Diary 12 Juni 2012 – Kasih Yang Luar Biasa

Hukum Pengadilan - PenulisHidupku.Com - 1Kemarin gua diberikan kesempatan untuk melayani sepasang suami istri di pengadilan keluarga (family court) di Singapura dan puji Tuhan dari sana gua bisa banyak belajar mengenai gonjang – ganjing pernikahan. Sambil menunggu giliran kami untuk masuk ke ruang persidangan, gua ngobrol – ngobrol dengan pasangan ini dan sambil juga mendengarkan percakapan orang lain di sekitar. Setiap dari mereka yang memiliki masalah dalam pernikahan itu memiliki alasan masing – masing yang kuat namun karena tidak diketemukan suatu persetujuan maupun kompromi dari kedua belah pihak maka akhirnya terpaksa digunakan jalur hukum.

Pertengkaran - PenulisHidupku.Com - 1Tuhan mengingatkan gua bahwa terkadang sebagai manusia kita menginginkan orang lain yang berubah terlebih dahulu dan cenderung menuntut orang lain mengikuti cara kita. Namun puji Tuhan… Allah kita tidak seperti itu. Dia tidak pernah memaksakan kehendakNya agar kita berubah. Hal ini bisa kita baca dari perumpamaan akan anak yang hilang. Dia tidak mencegah si anak bungsu menggunakan kehendak bebasnya dan bahkan ketika dia mengembara sang Bapa tidak mengirim tim pencari. Yang Ia lakukan hanyalah SABAR MENUNGGU ANAKNYA BERUBAH, DAN SELALU SIAP SEDIA UNTUK MENERIMANYA KEMBALI. Bukankah luar biasanya kasih Tuhan kita ? Gua semakin kagum dengan Dia. Manusia boleh tidak sempurna, namun Dia Allah kita memang luar biasa. Seandainya kita semua bisa memiliki karakter ilahi Allah tersebut… pengadilan bakalan sepi deh 😀


Tulisan ini ditulis oleh Handy Tirta Saputra tanggal 12 Juni 2012.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *