Prioritas Hidup Umat Kristiani

Prioritas - PenulisHidupku.Com - 1Hari ini saya ingin membahas dan membagikan sebuah topik mengenai prioritas yang saya rasa cukup penting untuk kita pelajari. Mengapa penting ?

Jaman sekarang ini hidup kita begitu dipenuhi dengan aktivitas. Saya tidak sengaja mendengar percakapan 2 orang mahasiswa Indonesia di Singapura ketika mereka sedang berdiri di dekat lampu lalu lintas (sambil menunggu lampu boleh menyebrang jalan menyala). Salah satu dari mereka berkata begini “jaman sekarang orang – orang yang tidur cepat itu kalah banyak dengan mereka yang tidurnya sampai larut malam”. Saya pikir – pikir ada benarnya juga. Paling tidak di lingkungan saya sendiri, begitu banyak dari teman – teman dekat saya yang setiap harinya harus memaksa diri terus  terjaga walau sudah melampaui tengah malam hanya karena kesibukan.

Seorang teman saya, Sebastianus Waryanto memiliki kebiasaan untuk bertanya mengenai goal / tujuan sebelum memulai suatu proyek. Sama dengan Waryanto, kita pun harus tetap ingat kepada goal / tujuan ketika kita menjaladi hidup ini. Apakah kita bergerak maju semakin mendekati tujuan hidup kita atau kita malah bergerak mundur menjauh dari padanya. Oleh sebab itulah di tengah – tengah kesibukan kita harus mengerti PRIORITAS HIDUP sehingga kita bisa memaksimalkan semua potensi kita dan memenuhi tujuan / panggilan hidup kita.

Tulisan ini akan saya bagi menjadi beberapa bagian sebagai berikut:

1. Arti dari prioritas
2. Tuhan vs keluarga
3. Tuhan vs pekerjaan
4. Prioritas hidup umat Kristiani

BAGIAN 1: ARTI DARI PRIORITAS

Takashimaya - Ngee Ann City - PenulisHidupku.Com - 1Bayangkan saudara sedang berjalan – jalan di Takashimaya ingin memberikan hadiah untuk diri sendiri atau seorang wanita. Saudara kemudian menemukan sebuah tas yang bagus. Harga tas tersebut adalah 300 dollar. Sambil melihat – lihat barang yang lain saudara kemudian melirik ke sepasang sepatu yang begitu apik dan mempesona. Saudara lihat harganya ternyata juga 300 dollar. Saudara berniat mau membeli tas dan sepatu tersebut, yang masing – masing berharga 300 dollar. Ketika saudara membuka dompet saudara ternyata uang saudara hanya 300 dollar dan thanks to uncle Murphy… kartu credit  dan debit saudara ketinggalan di rumah. Artinya saat itu saudara tidak bisa membeli kedua barang tersebut sekaligus. Saudara harus memilih antara sepatu dan tas. Manakah yang akan saudara pilih?

Tas Dan Sepatu - SerbaMenarik.Com - 1

Pilihan saudara bergantung kepada prioritas saudara. Prioritas artinya mendahulukan sesuatu yang kita anggap lebih penting dibandingkan dengan hal – hal yang lain.

Dalam hidup umat Kristiani, ada 3 hal yang seringkali berperang satu sama lain untuk mendapatkan prioritas kita. 3 hal itu adalah:

  • Tuhan
  • Keluarga
  • Pekerjaan

Hari ini kita mau belajar atau kembali diingatkan mengenai prioritas hidup kita sebagai umat Kristiani. Saya yakin banyak di antara saudara sudah mengetahui prioritas hidup saudara sebagai anak Tuhan. Hari ini saya mau membawa saudara kepada Firman Tuhan yang menyatakan kebenaran ini supaya saudara semakin yakin dan teguh. Saya harap dari tulisan ini saudara mengerti prioritas hidup saudara bukan karena apa yang dikatakan gereja saudara, bukan apa yang dikatakan pendeta saudara, bukan apa yang dikatakan lagu rohani, tapi karena apa yang dikatakan oleh Firman Tuhan di Alkitab.

BAGIAN 2: TUHAN  VS  KELUARGA

Efesus 5:22 – “Hai isteri, tunduklah kepada suamimu SEPERTI kepada Tuhan”.

Efesus 5:25 – “Hai suami, kasihilah isterimu SEBAGAIMANA Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya”.

Perhatikanlah kata SEPERTI dan SEBAGAIMANA. Kedua ayat tersebut mengajak kita mengasihi pasangan hidup kita seperti kita mengasihi Tuhan. Untuk lebih mudah menjelaskan arti ayat ini, coba bayangkan cerita berikut ini:

Gado Gado - PenulisHidupku.Com - 1Ibu Raden adalah seorang ibu rumah tangga yang pandai sekali membuat gado-gado. Semua orang bilang gado-gado itu Raden itu begitu istimewa karena ada bumbu rahasianya. Suatu hari mami saya menugaskan saya untuk membuat gado-gado SEPERTI gado – gadonya ibu Raden. Karena tugas itu maka saya datang ke rumah ibu Raden untuk belajar membuat gado – gado SEBAGAIMANA ibu Raden membuatnya.

Untuk bisa membuat gado – gado ibu Raden, saya terlebih dahulu HARUS MENGENAL IBU RADEN.

Sama juga dengan Firman Tuhan di Efesus. Supaya istri bisa mengasihi suami dan suami bisa mengasihi istri, suami dan istri MESTI TERLEBIH DAHULU MENGENAL Tuhan dan mengerti kasihNya. Di sini kita melihat langkah (tahapan). Di sini kita melihat PRIORITAS.

  • Tahapan (langkah) pertama: mengenal Tuhan dan mengerti KasihNya.
  • Tahapan kedua: Istri tunduk dan suami mengasihi seperti yang ditulis di Efesus 5:22-25.

Supaya lebih yakin lagi coba dibaca perikop dari Efesus 5:22-33. Perikopnya adalah Kasih Kristus adalah DASAR hidup suami istri. Sebuah bangunan harus dibangun dari dasarnya. Jadi prioritas utama dalam membangun sebuah bangunan adalah membuat dasar yang kokoh dahulu dan kemudian membangun bagian – bagian lainnya. Jadi sama juga dalam konteks Firman Tuhan ini, prioritas kita adalah mengenal dan mengutamakan Tuhan terlebih dahulu sehingga kita bisa memiliki hubungan suami istri yang baik.

Keluarga Bahagia - PenulisHidupku.Com - 1

Efesus 6:1 – “Hai anak – anak TAATILAH orangtuamu DI DALAM TUHAN karena haruslah demikian”.

Efesus 6:4 – “Dan kamu bapa – bapa janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak anakmu tetapi DIDIKLAH MEREKA DI DALAM AJARAN DAN NASIHAT TUHAN”.

Sekali lagi Tuhan digunakan sebagai referensi dan tolak ukur. Dengan kata lain anak – anak baru bisa mengerti apa arti ketaatan yang sesungguhnya setelah mereka mengenal Tuhan. Dan orangtua baru bisa mengerti sungguh – sungguh apa artinya mendidik anak setelah mereka mengerti ajaran Tuhan.

Keluarga itu sangatlah penting. Jika tidak penting, tidak mungkin Alkitab kita menceritakan banyak hal yang berhubungan dengan keluarga. Tapi ketika suatu pilihan harus diambil antara keluarga dan Tuhan, maka Firman Tuhan mengatakan kita harus memilih Tuhan. Tuhan kita bukanlah Tuhan yang suka mengambil atau pun merampok. Justru saat kita taat dan mengutamakan Dia, sesuai dengan FirmanNya keluarga kita akan menjadi lebih baik karena kapasitas kita untuk mengasihi keluarga kita justru diperbesar.

BAGIAN 3: TUHAN  VS  PEKERJAAN

Lukas 10:38-42 – Maria dan Marta.

Christ with Martha and Maria by Henryk Semiradsky, 1886

Suatu hari Tuhan Yesus singgah ke rumah milik Maria dan Marta. Marta sibuk sekali melayani Tuhan Yesus dan para muridNya. Sementara Maria malah asik duduk di dekat kaki Tuhan Yesus sambil mendengarkanNya. Marta kemudian complain dan minta Tuhan Yesus menyuruh Maria membantunya. Tapi Tuhan Yesus mengatakan Maria telah mengambil bagian yang terbaik. Dengan kata lain Maria telah memilih prioritas yang benar.

Maria memutuskan bahwa mendengarkan Tuhan Yesus berbicara adalah lebih penting daripada PEKERJAAN bahkan PELAYANAN.

Banyak orang terjebak dalam kesibukan dan pekerjaan karena mereka memiliki alasan bekerja yang salah. Bahkan tidak sedikit umat Kristiani sendiri terjebak di dalamnya. 2 alasan bekerja yang salah adalah:

  • Untuk mengumpulkan harta
  • Supaya hidup kita tenang (tidak khawatir).

Harta Kekayaan - PenulisHidupku.Com - 1Bukanlah suatu kebetulan bahwa di Matius 6:19 -34 kita temukan ajaran dari Tuhan Yesus sendiri mengenai hal mengumpulkan harta dan hal kekuatiran.

Saya kutip dari ayat yang sangat terkenal Matius 6:33 – “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaranNya, maka SEMUANYA itu akan ditambahkan kepadamu”.

Maksud dari SEMUANYA itu adalah KEBUTUHAN kita yang dijelaskan di ayat – ayat sebelumnya, seperti kebutuhan makan, minum, dan pakaian.

Di sini jelas sekali berbicara mengenai prioritas. Kita diajak untuk mengutamakan Kerajaan Allah dan kebenaranNya daripada kepada hal yang bisa memenuhi kebutuhan kita (termasuk di dalamnya secara tidak langsung adalah pekerjaan).

1 Korintus 10:31 – “Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah”.

Bahagia Bekerja - PenulisHidupku.Com - 1

Kalau makan dan minum saja memiliki tujuan untuk memuliakan Tuhan, apalagi tujuan kita bekerja. Jadi tujuan dari pekerjaan kita adalah untuk memuliakan Tuhan.

Jadi apakah pekerjaan itu baik ? Ya, tentu saja bekerja itu baik karena kita bisa memuliakan Tuhan. Tapi prioritas kita haruslah kepada Tuhan. Justru setelah kita mengenal Tuhan dan ajaranNya kita baru bisa mengerti apa arti bekerja yang sesungguhnya dan bagaimana kita bisa memaksimalkan pekerjaan kita untuk kemuliaan Tuhan.

BAGIAN 4: PRIORITAS HIDUP UMAT KRISTIANI

Abraham dan Ishak -  Laurent de La Hire, 1650

Saya suka sekali dengan kisah keluarga Abraham karena kisah hidup Abraham sama seperti kita orang Indonesia yang menjadi pendatang di Singapura. Abraham juga tinggal di negeri orang asing. Di Alkitab diceritakan Abraham hidupnya berpindah – pindah dari negeri yang satu ke negeri yang lain (Mesir, Negeb, Filistin, dan lainnya). Abraham memiliki 2 orang anak yakni Ismael dan Ishak. Sama seperti bapanya, Ishak juga sangat diberkati dan juga suka berpindah – pindah tempat tinggal. Di kitab Kejadian dikatakan Tuhan memberkati Ishak sehingga dalam setahun Ishak mendapatkan hasil panen seratus kali lipat (Kejadian 26:12).

Yang menarik di sini adalah Ishak hidup sebelum jamannya Musa. Bahkan Ishak adalah bapak leluhurnya Musa. Di jaman Ishak belum ada yang namanya Hukum Taurat Allah. Tetapi mengapa hidup Ishak begitu diberkati oleh Tuhan ? Ketika saya pelajari, saya temukan jawabannya adalah karena Ishak mengerti apa prioritas hidupnya. Hal ini bisa kita temukan di Kejadian 26:25 – “Sesudah itu Ishak mendirikan mezbah di situ dan memanggil nama TUHAN. Ia memasang kemahnya di situ, lalu hamba – hambanya menggali sumur di situ”.

Mezbah adalah simbol hubungan Ishak dengan Tuhan. Kemah berarti keluarga. Dan menggali sumur berarti pekerjaan, karena bisnis nya Ishak adalah menggali sumur dan peternakan. Kita lihat bagaimana Ishak memprioritaskan hidupnya.

Pertama – Ishak memprioritaskan hubungannya dengan Tuhan

Kedua – Ishak memperhatikan keluarganya

Ketiga – Ishak baru memikirkan usaha / pekerjaannya

PENUTUP

Umat Kristiani - PenulisHidupku.Com - 1

Saya selalu percaya bahwa ketaatan akan Firman Tuhan selalu membawa berkat. Kalau kita taat mengutamakan (memprioritaskan) Tuhan dalam hidup kita  maka Tuhan akan memberkati keluarga kita dan pekerjaan kita.


Ditulis dan dibagikan oleh Handy Tirta Saputra dalam gereja Kingdom of Christ pada tanggal 12 September 2011.
Tidak ada hak cipta. Silahkan disebarluaskan untuk kemuliaan Tuhan kita.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

2 thoughts on “Prioritas Hidup Umat Kristiani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *