Diary 14 Juli 2012 – Nostalgia Atau Trauma ?

Sedih - PenulisHidupku.Com - 1Kemarin sore gua jalan – jalan ke City Square dan gua melewati sebuah kafe. Itu adalah tempat dimana gua dan “my dede” (mantan pacar kedua) sering nongkrong karena dia suka sekali dengan dessert (hidangan penutup). Di kafe itu gua ingat kita menghabiskan banyak canda dan tawa, tapi di kafe itu juga kita pernah ribut dan melalui masa – masa sedih bersama. Ketika melihat kafe itu, terus terang lebih banyak rasa sedihnya daripada sukanya. Gua berkata kepada Tuhan dalam hati “I don’t want to remember this again” dan sambil berjalan gua diingatkan untuk “bersyukur”.

Tiba – tiba gua jadi teringat bahwa ketika gua putus dengan mantan pacar gua yang kedua, segala sesuatu terasa begitu aneh. Dari yang pacaran eh tiba – tiba menjadi single lagi… begitu beberbeda dan ada rasa kehilangan yang besar. Itu sebabnya gua sempat memasuki masa – masa depresi. Namun itu sudah 1.5 tahun yang lalu… dan sekarang gua baru sadar bahwa gua sudah melalui sebuah masa pemulihan bersama dengan Dia. Jujur kemarin itu gua baru sadar… bahwa deep down in my heart… gua ada trauma dalam membina hubungan dengan calon pasangan hidup. Gua takut gagal… gua takut disakiti dan juga menyakiti.

Dan itu semua membuat gua bersyukur kepadaNya. Gua jadi mengerti mengapa sekarang ini gua masih belum married. Seringkali gua bergumam sama Tuhan… “kenapa sih gua gak married – married seperti temen – temen gua yang lain ?” Malam kemarin gua menyadari… gua belum siap dan Tuhan punya waktuNya.


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 14 Juli 2012.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *