat kita kemudian keluar area villa untuk mencari makan siang. Berhubung waktu ini adalah bulan puasa maka semua rumah makan tidak ada yang buka. Bahkan tempat tukang bakso pun kosong melompong. Satu – satunya harapan kita ada pada CFC, namun sesampai kita di sana kita juga dikecewakan karena mereka hanya mulai buka pukul 4 sore. Puji Tuhan ada indomaret di sana. Sambil nyemil roti dan minum minuman ringan kita kembali membahas persiapan retreat. Dan setelah tiba pukul 4 sore kita langsung memesan makan siang.

Kita juga menyiapkan beberapa attribut tambahan di pasar sekitar sana, dan juga tidak lupa beli kopi serta susu jahe untuk keperluan para anggota retreat. Sesampai di villa kita bereskan pelunasan penginapan, terus bekerja sambil ngobrol – ngobrol canda hingga malam sekitar jam 10. Untuk makan malam kita makan ayam goreng dari CFC yang kita bawa pulang dan juga roti2 dari indomaret. Sebenarnya masih banyak yang perlu dikerjakan, tetapi karena kita tidak mau bangun tidur kesiangan esok harinya kita putuskan untuk tidur lebih awal (sekitar jam 11 malam).

SABTU, 11 JUNI 2016

Pagi ini kita cek di WA teman – teman sudah bergerak dari Jakarta dan kita juga bertanya – tanya kira – kira siapa yang akan sampai duluan di villa bukit Pinus. Kita kaget banget karena bro Alim sudah stand by di Seven Eleven Baywalk pukul 04:47 pagi. Melihat teman – teman dari Jakarta begitu semangat kita bertiga para panitia juga jadi semangat. Pendeta Luther Diaz juga sudah menuju ke Villa Bukit Pinus.

Para panitia pagi – pagi sudah repot, sambil kerja sambil makan pop mie :-). Tak lama kemudian tim pertama dari Jakarta tiba. Dan mereka adalah….. ko Djasmin, istrinya, ci Mimi, dan ibu Devina. Gua kaget karena ko Djasmin bilang sebelumnya dia tidak bisa ikutan. Baru kemudian dia bercerita bahwa tadi paginya pukul 4 dia bangun tidur dan ada satu suara di hatinya bahwa dia harus ikut acara retreat ini di Villa Bukit Pinus. Gua sempatkan diri membantu ci Mimi dan ibu Devina memetik jeruk kecil – kecil.

Tak lama ko Peter Goh tiba di lokasi bersama dengan keluarganya, kemudian disusul oleh bro Thomas beserta keluarga, lalu bro Tommy, Alim, Effendy, Melvin, Kevin, Sugi, William, Amos dan lainnya menyusul. Pendeta Luther Diaz juga tiba di lokasi hampir bersamaan dan berbincang – bincang sejenak bersama dengan ko Peter dan bro Kris.

Bro Kevin dan Sugi segera mempersiapkan diri di area sesi pertama (outdoor di sebelah kandang ayam) dan yang lainnya mulai check in ke kamar villa dan barak. Sekitar jam 10 lewat 5 menit kita kemudian memulai sesi pertama kita yang bertemakan SURVIVAL OF THE FITTEST. Bro Effend menyaksikan bagaimana dia terpilih menjadi WL untuk sesi pertama itu hanya beberapa jam yang lalu, dan dengan segala keterbatasan persiapan yang ada dia rindu memberikan yang terbaik kepada Tuhan.

Kita bersuka cita memuji dan menyembah walau beberapa kali ayam di kandang sebelah berkokok :-). Sebelum acara khotbah dimulai pendeta Luther Diaz didorong oleh Roh Kudus untuk memberikan nubuatan kepad 3 orang di antara kita.

(nanti dilanjutkan lagi)

Pendapat Ahok Mengenai Heru Budi

Ahok dan Heru Budi - PenulisHidupku.Com - 1


Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter