Kesaksian Cosgrec Dikembony: Dari Bukan Siapa – Siapa Menjadi Seorang Pengusaha Sukses

Cosgrec Dikembony - FGBMFI World Convention 2012 - PenulisHidupku.Com - 2

Hari ini saat konvensi di FBMFI hari terakhir, gua bersyukur bisa duduk bersebelahan dengan seorang anak muda bernama Cosgrec Dikembony dari Nigeria yang berusia 28 tahun. Seakan – akan dia diutus oleh Tuhan untuk memberikan sebuah pesan pribadi kepada gua untuk semakin YAKIN kepada kuasa dan janji – janji Tuhan. Demikian adalah kesaksiannya:

Empat tahun yang lalu saya bukan siapa – siapa, dan tidak punya apa – apa. Saya hidup dalam kekurangan namun saya tetap percaya bahwa Tuhan sanggup mengubah keadaan saya. Di tengah masa – masa sulit tersebut saya tetap dengan setia mengikuti perkumpulan Full Gospel Business Men Fellowship International (FGBMFI). Suatu hari ada seseorang menawarkan kepada saya untuk menjadi seorang pengemudi taksi. Setelah dihitung – hitung adalah lebih baik jika saya membeli taksi tersebut dibandingkan dengan menyewa. Namun saya tidak punya uang dan saya hanya bisa berdoa kepada Tuhan. Dan mujizat terjadi. Tiba – tiba ada teman saya yang bersedia meminjamkan saya uang, dan perlahan – lahan saya membayar pinjaman tersebut kepada teman saya.

Taksi Nigeria - PenulisHidupku.Com - 1

Saya memiliki seorang pacar dan saya beriman bahwa saya akan menikahi dia. Namun saya begitu bimbang karena keadaan ekonomi saya masih begitu sulit. Suatu saat saya menghadiri sebuah konvensi, dan Tuhan memakai seseorang untuk menyampaikan pesan dari Tuhan bahwa saya harus berani melangkah dengan iman. Sepulang dari sana saya bertemu dengan pacar saya dan mengatakan kepadanya bahwa saya begitu mencintai dia dan ingin menikahinya. Saya pun memberitahukan kepada dia bahwa ganjalan yang ada di hati saya adalah saya tidak memiliki uang sama sekali untuk biaya pernikahan. Puji Tuhan, pacar saya bersedia untuk dinikahi dengan acara yang begitu sederhana. Dan selama 9 bulan dia tinggal bersama dengan anggota keluarga kami lainnya di kota lain, sementara saya terus bekerja mengemudikan taksi. Saya beriman bahwa Tuhan pasti akan mengangkat dan memberkati saya. Saya terus berkata kepada istri saya bahwa perjuangan kita ini hanyalah sementara dan Tuhan pasti akan segera bertindak.

FGBMFI Nigeria - PenulisHidupku.Com - 1Sambil bekerja mengemudikan taksi saya pun terus aktif mengikuti pertemuan – pertemuan FGBMFI tanpa absen. Setiap hari Jumat sore dari pukul 6 – 8 malam saya berada di sana. Saya pun mengorbankan waktu dan uang untuk hadir di pertemuan itu. Saya katakan kepada para langganan saya bahwa saya tidak bisa menjemput mereka pada pukul 6 sore hari Jumat karena saya harus menghadiri pertemuan Full Gospel. Puji Tuhan mereka semua bersedia dijemput setelah jam 8 malam. Tuhan bekerja luar biasa. Saya juga aktif mengirimkan sms dan menelpon teman – teman untuk mengikuti pertemuan FGBMFI. Bagi saya saat itu biaya pulsa HP cukuplah mahal. Namun saya sangat beriman bahwa setiap sen yang saya pakai untuk pekerjaan Tuhan tidak akan pernah sia – sia. Apa yang saya tabur, saya imani pasti akan kembali berlipat – lipat kali ganda.

Suatu hari ada seseorang penumpang di taksi yang berbincang – bincang dengan saya sepanjang perjalanan. Dia kemudian berkata bahwa saya terlalu pandai dan memiliki bakat yang besar. Sayang sekali jika saya menjadi seorang supir taksi saja. Dia kemudian menawarkan saya sebuah pekerjaan untuk menjual obat tetes mata di Nigeria. Saya terima pekerjaan itu dengan suka cita, dan saya beriman bahwa ini adalah jawaban Tuhan atas doa – doa saya. Saya kemudian bekerja dengan sangat keras. Saya memasuki hampir semua toko – toko obat di kota saya dan dalam waktu singkat saya bisa menghabiskan semua barang yang dipercayakan kepada saya. Hasil komisi penjualan itu begitu lumayan sehingga saya kemudian bisa menyewa rumah yang lebih layak dan membawa istri saya kembali tinggal bersama dengan saya. Kami merasa bahagia sekali.

Setelah itu saya kembali lagi menyupir taksi. Namun ada 2 hal yang terjadi. Yang pertama para pemilik toko obat mencari – cari saya karena stok barang mereka sudah habis. Mereka mengira saya adalah distributor utama obat – obatan tersebut. Dan yang kedua orang yang menjual obat mata kepada dia berkata bahwa dia sudah tidak ada tenaga untuk mengerjakan ini sendirian. Supplier ini kemudian mengajarkan dan membuka jalan bagi saya untuk pergi ke Asia untuk membeli langsung obat – obatan dari pabrik. Dengan dibiayai tiket dan uang sebagai modal beli barang, saya kemudian pergi ke negara – negara di Asia. Puji Tuhan urusan pembelian berjalan dengan lancar. Beberapa minggu kemudian barang kiriman saya sampai di Nigeria dan kami begitu sibuk mendistribusikan obat – obatan ke kota – kota di sana. Saat itu kami menghasilkan begitu banyak uang. Saya tahu bahwa keadaan tidak akan pernah sama lagi. Tuhan sedang membawa kami naik ke tempat yang lebih tinggi. Negara Nigeria berpenduduk 160 juta jiwa dan ini adalah potensi yang sangat besar sebagai pangsa pasar.

Setelah itu saya terus menggeluti bidang ini, dan kami mengumpulkan banyak uang. Salah satu perusahaan yang bekerja sama dengan kami adalah Sido Muncul dari Indonesia, dimana saya mengimpor jamu Kuku Bima dari mereka.

Kuku Bima - PenulisHidupku.Com - 1

Setelah itu saya memutuskan untuk menjual taksi saya dan menyumbangkan uang hasil penjualan tersebut kepada FGBMFI. Saya juga aktif menyumbang uang untuk orang – orang yang sakit di tempat saya. Dan Tuhan begitu baik, sampai hari ini tidak ada satu anggota keluarga saya yang perlu dirawat di Rumah Sakit. Saya menjadi seorang yang terkenal di kampung kelahiran saya dan orang – orang bertanya apa rahasia saya. Saya kemudian menyampaikan bahwa ini semua karena Yesus dan juga wadah FGBMFI. Tiba – tiba orang berbondong – bondong mengikuti pertemuan FGBMFI. Dan puji Tuhan saya dipercayakan mengepalai sebuah chapter yang saat ini baru berjumlah 70 orang.

Sebagai anak Tuhan yang berani hidup benar dan kudus… mengapa kita harus takut percaya dan meminta kepada Dia apa yang menjadi kerinduan hati kita ? Ingat kita membutuhkan IMAN dan itu adalah senjata yang sangat luar biasa. Apakah kita bersedia melepas keraguan, kekhawatiran kita kepadaNya dan merubahnya menjadi kepercayaan yang sepenuhnya ? Semuanya adalah pilihan kita. Yang pasti Tuhan jauh lebih mampu dari apa yang bisa kita bayangkan. Karenanya berpikirlah hebat mengenai Tuhan. Berpikirlah dahsyat mengenai Dia. Semakin kita percaya Dia mampu, maka semakin pula kita akan menyaksikan perkara – perkara dahsyat Dia genapi.

Kemana – mana saya pergi entah itu di pesawat, hotel, bahkan kendaraan umum, saya selalu memberikan kesaksian mengenai kebaikan Tuhan kepada orang lain. Supaya mereka mengenal siapa Yesus dan percaya kepadaNya. Dialah jalan satu – satunya kebenaran dan hidup. Dia lah yang telah memberikan segala – galanya kepada saya. Saya rindu orang banyak mengenal Dia dan merasakan kasihNya. Saya percaya saya bersama dengan engkau sepanjang hari ini bukanlah suatu kebetulan. Saya berdoa dan percaya Tuhan akan melakukan hal yang sama kepada engkau (gua) seperti apa yang Ia telah lakukan kepada saya. [Cosgrec kemudian memeluk gua]

Gua cuma bisa terharu dengan mata yang berkaca – kaca. Gua kagum bukan hanya karena kekayaan yang dia miliki (rumah yang besar, mobil sports, istri yang baik), tetapi juga karena ada kasih Yesus yang mengalir begitu deras dari dalam dirinya. Gua bersyukur bahwa inilah salah satu jawaban Tuhan bagi gua dalam konvensi ini. Tuhan Yesus memang baik dan amat sangat baik. Terima kasih Tuhan !


Terima kasih kepada Cosgrec Dikembony atas kesaksiannya.
Kesaksian ini didapatkan saat konvensi dunia FGBMFI pada tanggal 27 Juli 2012 di Westin Hotel, Nusa Dua, Bali.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *