Diary 23 April 2012 – Pembawa Kabar Buruk

Kabar Buruk - PenulisHidupku.Com - 1Pagi ini boss ku memintaku untuk melakukan sebuah tugas yang penting baginya. Ada seorang karyawan di kantor yang kontraknya akan berakhir bulan depan dan perusahaan memutuskan untuk tidak memperpanjangnya lagi. Bossku meminta agar aku menyerahkan surat pemberitahuan dari perusahaan kepada karyawan ini. Dalam hati saat itu aku merasa kurang enak. Masalahnya keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak itu bukanlah keputusanku, aku tahu betul itu semua adalah keinginan bossku, namun pagi itu aku diminta untuk menjadi seorang pembawa kabar buruk.

Kontrak - Penulishidupku.Com - 1Aku diingatkan oleh Roh Kudus untuk taat kepada otoritas dan aku ambil tanggung jawab tersebut. Memberitahukan kepada seseorang bahwa ia akan kehilangan pekerjaan adalah tidak mudah. Entah kenapa sepanjang hari ini aku merasa begitu enjoy bertemu dengan customer dan bekerja sama dengan kolegaku Edwin Siew. Tanpa terasa sudah pukul 4 sore dan aku harus bertemu dengan sang karyawan di China Square pukul 5 sore. Sepanjang perjalanan ke sana aku hanya bisa berdoa agar Tuhan campur tangan. Aku berharap agar karyawan tersebut tidak merasa sedih maupun kecewa. Aku ingin taat kepada otoritas walaupun hal tersebut tidak mudah untuk aku lakukan. Sebelum pertemuan dimulai sebuah sms sekali lagi dikirimkan oleh bossku untuk mengingatkanku agar tidak lupa untuk menyerahkan surat tersebut kepada karyawan yang bersangkutan.

Bunga Harapan - PenulisHidupku.Com - 1Singkat cerita aku pun bertemu dengan sang karyawan. Kita berbicara dari hati ke hati, dan puji Tuhan dia bisa menerima kenyataan yang ada. Memang tidak mudah, namun dia lebih kuat dan tegar dari yang aku kira. Kita kemudian mulai berbicara mengenai hal – hal yang personal seperti keluarga, teman, dan sebagainya. Dari situ aku melihat sudut pandang yang berbeda mengenai pribadi karyawan ini. Dia pun bisa mengambil nilai positif dari kejadian ini, yakni dia bisa fokus untuk melakukan apa yang ia mau, karena karyawan ini secara finansial sebenarnya tidak lagi perlu bekerja. Puji Tuhan segala sesuatunya berjalan lancar.

Hari ini selesai tugasku sebagai pembawa kabar buruk, namun sebentar lagi aku akan menghadiri kebaktian penghiburan Bagus dan juga mau interview ci Selvi untuk kesaksian tabloid SOS edisi kedua. Another busy day… semoga tubuhku bisa cope.


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra mengenai peristiwa yang terjadi pada tanggal 23 April 2012.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *