Diary 12 Mei 2012 – Seharian Bersama Om Wally – Menjaga Hati

Ronald Wally Jozef - PenulisHidupku.Com - 1Hari ini Sabtu, 12 Mei 2012… pagi – pagi pukul 9.10 gua menerima morning call yang gak lain adalah salah satu pembimbing rohani gua, yakni om Wally dari Bali. Hari itu beliau datang ke Singapura dan segera kita janjian bertemu di dalam Full Gospel meeting di Lucky Plaza. Jam 9.20 an gua sampai di Resto Surabaya… dan seperti biasa gua yang pertama hadir. Hari itu belum ada satu pun anggota yang konfirmasi bakalan datang, padahal undangannya sudah gua kirim hari Kamis.

Setelah berdoa sendirian dan mainin game iPhone, tak lama om Wally datang ke Resto. Senang sekali bisa bertemu dengan pembimbing rohani gua. Untuk catatan, gua memiliki 4 pembimbing rohani. Mereka adalah:

  • Ronald Wally Jozef. Yang berfokus ke “spirit of working hard”
  • Victor Yue. Yang berfokus ke “spirit of excellence”
  • Felix Lo. Yang berfokus ke “put God above all else”
  • Hendra Gunawan. Yang berfokus ke “dream big”

Tak lama kita pun saling bercerita dengan serunya soal banyak hal. Sampai jam 9.50 karena tidak ada anggota Full Gospel yang lain maka kita pun akhirnya pergi ke sebuah toko di Lucky Plaza untuk membereskan urusan bisnis om Wally. Beliau membeli beberapa macam produk dari Singapura untuk didistribusikan di Bali. Di toko itu, menurut gua penjualnya sangat tidak friendly… namun gua sengaja diam saja karena gua mau tau gimana reaksi om Wally. Sehingga gua bisa belajar dari beliau.

Om Wally seperti biasa nawar harga dengan si penjual. Penjual itu ngomel – ngomel terus… dia bilang harga dia sudah rendah bla bla bla… dsb… terus dia bilang untungnya cuma sedikit la bla bla bla… dan akhirnya dia bilang “mendingan kalian pergi ke toko lain aja deh”. Nah di situ lah gua perhatikan dengan antusias kira – kira reaksi si om Wally gimana. Om Wally ternyata hanya tertawa saja dan akhirnya memutuskan untuk membeli. Reaksi si om benar – benar cool, dan kata – kata si penjual yang menusuk tidak dia masukin di hati… dia cuek aja… seakan – akan itu adalah hal yang biasa di dalam proses tawar – menawar. Setelah om Wally taruh uang deposit… sim sala bim… langsung itu reaksi si penjual berubah 180 derajat… jadi manis dan baik. Dalam hati gua … “tidak tahu malu… sifat baiknya itu FAKE (palsu)”… pas ngeliat duit baru deh berubah.

Dari situ gua belajar sesuatu mengenai menghadapi orang yang pembawaan-nya negatif. We can not change other people… but we can guard our heart (kita tidak bisa merubah orang lain… tetapi kita bisa menjaga hati kita).


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 12 Mei 2012.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *