HIDUP YANG BERDAMPAK – Oleh Dr. Karta

Berdampak Menolong - PenulisHidupku.Com - 1

Lewat berbagai pengalaman hidup,TUHAN mau menjadikan hidup kita berdampak terhadap keluarga, teman bergaul, teman bisnis, teman segereja serta pekerjaan TUHAN dimanapun kita berada.

JOY : JESUS first, Others second, You the last ; YESUS yang pertama kita dahulukan, lalu orang lain, baru diri kita sendiri.

Ada 7 syarat supaya hidup kita berdampak :

1. Kita harus siap kehilangan segalanya demi YESUS; Karena…barang siapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan mperolehnya.

2. Kita harus siap menjadi prajurit KRISTUS; bermental pahlawan demi orang lain tanpa pandang perbedaan, tidak mengutamakan kepentingan sesaat, dan memerangi penghulu – penghulu serta penguasa di udara (iblis). Ingatlah kita tidak memerangi orang lain.

3. Kita harus siap menjunjung nilai – nilai kehidupan yg berbeda. Dunia menyebut orang berhasil ketika segala impiannya tercapai; sedangkan kita yang percaya disebut berhasil ketika segala rancangan TUHAN bagi hidup kita tergenapi. Dunia berbahagia ketika kita menerima, sedangkan kita yang percaya lebih berbahagia memberi daripada menerima.

4. Kita harus siap tidak menoleh ke belakang. Hari kemarin tinggal sejarah, darimana kita bisa menarik pelajaran. Hari ini adalah hari perjuangan, hari untuk bekerja dengan sebaik mungkin sesanggup kita, hari untuk menabur, demi hari esok yang cemerlang; kita percaya bahwa orang – orang yang menabur dengan mencucurkan air mata akan menuai dengan bersorak sorai.

5. Kita harus siap membuang segala asumsi dan praduga yang negatif. Saya punya TUHAN yang membuat segala sesuatu indah pada waktunya. Seberat apa pun masalah yang kita alami sekarang, pasti ujung – ujungnya mendatangkan kebaikan bagi saya.

6. Kita harus siap mentaati FirmanNya dalam segala situasi, entah myenangkan atau tidak menyenangkan. Taat berarti hidup di dalam kehendak ALLAH & memposisikan diri untuk menerima berkat – berkatNya.

7. Kita harus siap untuk setia & bertahan sampai akhir, baik sebagai pasangan hidup; sebagai pemimpin atau sebagai pelayan TUHAN; sebab orang yang bertahan sampai pada kesudahannya yang akan selamat.

Maju terus ! Jangan menyerah.

Dr Karta


Segala hormat dan pujian bagi Allah Bapa, Allah Putera, dan Allah Roh Kudus.
Terima kasih kepada Dr. Karta atas resep obat rohani dan kejiwaannya.

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

PERBEDAAN ANTARA PERCAYA DAN IMAN

PERCAYA DAN BERIMAN - PENULISHIDUPKU.COM - 1

Di dalam artikel sebelumnya kita sudah membahas 2 macam percaya yakni BELIEVE dan TRUST. Bagi yang belum sempat membacanya bisa membacanya terlebih dahulu di link di bawah ini:

PERCAYA: BELIEVE ATAU TRUST ?

Kali ini kita akan membahas perbedaan antara kata percaya dan iman. Jika kita perhatikan percaya (believe / trust) adalah kata kerja, sementara iman (faith) adalah kata benda. Untuk membuat suatu perbandingan maka kita perlu menyetarakan kedua jenis kata tersebut.

Kata benda dari percaya believe adalah kepercayaan (belief). Dan kata benda dari percaya trust adalah kepercayaan (trust) (tetap sama).

Kepercayaan (belief) adalah rasa yakin yang diperoleh dari perkataan / pernyataan orang lain, atau pun hasil dari pemahaman kita.

Kepercayaan (trust) adalah rasa yakin terhadap kemampuan pihak lain sehingga kita siap menanggung apa pun resikonya; dan rasa yakin ini seringkali disertai dengan tindakan.

Lalu bagaimana dengan iman (faith) ? Mari kita lihat beberapa ayat soal iman untuk mendukung pelajaran kita hari ini:

1. Definisi iman: “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan, dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat” – (Ibrani 11:1).

2. Pentingnya iman: “Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia” – (Ibrani 11:6).

3. Cara mendapatkan iman: “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus” – (Roma 10:17).

4. Tidak semua pemilik iman melakukan follow up tindakan: “Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati” – (Yakobus 12:7).

HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN (BELIEF) DAN IMAN (FAITH)

Iman adalah kepercayaan (belief) yang diperoleh dari pendengaran akan Firman Kristus; sifatnya BUTA (tidak harus melihat lebih dahulu); dan berkembang menjadi KEPASTIAN.

Jadi hubungan antara iiman (faith) dan belief: iman adalah perpanjangan dari kepercayaan / rasa percaya (belief) yang menjadi KEPASTIAN.

Jika ada satu kata yang tepat untuk menggantikan iman adalah KEPASTIAN (certainty). Untuk itu kita perlu sadari bahwa ketika kita bicara soal kepastian, nilai kemungkinan (probabilitas) nya adalah 100%. Jadi iman itu harus percaya penuh 100% bahwa Tuhan PASTI memberikan apa yang kita harapkan, dan Tuhan TIDAK MUNGKIN GAGAL memberikannya .

“Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan [iman], kamu akan menerimanya” – (Yohanes 15:7)

“Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu TELAH MENERIMANYA [kepastian] , maka hal itu akan diberikan kepadamu” – (Markus 11:24)

Dengan pemahaman baru ini saya tantang saudara untuk membaca kembali setiap ayat di Alkitab yang ada kata iman-nya, dan saudara pasti akan terkagum – kagum.

Jadi apa artinya kita bisa minta kepada Tuhan apa saja seenaknya lalu Tuhan pasti memberikannya kepada kita ? Tentu tidak.

Ingat bahwa iman bersumber dari Firman Kristus. Mendengarkan dan memahami Firman Kristus ini membuat kita mengenal pribadi Yesus sehingga kita tahu persis sifat Allah. Pemahaman akan sifat Allah inilah yang memberikan kita pemahaman apa yang Allah suka, dan apa yang tidak Allah suka. Kita juga memahami posisi kita sebagai ciptaan (yang menyembah), dan Allah sebagai Tuhan (yang disembah). Pemahaman posisi ini juga yang menyadarkan kita untuk tidak kurang ajar sama Tuhan. Jadi ingatlah kita tidak bisa berdoa memaksa Tuhan melakukan sesuatu yang Dia benci (ini namanya mencobai Tuhan). Kalau kita berani melakukan itu, artinya Firman Kristus belum tertanam di dalam diri kita.

“Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu” – (Yakobus 4:3)

Tentunya ketika kita masih bayi rohani kita banyak melakukan trial and error (coba coba) dalam doa kita sambil meraba raba dalam pengenalan akan Tuhan. Tetapi ketika kita mulai bertumbuh secara rohani melalui FirmanNya, kita mulai meminta apa yang Allah suka, karena apa yang Allah suka bukan hanya baik bagi kita tetapi juga sempurna bagi kita.

Dan inilah kunci dari kepastian kita bahwa doa kita pasti dikabulkan: melalui Firman Kristus kita semakin mengetahui pribadi sang pemberi, dan memiliki pengalaman pribadi bersama denganNya, apa yang kita minta otomatis hanya yang Dia suka. Marilah kita baca ayat pendukung ini:

“Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya” – (Yohanes 15:7).

Maksud dari firman Tuhan tinggal di dalam kita adalah BUKAN SEKEDAR PERNAH MEMBACA ALKITAB, tetapi MENGHIDUPI FIRMAN TUHAN SETIAP SAAT (MERENUNGKAN DAN MELAKUKAN FIRMAN TUHAN) SEPERTI TUHAN YESUS. Dan hanya dengan cara inilah kita dikatakan bersatu dengan Tuhan Yesus.

Jadi iman adalah KEPASTIAN bahwa Allah akan melakukan apa yang kita harapkan bagi kita. Saya berikan ilustrasi iman itu seperti saudara memenangkan undian lotere. Ketika saudara lihat di koran bahwa saudara adalah pemenangnya, dapat dipastikan bahwa hadiahnya adalah milik saudara. Yang perlu saudara lakukan adalah mengklaimnya, artinya saudara perlu datang ke kantor pemberi lotere tersebut untuk mengambil hadiahnya. Kegiatan untuk pergi ke kantor lotere itulah tindakannya / perbuatan sebagai follow up dari kepastian. Betapa bodohnya bila saudara memenangkan lotere tetapi tidak mengambil tindakan untuk pergi ke kantor dan tidak mengklaim hadiahnya. Itu sama saja dengan saudara tidak mendapatkan apa – apa.

Sekarang mari kita baca ayat di bawah ini.

“Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong?” – (Yakobus 2:20).

“Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati” – (Yakobus 12:7).

“Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna” – (Yakobus 2:22).

Jika kita sudah dapat kepastian maka kita harus melakukan perbuatan supaya kita mendapatkan keuntungannya.

Sebelumnya kita sudah bandingkan KEPERCAYAAN (BELIEF) dan IMAN (FAITH). Lalu bagaimana perbedaan antara KEPERCAYAAN (TRUST) dan IMAN (FAITH).

PERBANDINGAN ANTARA KEPERCAYAAN (TRUST) DAN IMAN (FAITH)

Iman tidak pernah mempertimbangkan faktor gagal, karena adanya kepastian / keyakinan penuh (100%). Orang yang beriman seringkali terdengar / terlihat keras kepala atau bodoh karena mereka sangat bergantung kepada kekuatan Tuhan.

“supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah” – (1 Kor 2:5).

Iman (faith):

  • Yakin pasti, tidak mungkin gagal.
  • 100% percaya penuh bahwa bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.

Kepercayaan (trust):

  • Tetap yakin walau ada resiko gagal.
  • Walau apa yang diharapkan tidak terjadi, tetap setia dan bergantung kepada Tuhan.

Iman dan kepercayaan trust adalah 2 hal yang berbeda, walau bedanya sangat tipis. Keduanya perlu kita miliki dalam pertumbuhan rohani kita agar kita menjadi dewasa dan serupa dengan Tuhan Yesus.

Semoga artikel ini menjadi suatu masukan yang berharga bagi saudara sekalian. Tuhan Yesus memberkati.


Segala hormat dan pujian bagi Allah Bapa, Allah Putera, dan Allah Roh Kudus.
Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 24 Agustus 2017.
Silahkan dikopi dan disebarluaskan. Tidak ada hak cipta.

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

PERCAYA: BELIEVE ATAU TRUST ?

Di dalam bahasa Inggris ada 2 macam kata percaya, yakni BELIEVE dan TRUST. Sepintas arti keduanya nampak serupa, tetapi bila kita cermati maknanya, ternyata ada perbedaan. Agar lebih mudah menyelaminya, saya akan memberikan sebuah ilustrasi.

Berjalan di Atas Tali - PenulisHidupku.Com - 1

Bayangkan saudara sedang menghadiri sebuah pertunjukan sirkus. Di sana ada seorang pemain akrobat yang ahli berjalan di atas sebuah tali. Dan pada malam itu dia akan memamerkan kembali keahliannya. Sebelum mulai, ia bertanya kepada para penonton “dengan pengalaman saya di bidang ini selama 25 tahun, percayakah saudara bahwa saya bisa melalui tali ini dan sampai di ujung sana dengan selamat ?”. Jika saudara percaya bahwa pemain akrobat itu bisa melakukan atraksinya dengan baik dan selamat, maka yang saudara lakukan itu yang disebut sebagai percaya BELIEVE.

Selanjutnya pemain akrobat itu bertanya kembali “jika para hadirin percaya kepada saya, saya meminta salah satu dari kalian untuk duduk di atas pundak saya, dan kita berdua akan melewati tali ini sampai di ujung”. Jika saudara masih percaya kepada kemampuan sang pemain akrobat, dan memutuskan untuk berani berpartisipasi dengannya, maka itu yang disebut sebagai percaya TRUST.

Dari penjelasan contoh di atas, kita bisa melihat ada perbedaan antara BELIEVE dan TRUST. Pada hari ini saya tidak akan mengupas semuanya, tetapi akan menunjukan saja beberapa point pentingnya.

  1. BELIEVE itu cukup percaya kepada perkataan orang lain atau hasil dari pemahaman kita sendiri, dan TRUST itu percaya yang seringkali diikuti dengan tindakan.Percaya Trust - PenulisHidupku.Com - 1
  2. TRUST memiliki faktor resiko dan konsekuensi lebih tinggi daripada BELIEVE. TRUST seringkali membuat diri kita berada di posisi rentan, dan orang yang kita percayai bisa saja melukai atau merugikan kita. Contoh: seseorang sedang kesulitan keuangan. Temannya yang pertama BELIEVE atas kondisinya dan menunjukan rasa prihatin. Temannya yang kedua meminjamkan uangnya kepadanya dan TRUST bahwa orang itu akan mengembalikannya suatu hari nanti.

Kira – kira menurut saudara, di dunia ini dalam hubungannya dengan Tuhan Yesus, mana yang lebih banyak ? mereka yang percaya BELIEVE atau mereka percaya TRUST ? Mari kita simak secara singkat orang – orang yang mengikuti Yesus 2000 tahun yang lalu. Ketika Yesus mengajar ada ribuan orang yang datang dan mengikuti dia (BELIEVE). Dari ribuan orang tersebut ada puluhan orang yang menjadi muridNya setia menemani, mengikuti, dan melayani (BELIEVE). Lalu dari puluhan murid itu dia memiliki 12 murid yang bergaul sangat dekat denganNya (BELIEVE). Dari 12 murid itu ada 3 orang yang benar – benar masuk di dalam ring (lingkaran) 1 Nya (BELIEVE). Dari 3 murid itu hanya 1 orang yang setia menemani Yesus sampai di kayu salib tanpa menghiraukan keselamatan dirinya sendiri (TRUST).

Yesus dan Yohanes - PenulisHidupku.Com - 1

Pada zaman Tuhan Yesus melayani di bumi sudah membuktikan bahwa lebih banyak orang yang percaya BELIEVE daripada yang percaya TRUST. Mari kita perhatikan kisah – kisah lainnya di Alkitab soal TRUST kepada Tuhan dan BELIEVE kepada Tuhan dalam kaitannya dengan manifestasi kuasa Tuhan.

  1. Bangsa Israel percaya BELIEVE mengenai Yahweh sebagai satu – satunya Tuhan Allah yang mereka sembah, dan juga sudah mengalami mujizat Tuhan yang luar biasa (10 tulah di Mesir, air laut terbelah, tiang api, tiang awan, mana dari langit, dll). Suatu hari Tuhan memerintahkan mereka untuk menyerang Kanaan. Lalu bagaimana respon mereka ? Mereka berkata “tunggu dulu… sebaiknya kita kirim dulu pengintai”. Ketika mereka memutuskan untuk mengirim pengintai ini sama sekali bertentangan dengan esensi percaya TRUST. Dan hasilnya adalah bangsa Israel muter – muter di padang gurun selama 40 tahun.
  2. Kisah Abraham mempersembahkan Ishak -> TRUST kepada Tuhan.Abraham dan Ishak - PenulisHidupku.Com - 1
  3. Kisah Yakub menemui Esau -> TRUST kepada Tuhan.
  4. Kisah Gideon berperang dengan 300 tentara saja -> TRUST kepada Tuhan.
  5. Kisah Daud melawan Goliath -> TRUST kepada Tuhan.Daud Melawan Goliath - PenulisHidupku.Com - 1
  6. Kisah Daniel di gua singa -> TRUST kepada Tuhan.
  7. Kisah Sadarkh, Mesakh, dan Abednego di perapian -> TRUST kepada Tuhan.
  8. Kisah Ester menghadapi raja Ahasiweros -> TRUST kepada Tuhan.
  9. Kisah Yesus menyuruh orang lumpuh untuk bangkit dan berjalan -> TRUST kepada Tuhan.
  10. Kisah Petrus berjalan di atas air -> TRUST kepada Tuhan.
  11. Kisah Yesus menghadapi salib dan berdoa di taman Getsemani -> TRUST kepada Tuhan.
  12. Dan masih banyak lainnya.

Kedahsyatan Tuhan justru dimanifestasikan melalui percaya TRUST, bukan sekedar percaya BELIEVE.

Jejak Di Atas Pasir - PenulisHidupku.Com - 1

Saya ingat pernah menerima email soal puisi “JEJAK DI ATAS PASIR”. Dalam puisi itu penulis menggambarkan perjalanannya bersama dengan Tuhan di dalam musim kehidupannya. Dalam sebagian besar hidupnya dia melihat ada 2 pasang jejak telapak kaki, tetapi ketika dia menengok ke belakang dan melihat lembah dan tempat – tempat yang sukar, dia hanya melihat 1 pasang jejak telapak kaki. Dia kemudian bertanya kepada Tuhan “mengapa justru di situasi tersulit Engkau meninggalkan aku sendiran?”. Lalu Tuhan menjawab “AnakKu, Aku selalu ada bersama denganmu. Justru di dalam situasi sulit itu Aku sedang menggendongmu”.

Puisi itu mengingatkan saya apa yang harus saya perbuat ketika saya sedang digendong . Kembali lagi ke percaya TRUST. Ketika kita berada di atas pundak sang ahli sirkus ilahi yang berjalan di atas tali, kita hanya perlu BERDIAM (BE STILL). Kata diam di sini bukan berarti pasif secara fisik dan harafiah, kata diam yang dimaksud di sini adalah suasana hati yang tenang karena sadar Tuhan sedang menggendong kita.

Di dalam hidup ini kita seringkali diperhadapkan dengan tempat – tempat yang perlu kita sebrangi agar mencapai tujuan (destiny) yang Tuhan tetapkan. Dan terkadang sarana yang digunakan itu adalah SHORT CUT (JALAN PINTAS), yang terlihat hanya seperti seutas tali. Kita memiliki pilihan untuk menolak untuk menyeberang dan diam di tempat kita berada, selamanya tidak sampai kepada tujuan hidup kita. Atau jika kita memutuskan untuk mengambil resiko, dengan 2 pilihan lagi di tangan yakni: mau berjalan dengan kekuatan sendiri (walau tidak ada pengalaman sama sekali) atau memilih digendong oleh seseorang yang ahli. Dua duanya sama sama terlihat seram bukan ?

Saya pribadi pernah berkali – kali berjalan dengan kekuatan sendiri mencoba menyeberangi tali – tali seperti itu kemudian jatuh. Hasilnya sangat menyakitkan. Saya kini sadar bahwa untuk sampai kepada destiny yang Tuhan telah tetapkan, saya tidak bisa lagi bergantung atau mengandalkan kekuatan sendiri. Solusi terbaik sebenarnya adalah digendong oleh Tuhan dan mempercayakan diri saya ke dalam pemeliharaan Tuhan. Itulah percaya TRUST.

TRUST tumbuh dari RELATIONSHIP (hubungan). Dan relationship tumbuh dari pengenalan. Itu sebabnya saya terus menerus menggali, mengenal, dan mengalami Tuhan. Karena Tuhan begitu dalam untuk diselami, dan kita tidak akan pernah habis mengenal Dia. Semakin kita mengenal Dia semakin kita diangkat ke dimensi pengalaman yang lebih lagi. Lalu bagaimana caranya untuk bisa kenal Tuhan ? Tidak ada cara lain kecuali kembali lagi ke hal yang dasar. Ya betul, mengenal Tuhan bukanlah hal yang rumit, jika tidak hanya orang – orang pintar saja dong yang bisa kenal Tuhan.

Rumus Percaya Trust - PenulisHidupku.Com - 1

Untuk mengenal Tuhan kita harus kembali kepada FirmanNya. Tuhan sudah membeberkan semua rahasia kepribadianNya di sana. Baca, renungkan, dan mintalah bantuan Roh Kudus untuk mengalami kuasaNya. TRUST yang dibangun secara konsisten akan membentuk kita, dan kita tidak perlu takut lagi terhadap goncangan dan rintangan. Dengan TRUST kepada Tuhan yang benar (Tuhan Yesus), kita bisa mengklaim setiap janji janji Tuhan dan dimampukan untuk hidup sesuai kebenaranNya.

Artikel lanjutan:
PERBEDAAN ANTARA PERCAYA DAN IMAN


Segala hormat dan pujian bagi Allah Bapa, Allah Putera, dan Allah Roh Kudus.
Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 14 Agustus 2017.
Silahkan dikopi dan disebarluaskan. Tidak ada hak cipta.

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

MENGERTI DAN MELAKUKAN KEHENDAK TUHAN PADA ZAMAN INI – Oleh Pdt. Niko Njotorahardjo

Mengetahui dan Melakukan Kehendak Tuhan - PenulisHidupku.Com - 1

CATATAN

Rahasia agar diberkati dan dipakai Tuhan secara luar biasa, adalah kita harus mengerti dan melakukan kehendak Tuhan pada zaman ini.

Kita harus mau tinggal dan hidup di dalam hukum dan ketetapan Tuhan. Sama seperti Daud kita bisa hidup dalam perkenanan Tuhan ketika kita melakukan kehendak Bapa pada zamannya, walaupun tidak mudah kalau dipikir secara akal manusia. Tujuannya adalah untuk penuaian jiwa besar – besaran.

Daud tidak membunuh Saul walaupun dia diberikan 2 kali kesempatan. Jangan sampai kita mengusik orang yang diurapi Tuhan, karena ada hukumannya bagi kita, dan juga hukuman dan pembalasan adalah hakNya Tuhan. Itu juga salah satunya alasan mengapa Daud dikatakan sebagai orang yang berkenan di hati Tuhan.

Daud tidak bebas dari kesalahan. Dia juga pernah melakukan dosa. Tetapi respon Daud adalah dia rela ditegor, tidak cari kambing hitam, langsung bertobat, dan tidak lagi mengulangi dosa yang sama.

Bagian kita dari kehidupan Kristiani adalah IMAN dan PERTOBATAN.

Maria melakukan dan menjadi jawaban atas apa yang menjadi kehendak Tuhan Yesus pada saat itu.

Maria duduk di kaki Yesus untuk mendengarkan Dia. Ketika Lazarus mati, Maria tersungkur dan menangis. Itu menyentuh hati Tuhan Yesus. Bersama dengan Tuhan Yesus kita tidak perlu sok pintar dan banyak bicara. Tuhan lebih senang kita datang duduk, tersungkur, dan menyembah. Tuhan sangat terpikat dengan cara itu.

APA YANG TERJADI PADA ZAMAN INI

Kita sedang memasuki Pentakosta yang ketiga. William Seymour pernah menubuatkan pentakosta ketiga akan terjadi pada hari hari ini (sekitar 100 tahun sejak Pentakosta kedua di Azusa street) dengan porsi ganda. Pentakosta ketiga ini akan jauh lebih luar biasa daripada Pentakosta kedua. Setiap dari kita yang siap akan dipakai luar biasa.

Mujizat – mujizat dan goncangan – goncangan terjadi semakin luar biasa, berujung pada penuaian jiwa besar – besaran, yang terbesar, dan terakhir sebelum kedatangan Tuhan Yesus kedua kali.

Indonesia akan dipakai luar biasa di dalam rencana Tuhan, dimana anak – anak mudanya akan dipakai untuk melayani bangsa Indonesia dan bangsa – bangsa lainnya.

17-18 Juli 2018, akan ada Empowered 21 di Indonesia, untuk pencurahan api Pentakosta ketiga.

APA YANG PERLU KITA LAKUKAN HARI – HARI INI UNTUK MENDATANGKAN PERTOBATAN BANGSA

  1. Menantang penguasa – penguasa di udara, dan bersaksi kepada banyak orang mengenai Pentakosta ketiga.
  2. Gereja dan kita perlu bertobat. Kita semua harus berfokus untuk penuaian jiwa – jiwa. Kita dan gereja tidak boleh berfokus kepada uang, dan kepada diri sendiri.
  3. Unity (kesatuan hati).
  4. Mempersembahkan korban pujian (pujian yang kita berikan dalam keadaan susah), dan hidup kita sebagai persembahan yang hidup kepada Tuhan.
  5. Mempersembahkan kepada Tuhan sesuatu yang bagi kita adalah sangat mahal. Contoh: uang, harga diri, kesombongan, rela mengampuni.
  6. Berdoa untuk lawatan dan pertobatan bangsa Indonesia dan bangsa – bangsa lainnya. Dan perlu dilakukan point 1 – 5 terlebih dahulu.

Segala hormat pujian dan kemuliaan bagi Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus.
Terima kasih kepada pdt Niko Njotorahardjo, YouTube dan uploadernya atas video khotbah di atas.

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter