Diary 12 Mei 2012 – Bertemu Dengan Brother Mike Dan Jenny

Grand Mercure Roxy Hotel Singapore - PenulisHidupku.Com - 1

Tadi malam, sesuai dengan janji gua pergi ke hotel Mercure Roxy di daerah Marine Parade untuk bertemu dengan bro Mike dari Malaysia. Dalam perjalanan di dalam taksi, gua sempat berdoa sama Tuhan. Ada beberapa percakapan yang gua bincangkan dengan Dia:

  • Gua sudah berjanji mau ngurangi / stop nge-dugem. Tapi most likely ntar sama bro Mike dan kedua wanita kenalannya, kita berempat bakalan nge-dugem. Gua gak tau kedua wanita itu dari negara mana… tapi dijamin pasti kita bakalan drink hard !!!
  • Blind date, alkohol, party, dan hotel… hmmm… setting yang perfect buat one night stand. Jujur pikiran ini sempat terlintas di kepala gua. Mungkin juga karena gua merasa terlalu ganteng kali atau mungkin karena parfum gua terlalu wangi hahaha.
  • Tadi siang gua bicara dengan om Wally mengenai “si dia”. Entah kenapa saat itu di dalam taksi… wajah “si dia” terbayang – bayang… begitu jelas di pikiran gua. Her smile and face… sampai terlukis di efek refleksi kaca di taksi… maybe my mind is playing trick… or perhaps it is God who was reminding me… no one knows.

Walau demikian gua memutuskan untuk jujur dengan Tuhan apa adanya. Gua bilang ke Tuhan bahwa mungkin yang akan gua lakukan itu salah, yakni berjalan menuju kepada pencobaan (membiarkan diri gua dicobai), tetapi gua jujur mau menikmati hiburan malam bersama dengan brother gua. TETAPI GUA BERSERAH KEPADA KEHENDAKNYA. Kalau Tuhan memutuskan for whatever reason tidak membiarkan gua untuk menikmatinya maka gua akan nurut juga. Walaupun kedengarannya gua mencobai Tuhan hehehe. Tapi begitulah gua seperti biasa jujur denganNya.

Gua pun mendengar suaraNya di dalam diri gua mengatakan “I DON’T WANT YOU TO GO“. Tapi gua bilang “duh… dah terlanjur nih… paling tidak biarkan aku bertemu dengan bro Mike deh Tuhan”. Dan tak lama gua sampai di hotel Mercure Roxy. Sampai di loby gua menelpon bro Mike. Dia kemudian berkata “give me 5 minutes bro, I will bring your date to you first”. Tak lama kemudian gua melihat brother Mike datang bersama dengan seorang wanita cantik. Mike terlihat berubah… kepalanya BOTAK hehehe… mungkin maksudnya biar cool… tapi bagi gua kayak pasien kanker habis kemo terapi :).

Wanita Mongolia - Jenny PenulisHidupku.Com - 2Terus dia memperkenalkan gua ke wanita di sebelahnya. Namanya Jenny dan ternyata dia dari Mongolia. The only problem is… dia cuma bisa bahasa Mongolia. Well… dari segi fisik sih oke… cantik, langsing, skin a bit tanned, dan wajahnya juga rada bule dikit… seperti wanita Mongolia Utara. Dia berumur 21 tahun dan sifatnya malu – malu. Setelah itu Mike dan Jenny bicara sebentar dalam bahasa Mongolia yang gua sama sekali gak ngerti. Kemudian mereka berdua permisi dulu mau balik ke kamar untuk jemput pacarnya Mike.

Ketika mereka naik ke atas… gua berdoa “Tuhan… kalau Engkau tidak berkenan… maka kupersilahkan untuk batalkan acara malam ini”. Ini karena gua sudah dengar di taksi bahwa Dia sebenarnya tidak mau gua pergi nge-dugem malam itu. Terus lama gua tunggu mereka di lobby… 10 menit, 15 menit, 20 menit… kemudian gua terima sms dari bro Mike… ternyata di kamar Jenny berantem dengan pacarnya Mike. Dan dari pengalaman gua… kalau wanita Mongolia berantem… it is really really serious… like hell broke lose… no kidding. Jadi yah gua sabar aja menunggu… namun hati gua dah mulai gelisah… karena sepertinya Tuhan sudah menunjukkan bahwa Dia tidak mau gua go ahead pergi dengan mereka.

Kesal - PenulisHidupku.Com - 1Kemudian setelah setengah jam, bro Mike sms lagi bilang “sorry bro… why don’t you go to Clarke Quay first… the girls and I will catch up with you”. Terus gua jawab “it is ok bro. I better go home”. Di dalam perjalanan pulang jujur gua merasa kesel… karena it is a waste of my time… rasanya beteee banget. Padahal sebenarnya gua sudah tau it is what God wanted. Sampai gua di rumah… ada suara di hati gua “This is the moment… when what you want is conflicting with what I want”. Jujur gua cuma bisa terdiam aja… dan gua bilang ke Tuhan “You are right… and will always be. Your will is the best for me though I can not see it now, but I honestly feel very upset”. Terus gua masuk ke kamar gua.

Di kamar gua malah nonton film anime Marvel X-Men dan gua merasa terhibur hehehe. Terus setelah gua merasa tenang… gua baru sadar BETAPA BAIKNYA TUHAN:

  • Dia yang sudah kasih rambu – rambu peringatan kepada gua, tetapi tetap gua langgar.
  • Puji Tuhan gua mau berserah kepadaNya. Dan Dia menggunakan hakNya untuk memaksa gua untuk keluar dari jeratan pencobaan.

Itu semua adalah mekanisme perlindungan Tuhan. Dan gua baru sadar pada akhirnya. Gua bersyukur memiliki Tuhan yang begitu baik. Dia tahu gua mau mencoba hidup kudus… dan ternyata Dia aktif terlibat di dalam perjuangan ini. Jadi untuk hidup taat dan kudus… gua tidak pernah sendirian… gua berjalan bersama dengan Dia, Allah yang hidup.


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 12 Mei 2012.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

2 thoughts on “Diary 12 Mei 2012 – Bertemu Dengan Brother Mike Dan Jenny

  1. Pingback: Diary 16 November 2012 – Brother Mike Sudah Menikah | Penulis Hidupku

  2. Pingback: Diary 30 November 2012 – Menghadapi Kesepian Dan Godaan Lelaki | Penulis Hidupku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *