Diary 27 Juli 2012 – Bercakap – Cakap Dengan MayJen Darpito

MayJen Darpito - FGBMFI World Convention 2012 - PenulisHidupku.Com - 2

MayJen Darpito Memberikan Alkitab “loreng” kepada Bpk Richard Shakarian

Pagi ini gua melihat Mayjen (purn) Darpito yang pernah melayani di gereja NDFI. Gua pun menghampiri beliau dan menyambutnya “selamat pagi pak Jendral”. Kita pun berbincang – bincang sebentar sambil menunggu acara konvensi berikutnya dimulai. Pada sore harinya gua bertemu kembali dengan beliau dan berkata bahwa gua masih ingat dengan kotbah dan lukisan milik kakeknya pak Darpito mengenai surga dan neraka beberapa bulan yang lalu di Singapura. Pak Darpito terlihat begitu senang bahwa masih ada orang yang ingat dengan kotbahnya hehehe. Gua juga bilang bahwa foto pelayanan beliau dimasukan ke dalam tabloid SOS dan dia sangat bersyukur bahwa itu bisa menjadi berkat bagi banyak orang.

Lukisan pak Darpito - PenulisHidupku.Com - 1

Lukisan milik pak Darpito

MayJen Darpito - FGBMFI World Convention 2012 - PenulisHidupku.Com - 1

MayJen Darpito Bersama Dengan FGBMFI Afrika

Kemudian pak Darpito memberikan gua kesaksian. Suatu hari ketika dia pelayanan KKR kesembuhan bersama dengan pak Niko Njotorahardjo, dia melihat mantan komandan (atasan)nya berada di tenda orang sakit. Saat itu komandannya juga sudah pensiun dengan pangkat Kapten. Pak Darpito yang juga pensiun dengan pangkat MayJen menghampiri sang Kapten dan menyapanya “komandan”. Sang komandan itu begitu kaget dan merasa sungkan karena seorang Jendral memanggilnya komandan. Pak Darpito dengan tenang berkata “sekali menjadi komandan saya, selamanya akan tetap menjadi komandan”.

Pak Darpito kemudian berbincang – bincang sebentar, dan tak lama kemudian beliau dipanggil untuk menaiki panggung. Sang komandan terkejut karena malam itu pak Darpito membagikan kotbah di KKR tersebut. Di hadapan banyak orang, pak Darpito mengatakan bahwa dia baru saja bertemu dengan seorang kawan lama, yang juga adalah seorang komandan yang ia hormati. Malam itu saat pak Darpito membagikan Firman dan menantang orang – orang untuk menerima kesembuhan, dia melihat tiba – tiba sang komandan berjalan secara perlahan dengan tegap seperti seorang tentara berpindah dari tenda orang sakit ke tenda orang yang sehat. Sang komandan itu beriman bahwa ia telah disembuhkan.

Pak Darpito berkata bahwa Tuhan bisa memakai kata – kata kita untuk memberikan dorongan semangat dan membangkitkan iman seseorang. Gua belajar banyak dari beliau hari ini. Terima kasih pak Jendral, dan terlebih lagi terima kasih kepada Engkau ya Yesus, Jendral di atas segala Jendral.


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 7 Agustus 2012.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *