Diary 28 Juli 2012 – Night Life Di Legian, Kuta Bali

Eikon Club - Legian Kuta Bali - PenulisHidupku

Setelah makan malam dengan om Wally dan mampir sebentar ke money changer (yang resmi). Gua kemudian kembali ke hotel untuk mandi dan kemudian keluar lagi jalan – jalan di sepanjang jalan Legian yang begitu ramai dipenuhi oleh para turis dan ada beberapa club yang terlihat menarik untuk dikunjungi. Di sepanjang jalan berkali – kali gua dihampiri beberapa lelaki yang menawarkan jasa pijat (yang gua yakin pasti pijat yang aneh – aneh) dan juga ada yang terang – terangan menawarkan wanita. Puji Tuhan gua gak butuh begituan. Namun ada sedikit rasa kepingin untuk masuk ke dalam salah satu klub buat nge-dugem hehehe. Tapi entah kenapa ada satu suara di dalam hati yang berkata “gua gak seperti itu lagi”, dan itu menghentikan niat gua untuk masuk ke sana.

Suasana di Legian begitu hidup dan tak lama gua merasa capek jalan – jalan juga hehehe. Kemudian gua kembali ke hotel dan di hotel ternyata ada SPA. Setelah gua lihat – lihat ternyata SPA-nya bersih dan rasanya bukan yang macam – macam. Gua kemudian naik ke sana dan mengambil pijat badan seharga Rp 140,000. Tempatnya bersih, dan gua merasa nyaman. Gua bilang ke mbak yang pijat bahwa gua cuma mau dipijat di punggung saja dan pinggang ke bawah jangan disentuh. Sambil memijat gua tiba – tiba mbak tersebut mulai bercerita. Dia berasal dari Banyuwangi, memiliki satu orang anak, dan sudah cerai dengan suaminya. Dia adalah seorang muslim yang baik dan dia bertanya kepada gua apa agama yang gua anut. Dan gua katakan bahwa gua beragama Kristen.

Night Life - Legian Kuta Bali - PenulisHidupku.Com - 1

Gua berkata kepada dia bahwa sulit untuk menjadi seorang muslim yang taat di Bali apalagi di luar sana di Legian adalah pusat hiburan malam. Dia mengiyakan apa yang gua katakan. Dia bilang banyak wanita yang bekerja di SPA setelah malam tiba mereka berganti profesi menjual tubuh. Ketika dipijat tiba – tiba Roh Kudus berbicara kepada gua untuk memberikan dia tips sebesar 100 ribu rupiah dan menyampaikan pesan “Tuhan mengasihimu”. Setelah selesai pijat badan gua terasa segar sekali. Punggung yang tadinya capek dan tegang sekarang terasa enak. Gua kemudian menuruti apa yang Roh Kudus katakan dengan memberikan tips dan menyampaikan apa yang Roh Kudus bilang.

Mbak yang memijat gua itu sangat terharu sampai mau meneteskan air mata. Dalam hati gua… yang kasih tips seperti begini kan bukan hanya gua yah, kok dia bisa tersentuh seperti itu ? Gua yakin itu adalah pekerjaan Roh Kudus dan Tuhan berbicara secara pribadi kepadanya melalui tindakan gua, walaupun gua gak sepenuhnya mengerti hehehe. Kemudian gua jalan – jalan lagi di luar sambil minum minuman kotak dan mengambil beberapa foto. Suasana di sana benar – benar asik, dan kalau ada teman baru deh terasa sip hang out di sana. Setelah puas lihat – lihat, gua kemudian kembali ke hotel dan pesan taksi untuk besok pagi.

Night Life - Legian Kuta Bali - PenulisHidupku.Com - 2

Penerbangan gua besok pagi adalah pukul 6.30 dan gua harus bangun pagi – pagi. Gua bersyukur di malam terakhir gua di Bali, gua tetap merasakan kebaikan Tuhan, merasakan berkatNya dan juga menjadi saluran berkatNya. Gua sungguh excited untuk kembali lagi ke Singapura untuk melanjutkan aktifitas pekerjaan dan pelayanan. Terpujilah nama Tuhan !


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 9 Agustus 2012.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *