Kutipan Kotbah John C Maxwell Di Kebaktian City Harvest Church – “Bagaimana Mujizat Terjadi” – 27 Mei 2012

John C Maxwell - City Harvest Church - PenulisHidupku.com - 1

John C Maxwell adalah seorang pakar dalam hal kepemimpinan. Buku – buku tulisannya memberkati jutaan orang dan dia sudah melatih lebih dari 5 juta pemimpin baik di dalam gereja maupun dunia sekuler. Tulisan ini saya kutip dari kotbah John C Maxwell tadi pagi di City Harvest Church. Semoga memberkati saudara sekalian.


Hari ini kita akan membahas sebuah kisah di Alkitab yang muncul di setiap Injil dari Matius hingga Yohanes, yakni mengenai Tuhan Yesus memberikan makan 5,000 orang. Mari kita baca di dalam Markus 6:34 – 44.

“Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka. Pada waktu hari sudah mulai malam, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya dan berkata: “Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah mereka pergi, supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa dan di kampung-kampung di sekitar ini.” Tetapi jawab-Nya: “Kamu harus memberi mereka makan!” Kata mereka kepada-Nya: “Jadi haruskah kami membeli roti seharga dua ratus dinar untuk memberi mereka makan?” Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!” Sesudah memeriksanya mereka berkata: “Lima roti dan dua ikan.” Lalu Ia menyuruh orang-orang itu, supaya semua duduk berkelompok-kelompok di atas rumput hijau. Maka duduklah mereka berkelompok-kelompok, ada yang seratus, ada yang lima puluh orang. Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, supaya dibagi-bagikan kepada orang-orang itu; begitu juga kedua ikan itu dibagi-bagikan-Nya kepada semua mereka. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti dua belas bakul penuh, selain dari pada sisa-sisa ikan. Yang ikut makan roti itu ada lima ribu orang laki-laki.”

Mujizat 5 Roti dan 2 Ikan - PenulisHidupku.Com - 1

Dari kisah itu bisa kita lihat ada 2 kelompok orang yang mengikuti Yesus:

  1. Mereka yang membutuhkan mujizat
  2. Mereka yang dipakai untuk menyalurkan mujizat

Hari ini mungkin di antara kita semua ada yang membutuhkan mujizat atau terpanggil untuk menjadi saluran mujizat kepada orang lain. Mari kita pelajari bagaimana mujizat di dalam ayat Alkitab yang sudah kita baca di atas bekerja. Secara garis besar bisa kita simpulkan:

Ketika ada suatu kebutuhan yang disadari oleh beberapa orang, lalu setiap individu mengerti tanggung jawabnya, dan kemudian memberikan segalanya tanpa memperdulikan besar peluang keberhasilan, maka Tuhan Yesus akan melakukan mujizat.

Di sini jelas kita lihat ada bagian yang dikerjakan oleh Tuhan Yesus dan ada bagian yang harus kita kerjakan jika kita ingin mengalami mujizat. Perhatikan bagaimana kondisi – kondisi tertentu harus terpenuhi sebelum Tuhan Yesus melakukan mujizat.

Kondisi 1: ketika ada suatu KEBUTUHAN

Jika kita pelajari di dalam perjanjian baru. Setiap mujizat yang terjadi dimulai dengan satu persamaan… yakni ADANYA MASALAH. Melalui masalah tersebut Allah menunjukan kuasaNya dan Ia membuat kita mendekat kepadaNya sehingga kita semakin mengenal pribadiNya. Jika saudara memiliki masalah pada hari ini, marilah bersyukur… karena saudara memiliki persyaratan untuk mengalami mujizat Tuhan. Bahkan kita perlu khawatir jika hidup kita tidak memiliki masalah sama sekali… karena artinya kita tidak membutuhkan bantuan Tuhan.

Batu Masalah Yang Besar - PenulisHidupku.Com - 1

Mujizat terjadi sesuai dengan besarnya permasalahan / kebutuhan. Dalam ayat di atas, kita lihat bahwa mereka semua membutuhkan mujizat yang besar untuk menghadapi kebutuhan yang besar (5,000 orang).

Kondisi 2: disadari oleh BEBERAPA orang

Di ayat tersebut kita melihat bahwa yang menyadari mengenai permasalahan / kebutuhan adalah para murid. Orang banyak yang mengikuti Yesus mungkin tidak menyadari masalah ini karena mereka sedang asik mendengarkan Yesus berbicara.

Dukungan Beberapa Orang - PenulisHidupku.Com - 1

Untuk mendapatkan mujizat, kita tidak perlu mendapatkan persetujuan maupun dukungan dari banyak orang. Cukuplah dari beberapa orang saja. Karena kita tidak akan mengandalkan kekuatan manusia yang terbatas melainkan kekuatan Tuhan kita yang tidak terbatas.

Kondisi 3: setiap individu MENGERTI TANGGUNG JAWABNYA

Ketika Tuhan mau melakukan mujizat, Dia mengajak kita untuk ikut serta denganNya. Di ayat yang kita baca di atas, para murid melaporkan permasalahan kepada Tuhan Yesus bahkan menyarankan jalan keluarnya kepada Dia. Namun Tuhan Yesus mengatakan Kamu harus memberi mereka makan!.

Tanggung Jawab - PenulisHidupku.Com - 1

Tuhan menginginkan kita mengambil tanggung jawab. Seringkali sebagai pengikut Tuhan kita memaksakan kehendak kita kepada Tuhan melalui doa… seakan – akan kita lebih pintar dari Tuhan. Kita juga rela menunggu dengan sabar agar Tuhan mengambil tindakan sesuai dengan cara kita. Sepertinya Tuhan bisa kita suruh – suruh mengabulkan permintaan kita sementara kita berdiri jauh – jauh dan memberikan Tuhan dorongan semangat dengan pujian penyembahan maupun kutipan ayat – ayat Alkitab.

Saudara… dengarkanlah hari ini. TUHAN MAU KITA IKUT BERPARTISIPASI DALAM CARANYA. Ada suatu perkataan yang menarik: “TANPA TUHAN KITA TIDAK BISA, TANPA KITA TUHAN TIDAK MAU”

Kalau kita ingin mengalami mujizat yang luar biasa, Tuhan membutuhkan kita untuk berpartisipasi bersama denganNya.

Kondisi 4: memberikan segalanya tanpa memperdulikan besar peluangnya.

5 Roti dan 2 Ekor Ikan - PenulisHidupku.Com - 2

Di dalam injil yang lainnya, kita tahu bahwa 5 roti dan 2 ikan adalah hasil pemberian dari seorang anak. Ada 2 hal yang menarik yang bisa kita lihat di sini:

  1. Anak tersebut tidak membutuhkan mujizat. Dia sudah memiliki makanan untuk dirinya sendiri. Namun ia memutuskan untuk perduli kepada kebutuhan orang lain.Tuhan tahu bahwa 5,000 orang yang bersama dengan Yesus membutuhkan makanan. Dan dari sekian banyak orang… Tuhan menyediakan 5 roti dan 2 ikan MELALUI anak ini. Tuhan memutuskan agar ia menjadi saluran mujizatNya. Tuhan akan memberikan kepada kita segala sesuatu yang bisa mengalir melalui kita untuk memberkati orang lain.
  2. Anak itu pun tahu bagaimana mungkin 5 roti dan 2 ikan bisa mengisi perut 5,000 orang di sana. Disinilah dibutuhkan suatu KETAATAN dan KEPERCAYAAN. Kita harus percaya bahwa bagi Tuhan tidak ada suatu pun yang mustahil. Sesuatu yang disebut mujizat itu karena masalah / kebutuhan yang ada di hadapan kita itu lebih besar daripada kemampuan kita. Karenanya kita tidak perlu mencoba untuk mengerti… kita hanya perlu percaya dan taat saja. Karena kalau kita bisa mengerti… bisa kita kerjakan sendiri… itu artinya kita tidak membutuhkan mujizat.

Hari ini kita belajar bagaimana kita bisa mengalami mujizat Tuhan. Jangan takut dalam menghadapi permasalahan yang besar, mari ikut ambil bagian menghadapinya bersama dengan Tuhan, percayalah dengan apa yang Ia katakan kepada saudara secara pribadi, dan taatilah caraNya Dia. 5 roti dan 2 ikan (untuk makan malam) adalah sesuatu hal yang sangat sederhana dan tidak akan menjadi sebuah mujizat sampai mereka berada di tangan Tuhan Yesus.

John C Maxwell - City Harvest Church - PenulisHidupku.com - 4John C Maxwell - City Harvest Church - PenulisHidupku.com - 3John C Maxwell - City Harvest Church - PenulisHidupku.com - 2


Terima kasih kepada pastor John C Maxwell dan City Harvest Church atas kotbahnya.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *