Kesaksian Saya: CINTA UNTUK RUMAHMU MENGHANGUSKANKU

Hangus - PenulisHidupku.Com - 1

Saya mau membagikan sebuah kesaksian mengenai betapa Tuhan perduli dengan isi hati kita. Tanggal 6 Juni 2012, pada sore hari ketika pulang kerja dari kantor menuju ke rumah tiba – tiba Roh Kudus berkata di dalam hati. “Kalau Aku memulihkan hidupmu, lalu mengangkat engkau ke posisi yang tinggi sehingga engkau menjadi orang yang berkuasa, apakah yang akan engkau lakukan ?” Setelah pertanyaan itu muncul, langsung saya diperlihatkan gambar wajah – wajah orang yang pernah menyakiti saya di masa lalu. Kemudian saya mengingat apa yang pernah mereka lakukan kepada saya, juga perkataan – perkataan mereka yang menyakitkan terdengar kembali dengan jelas.

Sakit Hati - PenulisHidupku.Com - 1Dengan segala kejujuran saya berkata kepadaNya kalau saya menjadi orang yang memiliki posisi di atas mereka… hmmm… IT IS PAYBACK TIME, artinya “giliran saya untuk membalas mereka“. Kemudian tiba – tiba beberapa suara hamba Tuhan jelas terdengar di pikiran saya sambil memperkatakan pesan dan FirmanNya, misalnya “penghakiman adalah hakNya Tuhan, kasihilah musuhmu, jagalah hatimu dengan kewaspadaan, dan sebagainya”. Setelah itu Tuhan kembali bertanya kepada saya “Kalau Aku memulihkan hidupmu, lalu mengangkat engkau ke posisi yang tinggi sehingga engkau menjadi orang yang berkuasa, apakah yang akan engkau lakukan ?” Kali ini saya tahu bahwa saya tidak bisa menyangkal bahwa saya mengetahui kebenaran. Saya hanya bisa terdiam.

Kesedihan - PenulisHidupku.Com - 1Sambil menunggu saya menjawab Tuhan kemudian memberikan penglihatan kepada saya mengenai orang – orang yang saya kenal yang ditindas oleh orang – orang lainnya. Apa yang mereka alami jauh lebih berat daripada saya. Ada yang direndahkan seperti binatang, ada yang dilukai perasaannya secara kejam, ada yang kekayaannya habis ludes karena dicurangi, ada yang reputasinya dihancurkan sehingga harus melarikan diri, dan sebagainya. Pokoknya itu semua merupakan hal – hal ketidak adilan. Setelah itu saya mendengar suara pak Felix Lo, pembimbing rohani saya, berkata “walaupun kita jadi seperti bola yang dipukul – pukul ke lantai maupun ke dinding, dan mengalami banyak hal yang tidak enak maupun tidak adil, kita menurut saja dengan kehendakNya Tuhan“.

Kasih Setia Tuhan - PenulisHidupku.Com - 1Saat itu hati saya merasa tidak enak sekali. Saya tahu Tuhan sedang beracara dengan saya dan bertanya secara pribadi. Di satu sisi ego saya merasa keadilan perlu ditegakkan dan orang – orang yang pernah menyakiti saya dengan sangat harus dibalas. Namun di satu sisi saya melihat saya harus taat dengan Firman Tuhan. Saat itu saya hanya bisa membayangkan kalau saya disakiti seperti kenalan – kenalan saya dengan begitu hebatnya… apakah yang harus saya lakukan. Perasaan itu begitu nyata saat itu sampai rasa sakit di dada saya benar – benar terasa secara fisik. Saat itulah saya akan melihat warna asli (true color) saya. Apakah saya pantas disebut sebagai pengikut Kristus atau tidak. Setelah melalui pertempuran di dalam hati yang begitu hebat… saya berkata kepada Tuhan bahwa di dalam hidup saya ini yang terpenting adalah Dia.

Pengalaman Pribadi Bersama Tuhan - PenulisHidupku.Com - 1Walaupun begitu sulit saya mengampuni orang – orang yang sudah jahat sama saya… jika Tuhan ijinkan saya diangkat ke posisi yang tinggi sehingga menjadi berkuasa… saya tidak akan membalas orang – orang tersebut… bukan karena saya orangnya pengampun, tetapi karena saya hormat dan mengasihi Tuhan jauh lebih dalam daripada kepentingan ego saya. Saat saya mengatakan keputusan tersebut kepada Dia di dalam hati… air mata mengalir membasahi pipi dan ada satu rasa kedekatan yang begitu luar biasa. Tiba – tiba Tuhan berkata dengan begitu jelasnya di dalam hati saya “CINTA UNTUK RUMAHMU MENGHANGUSKANKU“. Saya begitu terkejut akan suara ini dan rasanya pernah baca ayat ini di Alkitab, cuma tidak ingat ada di mana.

Ketika sampai di rumah saya cari ayat tersebut, ternyata muncul di 2 lokasi, yakni ketika Tuhan Yesus marah di bait Allah dan di dalam Mazmur 69. Ketika saya baca judul perikop Mazmur 69 barulah saya mengerti. Tertulis di sana “doa dalam kesesakan”. Sambil saya bersaat teduh dan merenungi Mazmur 69, semakin saya mengerti apa yang dialami oleh pemazmur yang adalah orang saleh. Sekalipun saleh dia tertindas oleh orang – orang fasik, namun ia TIDAK MEMBALAS MEREKA. Pemazmur memutuskan untuk HANYA BERSERU KEPADA TUHAN dan membiarkan TUHAN MENEGAKKAN KEADILAN.

Pemandangan Alam Yang Indah - Laut Bergelora- PenulisHidupku.Com - 1

Karena pemazmur BEGITU MENGASIHI TUHAN… DIA BERSEDIA MENDERITA SECARA EGO, DIA MEMBIARKAN TUHAN YANG MENGADILI. Sebab itu dikatakan cinta akan Rumah Tuhan menghanguskan dirinya. Saya hanya bisa duduk terdiam dan bersyukur kepada Tuhan atas pengertian yang saya dapatkan. Sekarang saya baru bisa mengerti apa yang Mazmur 69 katakan dan saya semakin yakin bahwa penghakiman adalah hak milikNya Tuhan.

Pada malam harinya saya melayani seorang saudara seiman yang terlibat dalam perselingkuhan dengan seseorang yang sudah menikah. Peneguhan Tuhan di sore itu membuat saya memandang saudara seiman saya dengan cara yang berbeda. Saya belajar tidak menghakimi, saya belajar untuk mengasihi seperti Yesus mengasihi jiwa – jiwa yang terhilang. Puji Tuhan… Roh Kudus bekerja sehingga saudara ini merasakan kebaikanNya dan berkomitmen untuk semakin intim denganNya secara pribadi. Detailnya mengenai pelayanan ini bisa dibaca DI SINI. Sungguh Tuhan berkarya begitu luar biasa di dalam hidup saya. Dia benar – benar Allah yang hidup dan rindu membangun hubungan secara pribadi dengan kita semua. Bersama denganNya dijamin perjalanan hidup ini tidak membosankan. Terpujilah namaNya !

Pantai Yang Tenang - PenulisHidupku.Com - 1


Terima kasih kepada Lullabby atas fotonya.
Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 13 Juni 2012.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

2 thoughts on “Kesaksian Saya: CINTA UNTUK RUMAHMU MENGHANGUSKANKU

  1. Wah..!!!!

    kesaksiannya begitu memberkati saya..
    t’rima kasih sudah membagi berkat lewat kesaksiannya..!!

    Tuhan Yesus Baik..!!

    skali lagi thank’z ka’ Handy..!!
    God Bless You always..!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *