MENGERTI DAN MELAKUKAN KEHENDAK TUHAN PADA ZAMAN INI – Oleh Pdt. Niko Njotorahardjo

Mengetahui dan Melakukan Kehendak Tuhan - PenulisHidupku.Com - 1

CATATAN

Rahasia agar diberkati dan dipakai Tuhan secara luar biasa, adalah kita harus mengerti dan melakukan kehendak Tuhan pada zaman ini.

Kita harus mau tinggal dan hidup di dalam hukum dan ketetapan Tuhan. Sama seperti Daud kita bisa hidup dalam perkenanan Tuhan ketika kita melakukan kehendak Bapa pada zamannya, walaupun tidak mudah kalau dipikir secara akal manusia. Tujuannya adalah untuk penuaian jiwa besar – besaran.

Daud tidak membunuh Saul walaupun dia diberikan 2 kali kesempatan. Jangan sampai kita mengusik orang yang diurapi Tuhan, karena ada hukumannya bagi kita, dan juga hukuman dan pembalasan adalah hakNya Tuhan. Itu juga salah satunya alasan mengapa Daud dikatakan sebagai orang yang berkenan di hati Tuhan.

Daud tidak bebas dari kesalahan. Dia juga pernah melakukan dosa. Tetapi respon Daud adalah dia rela ditegor, tidak cari kambing hitam, langsung bertobat, dan tidak lagi mengulangi dosa yang sama.

Bagian kita dari kehidupan Kristiani adalah IMAN dan PERTOBATAN.

Maria melakukan dan menjadi jawaban atas apa yang menjadi kehendak Tuhan Yesus pada saat itu.

Maria duduk di kaki Yesus untuk mendengarkan Dia. Ketika Lazarus mati, Maria tersungkur dan menangis. Itu menyentuh hati Tuhan Yesus. Bersama dengan Tuhan Yesus kita tidak perlu sok pintar dan banyak bicara. Tuhan lebih senang kita datang duduk, tersungkur, dan menyembah. Tuhan sangat terpikat dengan cara itu.

APA YANG TERJADI PADA ZAMAN INI

Kita sedang memasuki Pentakosta yang ketiga. William Seymour pernah menubuatkan pentakosta ketiga akan terjadi pada hari hari ini (sekitar 100 tahun sejak Pentakosta kedua di Azusa street) dengan porsi ganda. Pentakosta ketiga ini akan jauh lebih luar biasa daripada Pentakosta kedua. Setiap dari kita yang siap akan dipakai luar biasa.

Mujizat – mujizat dan goncangan – goncangan terjadi semakin luar biasa, berujung pada penuaian jiwa besar – besaran, yang terbesar, dan terakhir sebelum kedatangan Tuhan Yesus kedua kali.

Indonesia akan dipakai luar biasa di dalam rencana Tuhan, dimana anak – anak mudanya akan dipakai untuk melayani bangsa Indonesia dan bangsa – bangsa lainnya.

17-18 Juli 2018, akan ada Empowered 21 di Indonesia, untuk pencurahan api Pentakosta ketiga.

APA YANG PERLU KITA LAKUKAN HARI – HARI INI UNTUK MENDATANGKAN PERTOBATAN BANGSA

  1. Menantang penguasa – penguasa di udara, dan bersaksi kepada banyak orang mengenai Pentakosta ketiga.
  2. Gereja dan kita perlu bertobat. Kita semua harus berfokus untuk penuaian jiwa – jiwa. Kita dan gereja tidak boleh berfokus kepada uang, dan kepada diri sendiri.
  3. Unity (kesatuan hati).
  4. Mempersembahkan korban pujian (pujian yang kita berikan dalam keadaan susah), dan hidup kita sebagai persembahan yang hidup kepada Tuhan.
  5. Mempersembahkan kepada Tuhan sesuatu yang bagi kita adalah sangat mahal. Contoh: uang, harga diri, kesombongan, rela mengampuni.
  6. Berdoa untuk lawatan dan pertobatan bangsa Indonesia dan bangsa – bangsa lainnya. Dan perlu dilakukan point 1 – 5 terlebih dahulu.

Segala hormat pujian dan kemuliaan bagi Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus.
Terima kasih kepada pdt Niko Njotorahardjo, YouTube dan uploadernya atas video khotbah di atas.

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

KHOTBAH DAN KESAKSIAN MENGENAI BUAH SULUNG & PERPULUHAN – Oleh Pdt. Andreas Melkisedek

Uang - PenulisHidupku.Com - 1

CATATAN:

Kita perlu semangat juang, tidak bergantung kepada bantuan orang lain, kerja keras, dan dapat dipercaya.

Memuliakan Tuhan dengan hasil pertama artinya mengutamakan Tuhan lebih dari yang lain, termasuk di dalamnyaa memberikan kepada Tuhan terlebih dahulu.

Tuhan tidak butuh uang kita, Dia hanya ingin kita taat dengan perintahNya.

JanjiNya Tuhan ketika kita taat, adalah Dia akan terus mengangkat kita.

Jangan bergantung meminta pemberian uang dari orang lain.

Salah satu kegagalan anak – anak Tuhan dalam terobosan keuangan adalah karena permasalahan di pemberian perpuluhan dan buah sulung. Kalau kita masih terhambat di sisi ini artinya kita belum sungguh – sungguh mengasihi Tuhan.

Kita hidup bukan karena uang, tetapi dengan uang kita bisa hidup.


Segala hormat pujian dan kemuliaan bagi Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus.
Terima kasih kepada pdt Andreas Melkisedek, YouTube dan uploadernya atas video khotbah di atas.

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

PRINSIP PERSEMBAHAN DAN PERPULUHAN – Oleh Pdt. Stephen Tong

Perpuluhan - PenulisHidupku.Com - 1

CATATAN

Perpuluhan perlu dikembalikan kepada Tuhan melalui gereja. Tetapi bila gereja itu tidak benar dalam melakukan pengaturan keuangan maka berdoalah kepada Tuhan mengenai bagaimana harus disalurkan perpuluhan itu di luar gereja.

Persembahan adalah segala sesuatu yang diluar perpuluhan dan kita lakukan karena kita mengasihi Tuhan.


Segala hormat pujian dan kemuliaan bagi Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus.
Terima kasih kepada pdt Stephen Tong, YouTube dan uploadernya atas video khotbah di atas.

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

HAL BERDOA – Oleh Pdt. Beny Santoso

Berdoa - PenulisHidupku.Com - 1

CATATAN:

Doa dinyatakan secara pribadi antara kita dengan Tuhan.
Jangan kita berdoa untuk mendapat perhatian orang lain / dilihat orang lain.
Jangan kita berdoa sehingga menyinggung atau mengganggu orang lain yang tidak seiman dengan kita.
Doa bukan soal bagusnya perkataan tetapi soal bobotnya (IMAN).

Hana berdoa untuk mempermuliakan nama Tuhan walau dia berdoa tanpa bersuara. Yang penting adalah hati peluh kesah yang dicurahkan dan diarahkan kepada Tuhan.
Berdoa tidak perlu / tidak harus tutup mata.
Berdoa adalah mencurahkan isi hati kepada Tuhan.
Yang penting dalam doa adalah IMAN. Kita harus yakin bahwa Allah itu ada dan Dia mampu mengadakan apa yang tidak ada. Allah mampu memberi apa yang kita minta. Allah itu maha kuasa.

Ada doa yang dijawab, ada doa yang ditunda jawabannya, dan ada doa yang tidak dijawab (ditolak).
Ada doa yang ditolak Tuhan, karena Tuhan tahu apa yang kita minta malah merusak hidup kita.
Untuk doa yang ditunda, Tuhan tahu kita belum siap dan Tuhan tahu kapan waktunya yang sempurna untuk doa itu dijawab.
Hal untuk menjawab doa adalah haknya Tuhan. Jangan memaksa Tuhan untuk memberi.

Doa orang yang benar (dibenarkan oleh Tuhan dan hidup di dalam Firman) pasti didengar oleh Tuhan. Perlunya kita meminta pengampunan terlebih dahulu.
Ketika berdoa kita terfokus hanya kepada Tuhan.
Allah pasti berikan permintaan kita dalam doa bila itu sesuai dengan kehendakNya.
Percaya hanya kepada Allah saja, dan tidak percaya / beribadah kepada tuhan yang lain.
Berdoa tanpa iman tidak tertuju kepada Allah.


Segala hormat pujian dan kemuliaan bagi Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus.
Terima kasih kepada almarhum pdt Beny Santoso, YouTube dan uploadernya atas video khotbah di atas.

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter