Diary 2 Juli 2012 – Chatting Bersama Brother Markus

Saudara Seiman - PenulisHidupku.Com - 1

Semalam gua chatting dengan seorang brother yang baru gua kenal melalui facebook. Anggap saja namanya Markus (bukan nama aslinya). Dia secara gak sengaja browsing ke situs ini (penulishidupku.com) dan kemudian add gua sebagai teman di dalam facebook. Semalam setelah dinner, dan sesampai gua di rumah, gua menjawab message dia di dalam facebook. Eh kebetulan dia ternyata juga lagi online, jadi kita mulai berbincang – bincang dengannya.

Anaknya sopan sekali… gua dipanggil koko hahaha. Iya gak apa – apa deh, asal dia merasa comfortable. Lucunya waktu gua chatting sama dia, tiba – tiba di dalam hati gua berbicara “ini anak mau menjadi pastor/romo”, dan gua yakin sekali itu adalah suara dari Roh Kudus. Yah gua cuma bisa nembak dia saja dengan pertanyaan apakah dia terpanggil menjadi seoran pastor / romo. Dan ternyata benar.

Dari sana kita saling berbagi dan dia menceritakan pengalaman dia yang menyebabkan dia terpanggil untuk melayani Tuhan sebagai seorang pastor / romo. Anak ini tulus dan gua yakin dia akan dipakai Tuhan luar biasa untuk melayaniNya. Cuma gua masih belum yakin apakah dia akan dipakai Tuhan sebagai seorang pastor / romo atau di bidang lainnya di marketplace. Namun yang pasti anak ini cinta Tuhan dan hatinya tulus.

Gua bagikan kepadanya bahwa kalau kita ingin melayani Tuhan, kita harus mengerti kerinduan hati Tuhan. Karena pada dasarnya pelayanan adalah suatu kehormatan besar. Tuhan tidak membutuhkan kita untuk melayani Dia, tetapi Tuhan rindu bekerjasama (melibatkan kita) untuk memuaskan kerinduan hatiNya. Apakah kerinduan hati Tuhan itu ? Itu semua dijawab melalui kedatangan Yesus ke dalam dunia. Kerinduan Tuhan adalah melihat jiwa – jiwa diselamatkan, tidak ada yang binasa, dan memperoleh kehidupan yang kekal.

Jadi terlepas dari liturgi dan hal – hal agamawi, yang terutama dalam pelayanan adalah kita harus selaras dengan isi hati Tuhan sendiri. Dengan motivasi seperti itulah kita akan melihat jiwa – jiwa yang terhilang dari kaca mata ilahi. Kita akan menjadi perpanjangan tanganNya, suara kita akan menyuarakan suaraNya, dan sentuhan kita akan terasa seperti sentuhanNya. Melalui kita, orang lain akan bertemu dengan Tuhan itu sendiri.

Bukan dengan paksaan dan kekerasan kita memperkenalkan Kristus kepada orang – orang yang terhilang, tetapi dengan perbuatan CINTA KASIH. Sama seperti yang dilakukan oleh bunda Theresa. Di sinilah letak perbedaan utama antara orang – orang agamawi dengan orang yang sungguh – sunnguh menjadi murid Kristus. Dan kalau motivasi pelayanan kita kuat dan senafas dengan denyut nadiNya Tuhan… bahkan kalau kepala kita harus dipancung sebagai martir pun, kita akan rela demi kemuliaan namaNya.

Markus mengaminkan kebenaran ini, dan berkata dirinya merinding hehehe. Gua percaya itu adalah kerja Roh Kudus yang bergejolak di dalam dirinya. Ketika ada sesuatu masukan yang sejiwa / satu roh, maka roh yang sama serasa akan melompat keluar. Terima kasih Roh Kudus atas karyaMu.

Setelah selesai chatting dengan brother Markus, gua kemudian tidur. Waktu tidur gua bermimpi kembali mengenai Markus (karena gua melihat foto2nya di facebook). Di dalam mimpi itu gua melihat dia sedang dalam keadaan terdesak / depresi. Kita sedang berada di sebuah ruangan dan dengan jelas gua melihat dia sedang curhat dengan gua. Dia tampak sedang kebingungan, namun dia berkata “ko, saya percaya Yesus Kristus dan saya ingin terus – menerus melayani Dia”. Sampai saat ini gua menulis tulisan, gua masih belum mengerti apa arti mimpi tersebut.

Namun yang pasti sepertinya gua harus menghabiskan waktu lebih banyak lagi bersama dengan brother yang satu ini. Sepertinya Tuhan memanggil dan mempersiapkan dia untuk sebuah pelayanan. Gua percaya dia akan memuliakan nama Bapa di surga. Terima kasih Tuhan atas orang – orang yang Engkau kirimkan kepada hambamu ini, terima kasih untuk kesempatan yang diberikan untuk terus – menerus belajar dan mengajar. Terpujilah nama Tuhan Yesus.


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 3 Juli 2012.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

2 thoughts on “Diary 2 Juli 2012 – Chatting Bersama Brother Markus

  1. Thx ko… dah kasih inspirasi … neh tinggal 2 minggu lagi, dd mempersiapkan diri… Gbu. Jangan pernah berhenti menulis dan memberi inspirasi bagi banyak orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *