Diary 21 Juni 2012 – Rindu Akan Perhatian Dan Sentuhan Wanita

Bersama Pacar Di Atas Ranjang - PenulisHidupku.Com - 1

Pagi ini sinar matahari menyapa dari celah tirai untuk membangunkan gua, namun seperti biasa gua tidak langsung beranjak bangun dari ranjang. Sambil bersyukur akan hari yang baru, gua masih merasakan rasa sakit di dada sebelah kiri gua akibat memar yang gua dapat di East Coast Park seminggu yang lalu. Entah kenapa sambil menatap langit – langit kamar, tiba – tiba gua teringat akan mantan pacar gua yang kedua (my dede). Dahulu ketika kita masih pacaran dan tinggal bareng satu rumah, dia memiliki kunci kamar gua, jadi dia bisa bebas nyelonong keluar masuk sesuka dia. Setiap pagi dia selalu membangunkan gua dengan belaian tangannya di wajah gua. Sambil tersenyum manis, dia selalu memberikan kecupan lembut di pipi, dan mengucapkan “good morning” dengan begitu imutnya. Setelah itu biasanya dia masuk ke dalam selimut gua dan memeluk tubuh gua erat – erat. Dia selalu bertanya apakah gua bermimpi mengenai dia semalam. Memang selama gua pacaran dengan dia bahkan berbulan – bulan kemudian setelah kita putus pacaran… tidak ada satu hari pun berlalu tanpa gua bermimpi akan dirinya. Pagi hari ini di atas ranjang gua merasakan rasa rindu yang besar di dalam diri. Gua kangen akan perhatian dan juga sentuhan dari seorang wanita yang mengasihi gua. Walau demikian gua bersyukur bahwa gua memiliki Tuhan yang baik dan puji Tuhan juga  gua masih memiliki kerinduan untuk dicintai… karena itu artinya gua gak bakalan jadi pastur / romo hehehe. Kemudian gua bangun dari ranjang dan bergegas ke kamar mandi. Bangun tidur… kuterus mandi. 🙂


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 21 Juni 2012.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

2 thoughts on “Diary 21 Juni 2012 – Rindu Akan Perhatian Dan Sentuhan Wanita

  1. duh baca yang ini lagi…

    Saya kagum dgn kejujuranmu, tapi sebagai org kristen pasti akan nanya ” Apakah benar tinggal bersama dgn perempuan, bersama dalam 1 Kamar, bersentuhan dalam tempat tidur? Padahal belom menikah.

    Dan lagi- lagi, gambarnya merusak hati..lols

    Cuman masukan Bro.

    Thanks

    • Thanks buat masukannya. Saya tidak sendirian. Banyak orang Kristen lainnya juga pernah melakukan kesalahan atau pun tindakan yang kurang pantas di masa lalu. Mungkin orang lain tidak tahu, tetapi diri kita dan Bapa di surga mengetahuinya. Memutar balik waktu untuk mencegah tindakan tersebut terjadi bukanlah sebuah pilihan, tetapi untuk jujur mengakui apa adanya pada saat ini adalah suatu pilihan. Karenanya saya memutuskan untuk mengaku dan terbuka… karena pengakuan terhadap sesama saudara seiman mendatangkan kesembuhan. Walau demikian biarkanlah saya tekankan bahwa bila seseorang tidak pernah bercerita mengenai kelemahan, dosa, atau kesalahan dia… bukan berarti dia adalah orang yang sempurna kekudusannya.

      Saya pribadi tidak suka disebut Kristen. Karena Kristen itu adalah nama agama. Bagi saya agama tidak penting, tetapi hubungan dengan Bapa di surga itulah segalanya bagi saya. Saya bukan orang Kristen, saya adalah anak Allah. Mungkin di mata saudara orang Kristen itu orang yang sempurna. Tetapi tahukah saudara bahwa Alkitab mengatakan bahwa anak – anak Allah itu tidak sempurna ? Alkitab mengatakan bahwa Bapa di surga menghajar anak – anakNya yang Ia kasihi. Ini artinya saya sebagai anak – anak Allah bukanlah orang yang sempurna dalam banyak hal. Tetapi melalui kuasa Roh Kudus saya diubahkan menjadi semakin serupa dengan pribadi Yesus Kristus.

      Nah pribadi Yesus Kristus itu seperti apa sih ? Apakah Yesus pada jamannya mengobrak abrik rumah pelacuran ? Apakah Tuhan Yesus mengangkat telunjuknya dan berkata kepada para pelacur, pemungut cukai… hai kamu – kamu orang berdosa… bertobatlah. Coba saudara bolak – balik Alkitab, saudara tidak akan menemukan sikap Yesus demikian terhadap para pendosa. Yesus berkata “hai, hari ini aku mau datang ke rumahmu”, “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah dan jangan berdosa lagi”. Wow… Yesus itu makan sehidangan dengan para pendosa… Dia tidak menghujat mereka… Dia menerima dan mengasihi mereka. Yesus merangkul para pendosa bukannya menuding mereka. Justru itulah yang mendatangkan perubahan dan pertobatan.

      Justru sebaliknya kita melihat reaksi Yesus marah kepada para ahli – ahli Farisi… yang mengerti hukum ini itu, gak boleh ini itu, namun dalam sikap dan tindakannya tidak ada kasihnya. Kita melihat Yesus berkata dengan kerasnya kepada mereka. Jaman sekarang ini banyak orang Kristen berlaku seperti orang Farisi yakni dengan pemikiran menghakimi orang lain. Bagaimana kita bisa tau ? Yah dari perkataan mereka saja kita bisa tau mana yang menjadi ahli Farisi jaman sekarang ini dan mana yang bukan. Bagaimana dengan saudara ? Apakah saudara juga ahli Farisi masa kini ? Bisa saudara cek dengan kata – kata maupun tulisan saudara.

      Banyak orang non Kristen jijik dengan orang Kristen karena orang Kristen “sok suci”. Iiiih gak boleh ini itu… tapi pas orang lain gak lihat… yah sama aja bejadnya. Emangnya saudara bisa jamin saudara kudus 100% dalam pemikiran dan suara hati saudara ? Emangnya saudar gak pernah memandang rendah orang berdosa… atau orang Kristen yang belum sempurna ? Berapa banyak pendeta yang selingkuh ? Berapa banyak pendeta yang melarikan duit jemaat ? Karenanya kita harus merubah paradigma kita. Orang Kristen itu bukalah orang yang sempurna. Justru sebaliknya… orang Kristen itu gak sempurna banget sehingga dia perlu berubah jadi serupa dengan Kristus. Anak Allah saja bukan golongan orang – orang yang sempurna. Jadi apa yang terpenting dalam diri kita sebagai anak – anak Allah… yang terpenting adalah KASIH. Karena kasih orang non Kristen bisa melihat “hey… ada yang istimewa di dalam diri kamu”.

      Saya blak – blakan yah… namun saya tidak perlu basa basi minta maaf. Mata merah, telinga panas, namun biarlah mata yang tertutup terbuka dan akhirnya ada pribadi yang memuliakan nama Yesus Kristus 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *