Diary 9 Mei 2012 – Performance Management Workshop & Apakah Gua Sudah Menjadi Pemimpin Yang Baik

Ilustrasi Seminar Workshop - PenulisHidupku.Com - 1Rabu, 9 Mei 2012. Hari ini adalah hari yang cukup menarik buat gua. Jam 8.30 pagi di kantor gua mengikuti sebuah workshop mengenai performance management. Sebagai seorang manajer bagian operasi (operations manager) di Fuji Xerox Singapore, gua memimpin beberapa tim seperti project implementation team, technical team, help desk team, dan operations specialist team. Workshop (seminar) ini berhubungan dengan masalah HR (Human Resource) dimana kita harus mengatur kinerja dan performa tim yang kita atur. Dan tema utama dari seminar tersebut adalah: FOKUS, MENGEMBANGKAN, dan MENGUATKAN.

Kepemimpinan - PenulisHidupku.Com - 1Seminar kali ini tidak membosankan. Banyak aktifitas fisik dan permainan yang sangat menarik namun tetap berhubungan dengan topik yang kita pelajari. Gua menyadari banyak hal yang bisa gua perbaiki atau tingkatkan sehingga tim gua bisa berkembang. Gua juga diingatkan bahwa peran gua bukanlah sekedar seorang manajer, melainkan sebagai seorang pemimpin. Dan mulai sekarang di dalam pikiran gua, gua akan menggati kata “anak buah” dengan kata “pengikut”. Dari sesi – sesi tersebut sesama manajer kita saling berdiskusi dan ternyata sebagian besar dari mereka memiliki masalah dan tantangan yang sama dalam pengaturan akan pengikut mereka. Dari sana jujur gua juga banyak merefleksi mengenai kekurangan gua sebagai pemimpin. Gua rasa satu hal yang gua bisa perbaiki adalah gua harus menghabiskan lebih banyak waktu bersama dengan para pengikut. Selama ini kesannya hanya sekedar “touch and go” berhubung pengikut gua adalah para profesional yang kompeten.

Coaching - PenulisHidupku.Com - 1Walaupun gaya kepemimpinan gua sudah dalam bentuk COACHING, ternyata tidak semua pengikut mendapatkan jumlah perhatian dan atensi waktu yang sama dari gua. Di sela – sela tea break seminar, gua kembali ke meja kerja gua dan berbicara dengan beberapa pengikut. Gua bilang ke mereka bahwa mulai sekarang gua akan menghabiskan lebih banyak waktu dengan mereka dan gua mau bekerja bersama dengan mereka. Puji Tuhan mereka menanggapinya dengan sangat positif dan senyuman terpancar dari wajah mereka. Mungkin dalam hati mereka berkata “akhirnya…” hehehe. Ketika makan siang gua juga berbincang – bincang dengan dua orang manajer lain, yakni Vera dan Raymond yang boleh dibilang sudah sangat senior. Vera sudah kerja di Fuji Xerox selama 30 tahun, dan Raymond sudah mengabdi selama 31 tahun. Gua bertanya kepada mereka apa motivasi mereka sehingga mereka bisa bertahan selama itu. Dalam hati gua berpikir mungkin gua tidak akan bekerja selama mereka karena gua ada kerinduan untuk kembali menjalankan bisnis dan fokus ke portfolio investasi gua. But anyway… semua itu ada di tangan Tuhan hehehe.

Kepribadian - PenulisHidupku.Com - 1Kita juga mempelajari bagaimana mengkategorikan karakter orang dalam 4 kuadran. Dari sana gua sadar bahwa pemimpin dan pengikut gua memiliki karakter – karakter yang berbeda sehingga membutuhkan cara yang juga berbeda ketika kita berkomunikasi mau bekerjasama dengan mereka. Di suatu sesi kita juga membahas mengenai self esteem (harga diri). Dan kita diminta untuk menuliskan sesuatu yang positif mengenai partner kita. Gua partneran dengan Cassandra yang sebelumnya juga pernah satu tim dengan gua dalam program pengembangan kepemimpinan (TLC) di Fuji Xerox. Kita kemudian saling bertukaran surat dan ketika gua membaca suratnya gua merasa cukup tersentuh. Gua rasa gua butuh encouragement semacam gitu lebih sering hehehe.

Surat Dari Cassandra - Fuji Xerox Singapore - PenulisHidupku.Com - 1

Dari sana gua juga merasakan bahwa sebagai seorang pemimpin gua seringkali merasa kecapekan secara fisik dan kejenuhan. Sebelumnya gua memimpin 5 tim yang berbeda dan setiap tim itu unik. Gua harus dengan cepat switch perhatian dan otak gua ketika menghadapi mereka atau harus menemani mereka di dalam berbagai meeting penting. Ketika mereka semua menghadapi masalah dan seringkali datangnya berbarengan, adalah tanggung jawab gua sebagai pemimpin untuk membantu mereka menemukan solusi. Seringkali setelah menghadapi permasalah bertubi – tubi, gua masih harus mendengarkan curhat para pengikut yang cukup memakan waktu lama. Jujur gua katakan karena kecapekan fisik dan kejenuhan mental… seringkali gua gak mampu 100% mendengarkan mereka dengan hati dan memahami mereka dengan empati. Dari seminar ini gua diingatkan bahwa Tuhan menaruh gua di Fuji Xerox sebagai seorang manajer karena Dia memiliki sebuah tujuan. Gua tidak sendirian… gua mempengaruhi hidup orang lain… terutama customer dan para pengikut gua.

Mempersembahkan Yang Terbaik - PenulisHidupku.Com - 1Puji Tuhan atas training hari ini… gua merasakan manfaatnya dan termotivasi kembali untuk menjadi seorang pemimpin yang baik. Bukan kedudukan, reputasi, maupun kehormatan yang gua incar, melainkan hanya karena ini semata – mata adalah bagian dari sebuah pelayanan. Gua terpanggil untuk menjadi PEMBERI dan gua rindu memberikan hanya yang terbaik. Sehingga semua orang yang melihat hidup gua hanya bisa memuliakan nama Tuhan saja.


Tulisan ini ditulis oleh Handy Tirta Saputra mengenai peristiwa yang terjadi pada tanggal 9 Mei 2012.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *