Pesan Pastor Kong Hee Di Gereja City Harvest Pada Tanggal 1 Juli 2012 Sambil Menantikan Persidangan

Kong Hee - PenulisHidupku - 3

Ini adalah pesan pastor Kong Hee di gereja City Harvest pada hari Minggu, tanggal 1 Juli 2012, di dalam situasi yang begitu sulit (sehubungan kasus) dan sambil menantikan persidangan.

Terjemahan:
Tentunya sebagai kasus yang sedang berjalan, saya tidak bisa memberikan komentar mengenai detail (mengenai kasus). Tetapi mohon diketahui bahwa selalu ada 2 sisi dari setiap cerita. Dan saya menantikan hari dimana saya dapat menceritakan cerita dari sisi saya di dalam pengadilan. Jadi mohon terus berdoa bagi kami. Kami membutuhkan doa anda.

Minggu ini saya begitu tersentuh oleh ayat yang saya temukan dalam saat teduh, yang saya baca dalam Lukas 7:36-38.

Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan. Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi. Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.

Wanita ini bukanlah Maria yang kita baca di Yohanes 12, dan dia adalah seorang pelacur. Wanita ini pergi ke rumah untuk menyembah Tuhan Yesus. Ketika saya merenungi ayat ini, Tuhan menunjukkan kepada saya 3 hal mengenai wanita ini.

Yang pertama, wanita ini menyembah di dalam kerendahan hati. Wanita ini berdiri di belakang Yesus sambil menangis. Kenyataan bahwa dia membasahi kaki Yesus dengan air matanya berarti dia menangis dengan banyak. Ketika ia mengeringkan air mata tersebut dengan rambutnya, itu menunjukkan satu hal kepada saya, wanita ini pasti berlutut dan merendahkan dirinya sepenuhnya dan secara total kepada Tuhan Yesus Kristus. Ini adalah seseorang yang hancur hati, menyentuh Yesus, Tuhan di dalam rupa manusia. Tetapi ketika saya melihatnya dari sisi yang lain, di sini kita melihat Yesus, Tuhan di dalam rupa manusia, membiarkan dirinya disentuh dengan yang hancur. Minggu ini ada begitu banyak saat, ketika Sun dan saya tidak tahu apa yang harus dilakukan atau dikatakan. Tetapi kami tahu bahwa Yesus kami dapat disentuh oleh perasaan dan kelemahan kami. Betapa luar biasanya penyelamat yang kita layani.

Lalu dia menyembahNya di dalam kejujuran. Dia membawa minyak wangi, sebuah parfum, yang adalah alat tukar. Buli – buli parfum itu menyimbolkan kehidupannya, kesuksesan, kegagalannya, kemenangannya, kekecewaannya, kekuatan, kelemahannya, masa lalunya, masa sekarang, aspirasi, dan masa depannya. Ketika ia membawa buli – buli parfum ini, dia membawa pengakuan kepada Tuhan Yesus Kristus. “Tuhan, inilah siapa aku. Ini adalah segala yang saya miliki. Dan dia menyembah Tuhan Yesus secara jujur” Alkitab mengajarkan bahwa kita harus menyembah Tuhan di dalam roh dan kebenaran. Dan itu berarti tidak ada yang kita tahan – tahan. Khususnya di dalam situasi sulit seperti sekarang ini, lebih lagi mari kita persembahkan kepada Tuhan Yesus Kristus diri kita sebenarnya. Dan saya katakan kepada saudara pada akhir minggu ini bahwa saya merasa dikuatkan dan diberi semangat, karena saya tahu ini adalah diri kita sebenarnya. Minggu ini gereja City Harvest sebenarnya berada di sini untuk menyembah Tuhan di dalam roh dan kebenaran. Terima kasih Yesus.

Akhirnya wanita ini menyembah Tuhan Yesus dengan sepenuh hati. Dia tidak hanya membasahi kaki Yesus dengan beberapa tetes minyak wangi, dia menuangkan seluruh isi buli – buli ke kaki Yesus, sehingga seluruh isi rumah penuh dengan aroma dari hati yang penuh dengan kekaguman. Roma 12 menceritakan kepada kita bahwa kita mempersembahkan kepada Tuhan pengorbanan kita, seluruh hidup kita, sebagai tindakan penyembahan. Dia mentransformasi kita, Dia merubah kita menjadi manusia yang baru. Ketika saya merenungi ayat ini, saya bertanya – tanya apa yang membuat wanita ini tertarik kepada Yesus Kristus. Mengapa dia datang ? Apakah karena Yesus adalah seorang guru yang hebat ? Atau seseorang pembuat mujizat yang luar biasa ? Ketika saya melihat ayat ini, saya harus katakan dengan jujur “tidak”. Ada alasan yang lebih luar biasa mengapa dia datang. Wanita ini datang karena kasihNya. Mungkin beberapa di antara saudara berpikir pastor Kong apakah ada yang engkau ingin katakan kepada kita semua di sini pada pagi hari ini ? Gereja… saya ingin kalian semua mengetahui: atas segala sesuatu yang telah terjadi, Sun dan saya selalu merasakan kasih Tuhan melingkupi kami.

Setiap saat kasih Tuhan di sana dan kasihNya lebih dari cukup. Alkitab berkata kasih selalu melindungi. Kasih selalu mempercayai. Kasih selalu berpengharapan, selalu bertahan. Kasih tidak akan pernah gagal. Saya mau jujur mengenai hidup saya, dan saya mau jujur mengenai gereja kita. Jadi sekali lagi saya ingin berterima kasih kepada kalian semua, buat dukungan yang tidak pernah gagal, untuk kasih saudara, untuk doa saudara. Dan mohon terus – menerus berdoa bagi kami.

Dan ya, saya katakan kepada orang – orang kemarin bahwa saya mempertahankan integritas saya. Terima kasih dan Tuhan Yesus memberkati kalian semua. Tuhan memberkati kalian semua. Mari kita berikan Tuhan Yesus tepuk tangan yang besar, raja dari segala raja, mari kita berikan Tuhan tepuk tangan yang besar.


Mari kita terus mendoakan pastor Kong Hee. Di dalam situasi sulit seperti inilah, kita berdoa agar Tuhan bekerja dan mengangkat seluruh bebannya. I support you pastor Kong Hee !!!


Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

One thought on “Pesan Pastor Kong Hee Di Gereja City Harvest Pada Tanggal 1 Juli 2012 Sambil Menantikan Persidangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *