Menghadapi Kegagalan Bersama Dengan Tuhan

Kegagalan - PenulisHidupku.Com - 1

Kita semua pasti pernah mengalami apa yang namanya kegagalan. Rasanya sungguh tidak nyaman. Kita bisa merasa kecewa, malu bahkan kalau kita gagal besar – besaran, kita akan dijauhkan oleh banyak orang atau pun menanggung hukuman. Setiap dari kita yang pernah melalui kegagalan baik kecil maupun besar pasti tahu bahwa setiap kegagalan memiliki konsekuensi yang tidak enak. Itulah sebabnya kegagalan adalah sesuatu yang mau kita semua hindari.

ARTI KEGAGALAN MANUSIA SECARA UMUM

Kegagalan - PenulisHidupku.Com - 1Secara umum kegagalan berarti tidak mendapatkan hasil yang kita harapkan. Dan ini merupakan sebuah pandangan yang subyektif maupun relatif, karena setiap orang memiliki pengharapan (ekspektasi) yang berbeda. Kegagalan dari seseorang bukan berarti kegagalan bagi orang lain. Kegagalan saya belum tentu menjadi kegagalan saudara. Saya berikan contohnya ya:

Saya memiliki seorang mantan teman kerja yang sudah menikah namun memiliki WIL (Wanita Idaman Lain). Dan istrinya pun tidak mau kalah, sebagai balasan dia pun memiliki PIL (Pria Idaman Lain). Kehidupan rumah tangga mereka begitu aneh. Mereka berdua terang – terangan tahu akan affair masing – masing, namun tetap tinggal satu rumah. Teman saya (yang pria-nya) berkata “saya tidak perduli dengan apa yang ia (istrinya) lakukan di luar dan dengan siapa. Dan sebaliknya istri saya juga tidak perduli dengan wanita mana saya melakukan affair. Daripada saling menutup – nutupi kami memutuskan untuk memberikan kebebasan sebebas – bebasnya. Kalau suatu saat kami sudah bosan, yah tinggal cerai saja”. Saya cukup terkejut mendengar ucapan mantan teman kerja saya ini. Bagi dia, kondisi pernikahan seperti itu adalah biasa – biasa saja dan bukan merupakan kegagalan. Namun maaf… bagi saya kondisi seperti itu sih berarti pernikahan sudah diambang kehancuran dan boleh dibilang gagal. Dari sini kita bisa melihat bahwa kegagalan adalah subyektif dan relatif.

Sepasang orang tua memiliki kekayaan yang melimpah namun jarang menghabiskan waktu bersama dengan putranya. Setelah putra mereka beranjak dewasa, mereka memberikan dia sejumlah besar uang untuk memulai usaha. Karena anak ini terjerumus dalam pergaulan yang salah, uang tersebut malah dipakai untuk membuat pabrik ekstasi di Indonesia. Sudah beberapa kali berurusan dengan polisi, keluar masuk penjara, menghabiskan banyak sekali biaya, dan membuat orang tuanya repot sekali. Bagi banyak orang termasuk saya situasi keluarga seperti itu adalah kegagalan di bidang pengasuhan anak sehingga akhirnya ia mengambil jalan yang salah. Kedua orang tua anak ini suka mengeluh mengenai anak mereka, walau demikian mereka tidak merasa itu adalah suatu kegagalan. Sekali lagi kita melihat bahwa kegagalan adalah hal yang subyektif dan relatif.

Nah ada pandangan yang kedua mengenai arti kegagalan, yang sedikit lebih obyektif. Arti yang kedua adalah situasi dimana sesuatu itu kehilangan fungsinya. Contohnya:

Mobile phone (Hand Phone) memiliki fungsi untuk menelpon. Kalau sebuah HP tidak bisa dipakai untuk menelpon, maka disebut sebagai produk gagal.

Fungsi dari ginjal kita adalah untuk mencuci darah. Kalau sebuah ginjal tidak bisa mencuci darah lagi, maka disebut dengan gagal ginjal.

Seorang keeper dari tim sepak bola bertugas mencegah lawan mencetak gol ke gawang timnya. Kalau seorang keeper selalu kebabablasan goal dari setiap serangan lawan maka keeper tersebut disebut gagal dalam menjalankan tugasnya.

ARTI KEGAGALAN MANUSIA MENURUT PANDANGAN TUHAN

Menghadapi Kegagalan Bersama Dengan Tuhan - PenulisHidupku.Com - 1Sebelumnya saya ingin menjelaskan bahwa TUHAN TIDAK PERNAH GAGAL. Lain kali akan saya uraikan lebih lanjut ayat – ayatnya. Sebaliknya manusia bisa gagal. Secara garis besar pengertian kegagalan manusia menurut pandangan Tuhan:

  • Manusia disebut gagal ketika manusia TIDAK TAAT (tidak melakukan apa yang Tuhan mau ia lakukan atau melakukan apa yang Tuhan larang).

  Beberapa buktinya:

Kejadian 3. Adam dan Hawa memakan buah pengetahuan yang baik dan jahat (melakukan apa yang Tuhan larang). Ini adalah kegagalan Adam dan Hawa sebagai manusia. Seperti yang kita bahas di atas setiap kegagalan memiliki konsekuensi yang tidak enak. Bagi Adam dan Hawa mereka kehilangan keintiman dengan Tuhan, diusir dari taman Eden, dan menerima kutuk penderitaan / kerja keras.

Bilangan 20:2-13. Musa dan Harun disuruh berbicara kepada batu sehingga air keluar, namun mereka tidak melakukan apa yang Tuhan mau dengan menggunakan cara mereka sendiri yakni dengan memukul batu sebanyak dua kali. Ini adalah kegagalan Musa dan Harun sebagai manusia. Dan konsekuensi yang tidak enak bagi Musa dan Harun adalah mereka tidak diperkenankan oleh Tuhan untuk memasuki tanah Kanaan (tanah perjanjian).

  • Manusia disebut gagal ketika kehilangan fungsinya.

  Buktinya:

Matius 5:13 – “Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.”

Di ayat Matius 5:13 ini dijelaskan panggilan (fungsi) kita sebagai umat Kristiani untuk menjadi garam (memberi dampak yang positif) bagi dunia. Jika kita sebagai garam kehilangan fungsinya (tidak lagi menjadi asin) maka kita akan menerima konsekuensinya direndahkan oleh orang lain. Ayat ini berbicara juga mengenai arti kegagalan dari cara pandangNya Tuhan.

Lukas 13:6-7 – Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini: “Seorang mempunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya, dan ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi ia tidak menemukannya. Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma!

Di dalam ayat ini dijelaskan bahwa sebagai pengikut Tuhan kita semua memiliki fungsi untuk berbuah (buah Roh). Dan sama dengan ayat sebelumnya kalau kita menyimpang dari fungsi kita (tidak berbuah) maka akan ada konsekuensi (akibat) nya, yakni kita akan ditebang. Ayat ini juga berbicara mengenai kegagalan dari cara pandangNya Tuhan.

Jadi saudara, bisa kita simpulkan kalau kita mengalami kegagalan di dalam sebuah bidang, itu disebabkan karena kita kehilangan fungsi kita di dalam bidang tersebut. Misalnya kita mengalami masalah keluarga, itu terjadi karena kita kehilangan fungsi kita sebagai suami / istri / orang tua / anak.

Dalam tulisan ini saya tidak akan mengupas mengenai ketaatan, tetapi lebih berfokus kepada hal yang kedua yakni hakikat fungsi manusia di mataNya Tuhan.

APAKAH FUNGSI KITA SEBAGAI MANUSIA ?

Nah pertanyaan kita selanjutnya adalah apakah fungsi kita sebagai manusia. Ini adalah pertanyaan yang sangat luas karena dalam hidup ini sebagai manusia kita memiliki banyak peran. Misalnya saya adalah seorang anak, seorang pengikut Kristus, sekaligus seorang pria, seorang manajer, juga akan menjadi seorang suami dan seorang ayah. Di setiap peran tersebut kita memiliki fungsi masing – masing.

Darimana kita bisa tahu fungsi kita ? Sebagai pengikut Kristus kita harus selalu kembali lagi kepada FirmanNya. Ya, dari Alkitab kita bisa mengetahui fungsi kehidupan kita. Beberapanya saya berikan:

  • Fungsi kita untuk mengusahakan dan memelihara semua ciptaan Tuhan yang lain (Kejadian 2:15)
  • Fungsi kita sebagai anak – anak Allah (Matius 5:9)
  • Fungsi kita sebagai suami (Efesus 5:28-30)
  • Fungsi kita sebagai manusia baru dan bagian dari Tubuh Kristus (Kolose 3:12-17)
  • Dan lain sebagainya

Tuhan dan Manusia - PenulisHidupku.Com - 1

BAGAIMANA CARA MENGHADAPI KEGAGALAN BERSAMA DENGAN TUHAN

Nah sekarang mari kita bahas bagaimana cara kita menghadapi kegagalan bersama dengan Tuhan.

1. MENDAPATKAN PENGAJARAN. Dari awal tulisan ini sampai di titik ini, kita masih berfokus di area ini, yakni mengenai pengetahuan / pengajaran akan Firman Tuhan. Sekarang saudara sudah mengerti apa arti kegagalan di mata Tuhan, yakni ketika kita tidak taat dan kehilangan fungsi kita sebagai ciptaanNya yang serupa dan segambar denganNya. Selanjutnya saudara juga harus terus menerus mendapatkan pengajaran mengenai KETAATAN dan FUNGSI saudara di area yang saudara sendiri sadar masih gagal,  dan saudara juga akan dibukakan oleh Roh Kudus mengenai area lainnya  yang saudara belum sadar namun masih juga gagal. Roh Kudus akan terus membimbing dan mengajar saudara secara pribadi. Bagian saudara hanyalah terus menerus belajar akan kebenaran Firman Tuhan dengan pimpinan Roh Kudus.

2. MERENUNGKAN. Setelah saudara mengerti apa itu ketaatan dan fungsi saudara, maka saudara renungkan mengenai kegagalan saudara di area – area tersebut. Roh Kudus akan mulai menjelaskan kepada saudara dengan caraNya yang ajaib dan akan menginsafkan saudara. Bagian saudara hanyalah membuka diri, jujur sepenuhnya, dan bersedia dikoreksi oleh Roh Kudus.

3. MELAKUKAN DAN BERSERAH. Setelah saudara merenungkan dan tahu apa yang harus diperbuat, otomatis di dalam diri saudara memiliki motivasi untuk berubah dan mengambil tindakan. Sekali lagi ini adalah karya Roh Kudus dan dalam proses pelaksanaannya terkadang saudara mengalami banyak rintangan dan hambatan, namun Roh Kudus memampukan saudara dan saudara akan melihat bagaimana Ia menyertai saudara sampai akhirnya saudara bisa keluar dari kegagalan tersebut, bahkan merubahnya menjadi kemenangan.

4. MEMBAGIKAN. Setelah saudara berhasil mengalahkan kegagalan saudara, di dalam diri saudara akan timbul perasaan bergejolak ingin membagikannya kepada orang lain (bersaksi). Dan sekali lagi itu adalah dorongan yang saudara rasakan dari Roh Kudus. Dia akan membuat saudara begitu rindu memberitahukan kepada orang banyak akan apa yang Tuhan sudah kerjakan di dalam kegagalan saudara, dan bagaimana saudara memperoleh keberhasilan. Dengan demikian nama Tuhan dipermuliakan dan saudara akan semakin intim dengan Dia.

Karenanya saudara, saya yakin dengan seyakin – yakinnya, bahwa Tuhan mengijinkan masalah terjadi dalam hidup saudara karena jika kita lihat 4 proses di atas, itu semua akan membawa kita akan pengenalan dan hubungan yang semakin intim dengan diriNya. Dan hati kita akan selaras dengan hatiNya. Pada akhirnya tanpa kita sadari kita sedang berjalan menuju keserupaan dengan pribadi Yesus Kristus.

Jadi saudara maukah saudara menjadi serupa dengan Yesus Kristus ? Jika mau, marilah hadapi masalah hidup saudara bersama denganNya dengan mengikuti 4 langkah di atas. Terpujilah nama Tuhan kita Yesus Kristus.


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 4 Juli 2012.
Firman ini dibagikan di dalam gereja Kingdom of Christ pada tanggal 1 Juli 2012.
Tidak ada hak cipta, silahkan dikopi dan disebarluaskan.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *