Kesaksian Gua: Tuhan Atur Semua Ketika Kita Mengutamakan Dia

Salib - PenulisHidupku.Com - 1Semalam gua berbincang – bincang dengan ko Hendra di Kimsia Court mengenai hal kekuatiran. Gua sharing ke dia bahwa gua ada beban pikiran dimana beberapa laporan penting harus gua submit kepada customer dan gua takut mengecewakan mereka karena mereka begitu baik sama gua. Ko Hendra mengingatkan bahwa gua gak perlu khawatir, karena Roh Kudus akan memampukan kita di saat kita membutuhkan bantuan, dan asalkan hati kita selaras dengan Dia pasti semuanya Dia yang tanggung. Semalam setelah sampai di rumah, gua sama sekali tidak melanjutkan buat laporan, waktu yang ada gua pakai untuk bersaat teduh selama 2 jam (dari jam 12 malam sampai jam 2 pagi). Dan seperti biasa gua saat teduh selalu di luar rumah… jalan2 sambil mendengarkan iPhone.

Gua memutuskan bahwa bertemu secara pribadi dengan Tuhan lebih penting dari apa pun, termasuk di dalamnya adalah laporan yang harus gua submit ke customer hari ini. Dan gua menikmati sekali saat teduh kemarin malam di mana Tuhan berbicara secara khusus kepada gua mengenai kebenaran (righteousness) dan hikmat (wisdom). Pagi ini gua memulai hari dengan suka cita. Sampai di kantor, gua siap – siap membuat laporan yang customer minta. Itu adalah sebuah laporan yang panjang dan rumit, dan deadlinenya jam 12 siang dan 4 sore. Gua memutuskan untuk gak pusingin soal betapa sulitnya laporan tersebut, karena kalau bener – bener mau pake logika, satu laporan saja bisa memakan waktu seharian. Entah kenapa ada damai sejahtera di dalam hati gua. Tiba – tiba gua mendapat telepon bahwa dua – duanya customer tersebut membatalkan meeting pada hari ini. Meeting diganti ke hari Senin dan hari Selasa. Puji Tuhan… jadi gua masih ada waktu untuk mempersiapkan laporan dengan baik.

Laporan - PenulisHidupku.Com - 1Namun gua sempat tergoda untuk menunda – nunda pekerjaan atau membereskan laporan ini dengan kualitas minim supaya sekedar beres saja. Tetapi entah kenapa Roh Kudus terus menerus mengingatkan untuk setia kepada perkara – perkara yang kecil, dan harus menyelesaikan semua dengan spirit of excellence. Akhirnya gua memutuskan untuk menyelesaikan setiap dari pekerjaan tersebut dengan kualitas terbaik yang bisa gua berikan. Puji Tuhan sekitar jam 3 sore, kedua laporan yang rumit dan bikin gua pusing tersebut akhirnya beres juga. Gua berikan usaha dan kemampuan gua yang terbaik, dan di dalam hati gua merasa puas sekali.

Hari ini gua belajar bahwa ketika kita mengutamakan Tuhan dalam segala hal, tidak ada lagi satu hal pun yang perlu kita kuatirkan. Tuhan kita bukan Tuhan yang mati, yang tidak bisa mendengar maupun melihat… Tuhan kita hidup dan memiliki hati yang besar. Ketika kita mencari hatiNya… maka kebutuhan kita dalam bentuk apa pun juga akan Ia cukupi, dan bahkan sampai berlebihan. Yang kedua gua belajar bahwa sebagai anak Tuhan kita harus terus – menerus meningkatkan standar kualitas. Sehingga dengan demikian melalui kita dunia bisa melihat bahwa Allah yang kita sembah juga adalah Allah yang sangat berkualitas. Demikianlah kesaksian gua. Tuhan Yesus memberkati 🙂


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 20 Juli 2012.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *