Pelayanan Tuhan Yesus Di Dunia Ini Bukanlah Untuk Mendirikan Agama

Penyaliban Tuhan Yesus - PenulisHidupku.Com - 1Shallom saudara – saudara terkasih. Beberapa hari yang lalu saya sempat browsing beberapa video klip di YouTube.Com mengenai debat agama antara umat Muslim dan Kristiani. Sebenarnya saya tidak begitu setuju perdebatan semacam itu karena seringkali hasilnya lebih banyak negatif daripada positifnya. Sulit sekali mendapatkan titik temu karena sepertinya kedua kubu menggunakan bahasa dan pengertian yang berbeda. Alasan yang kedua, sulit mengadakan pembahasan dalam situasi yang benar – benar netral karena biasanya moderator juga menganut salah satu dari kedua agama tersebut. Dan yang ketiga, agama lebih banyak pengaruh emosi (sentimental)nya sehingga pembahasan secara logika seringkali mendapatkan jalan buntu sebab masing – masing akan menggunakan segala macam cara untuk mempertahankan imannya. Sepertinya dari debat – debat agama seperti ini, ujung – ujungnya lebih cenderung menimbulkan rasa tersinggung dan amarah.

Karena itu dalam kesempatan ini saya tidak akan mengkomentari mengenai kepercayaan saudara – saudari kita yang Muslim karena saya bukanlah seseorang yang mendalami iman kepercayaan mereka. Saya akan tetap menghormati dan mengasihi saudara – saudari kita kaum Muslim, karena saya mengasihi Tuhan dan Tuhan begitu mengasihi ciptaanNya tak pandang siapa mereka. Dan karena kasih kepada Tuhan yang saya kenal secara pribadi itulah saya dimampukan untuk taat kepada instruksi – instruksiNya seperti: “Berbahagialah mereka yang membawa damai, karena mereka akan disebut sebagai anak – anak Allah”, dan “Kasihilah Tuhan AllahMu dan sesamamu manusia”.

Pada hari ini saya hanya ingin mengupas sedikit mengenai Kekristenan, yakni agama / kepercayaan yang saya anut. Dan ini pun saya ingin tegaskan bahwa saya juga bukan seorang pendeta maupun ahli Alkitab. Bahkan setelah melihat video klip dari YouTube, saya baru sadar bahwa teman – teman yang Muslim di Indonesia banyak yang lebih jago daripada saya mengenai pendalaman Alkitab hehehe. Untuk lebih mengerti siapa saya, saudara juga bisa baca di profil saya di bagian atas “mengenai penulis”. Pada dasarnya saya hanyalah seorang pendosa yang bersyukur diijinkan untuk bisa melayani di dalam marketplace dan semua itu saya lakukan bukan untuk mendapatkan laba di dunia ini. Demikian adalah tulisan saya pada hari ini:

Seperti yang John Lennon katakan “bayangkan dunia ketika tidak ada agama…”, oh mungkin dunia akan damai. Kalau saya mau menjadi seorang pengamat yang netral dan berdasarkan bukti – bukti maupun data – data historical yang ada, saya harus setuju dengan apa yang John Lennon katakan. Karena dari sejarah kita belajar bahwa begitu banyak penderitaan yang manusia alami karena perbedaan agama / kepercayaan. Hanya Tuhan saja yang tahu berapa juta nyawa yang melayang akibat konflik – konflik seperti ini yang tidak ada habis – habisnya. Setiap orang berani membela agama mereka sampai kepada kematian… karena agama memiliki kedekatan yang sangat intim dengan hak asasi manusia dan alasan mengapa kita ada (exist).

Mao Zedong - PenulisHidupku.Com - 1Konflik – konflik itulah yang menyebabkan banyak orang berkesimpulan bahwa AGAMA SUDAH GAGAL. Pemimpin revolusi China, Mao Zedong pernah mengatakan kepada Dalai Lama dari Tibet bahwa “agama adalah racun”. Penganut agama berani melakukan tindakan ekstrim bagi agamanya, agama akan membawa perbedaan, dan agama akan memecah belah negara China. Itulah logika dari Mao yang saya tangkap setelah menonton sebuah acara dokumenter dari BBC. Saya tidak akan mengomentari banyak apakah agama benar – benar sudah gagal, karena tentunya ada begitu banyak sudut pandang dan mungkin topik ini bisa menjadi sebuah karya tulis tersendiri yang tebal :).

Saya hanya ingin berfokus kepada topik ini: “Apakah di dalam pelayanan Tuhan Yesus di dunia ini, Dia mendirikan agama ?” Dan sumber referensi kita tidak ada lagi yang lain selain berasal dari Firman Tuhan (Alkitab). Yuk mari kita simak apa sih yang Tuhan Yesus lakukan di dalam pelayananNya di bumi ini 2,000 tahun yang lalu ?

Matius 4:23 – “Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu.”

Matius 9:35 – “Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.”

Saudara kita lihat di sini dengan jelas bahwa, pelayanan Yesus 2,000 tahun yang lalu berfokus kepada 3 hal berikut:

  • Mengajar di rumah ibadat
  • Memberitakan injil Kerajaan Allah
  • Melenyapkan penyakit dan kelemahan

Saudara, kita tidak melihat bahwa Tuhan Yesus menciptakan atau mendirikan agama baru. Di jaman Yesus sudah agama Yahudi, dan kalau berbicara soal agama, Yesus saat itu agamanya Yahudi. Kalau saat itu Yesus memiliki KTP maka KTP-nya akan tertulis nama: Yesus anak Yusuf, dan agama: Yahudi (Judaism). Dan saudara perhatikan deh… hanya di jaman para rasul, setelah Yesus naik ke surga baru adalah istilah “Kristen / Kristiani”. Dengan demikian saya simpulkan bahwa TUHAN YESUS DALAM PELAYANANNYA TIDAK MENDIRIKAN AGAMA KRISTEN.

Yesus Mengajar Di Rumah Ibadat - PenulisHidupku.Com - 1

Tuhan Yesus mengajar di rumah ibadat dan menegur banyak tindakan agamawi para ahli farisi. 2,000 tahun yang lalu orang sudah terpaku kepada agama, dan Yesus banyak mengoreksi pandangan mereka yang sempit. Misalnya “hal berpuasa, hal memberi, hal berzinah, menghormati hari Sabat”, dsb. Secara agamawi, seseorang berlaku benar MELALUI TINDAKAN. Tetapi Yesus mengajarkan bahwa TUHAN MELIHAT JAUH KEPADA KE DALAMAN HATI KITA. Apa yang tidak terucapkan oleh kata – kata, apa yang tersembunyi di dalam hati kita, itu semua Tuhan perhitungkan. Itulah bukti nyata bahwa Tuhan Yesus tidak berfokus kepada agama dan segala tindakan agamawi.

Tuhan Yesus menghabiskan banyak waktu Dia untuk memberitakan Kerajaan Allah. Ini adalah kebenaran yang sesungguhnya dan Kerajaan Allah itu bukan agama. Agama adalah ciptaan manusia dan usaha manusia mencari Tuhan, sementara kerajaan Allah adalah undangan dari Allah kepada kita untuk masuk ke dalamnya. Nanti dalam tulisan – tulisan saya yang berikutnya akan saya kupas lebih dalam apa itu Kerajaan Allah hasil dari riset saya selama seminggu, dan saudara akan terkagum – kagum kepada Tuhan kita yang begitu luar biasa. Dan yang terakhir Tuhan Yesus lebih banyak melakukan KASIH MELALUI TINDAKAN. Dia memiliki kasih yang begitu besar sehingga Dia tidak tahan melihat penderitaan orang lain. Dia membebaskan banyak orang 2,000 tahun yang lalu dari penderitaan fisik (sakit penyakit, buta, lumpuh, kematian, dsb).

Tuhan Yesus Mengajar Kerajaan Allah - PenulisHidupku.Com - 1

Kalau kita pelajari konteks dan sejarah jaman Yesus, hasil / dampak besar dari pelayanan Yesus baru kelihatan setelah Yesus terangkat ke surga. Selama 3.5 tahun fokus dari pelayanan Yesus adalah “memuridkan sambil berjalan semakin hari semakin dekat menuju kepada penyaliban”. Karena itu kita juga harus menyimak apa yang Tuhan ajarkan kepada para muridNya:

Matius 10:7-8 – “Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.”

Sekali lagi kita melihat adanya konsistensi dengan apa yang Tuhan Yesus lakukan di dalam penjelasan sebelumnya. Kepada para murid Tuhan Yesus juga TIDAK MENGAJARKAN MEREKA UNTUK MENDIRIKAN AGAMA. Saya sendiri juga tidak begitu jelas sejak kapan Kristiani menjadi sebuah agama… yang pasti di jaman raja Konstantin, Kristiani sudah menjadi agama. Mungkin saya harus riset lebih dalam lagi, dan dalam tulisan saya yang berikutnya akan saya jelaskan apa itu arti Kristen (Kristiani) yang sesungguhnya. Yang bisa saya katakan sekarang… Kristen (Kristiani) BUKANLAH agama. Kalau penasaran tunggu aja tulisan berikutnya hehehe.

Pelayanan Tuhan Yesus - PenulisHidupku.Com - 1

Ingatlah saudaraku bahwa Yesus disalibkan atas rancangan AHLI – AHLI AGAMA di jamannya. Dan saya bersyukur atas keadaan ini karena dengan demikian Yesus mati dalam keadaan terbuang oleh agama, karena agama tidak bisa menerima Dia (pribadi Tuhan). APA YANG YESUS AJARKAN / LAKUKAN / IMPARTASIKAN ITU LEBIH BESAR DARI AGAMA. Dengan demikian juga berarti Yesus mati bukan hanya untuk agama Yahudi dan orang Yahudi saja, melainkan bagi semua orang tanpa kecuali. Apakah kita bersedia mengimani pengorbananNya yang memerdekakan ?

Orang mana pun tidak memiliki alasan yang kongkrit untuk membenci Yesus. Walaupun banyak dari mereka tidak mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan. Cukup dengan perbuatan – perbuatan yang Ia lakukan orang mana pun harus mengakui di dalam hati kecil mereka bahwa Yesus adalah orang benar dan luar biasa. Paling tidak mungkin seperti mother Theresa, Gandhi, atau tokoh – tokoh humanisme lainnya lah kira – kira. Tetapi mengapa banyak orang sekarang membenci dan menghujat Yesus ? Itu karena mereka MEMBENCI AGAMA KRISTIANI.

Nah saudara sudah juga sudah lihat sendiri dari penjelasan di atas bahwa kalau kita masih mau terus – menerus fokus kepada agama… sampai kapan pun akan terjadi dead lock (kunci mati). Pengenalan akan Tuhan tidak sama dengan pengenalan akan agama. Tuhan sanggup menyelamatkan, sementara agama tidak bisa menyelamatkan. Tuhan menunjukkan diriNya melalui hubungan pribadi, sementara agama mencoba menjelaskan siapa Tuhan. Paulus mengatakan “hidup adalah Kristus dan mati adalah suatu keuntungan”… kita lihat bahwa rasul ini TIDAK BERKATA “hidup adalah agama Kristiani…” Sungguh menarik bukan ?

Kalau kita mengimani bahwa Yesus adalah Tuhan, kita harus kembali kepada APA YANG YESUS LAKUKAN dan IKUT MELAKUKANNYA. Cukup itu saja ! Sangat sederhana. Karena apa yang Yesus lakukan adalah apa yang Tuhan lakukan. Dan hari ini kita belajar bahwa Yesus tidak berfokus kepada agama maupun tindakan agamawi. Sebab itu kita juga harus bersikap yang sama seperti Yesus. Berbeda dengan sebuah ajaran atau pun tindakan yang mati, kita berhubungan dengan suatu pribadi yang hidup, yakni Roh Kudus, yang suka bergaul dengan orang – orang yang mengasihi Yesus dan taat kepada ajaranNya. Roh Kudus ini memiliki kuasa untuk membawa saudara dalam pengenalan akan Tuhan dan bagaimana berhubungan intim secara pribadi denganNya. Semoga menjadi bahan perenungan dan pengajaran saudara pada hari ini. Tuhan Yesus memberkati 🙂


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 13 Agustus 2012.
Terima kasih kepada John Lennon, yg upload klip, dan YouTube atas klip musiknya.
Tidak ada hak cipta. Silahkan dikopi dan disebarluaskan :).
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

3 thoughts on “Pelayanan Tuhan Yesus Di Dunia Ini Bukanlah Untuk Mendirikan Agama

  1. Orang2 membenci agama Kristen sebab dunia adalah jahat adanya dan dunia dikendalikan oleh iblis. Iblis tidak senang jiwa diselamatkan dan berusaha menghambat rencana Tuhan. Kita sebagai pengikut Kristus harus masuk rencana Tuhan untuk menyelamatkan dunia.

  2. Semoga dari tulisan ini menjadi introspeksi bagi para umat Kristiani agar kita semua beriman kepada Yesus dan bukan kepada agama; supaya kita tidak berfokus kepada tindakan agamawi, melainkan berfokus kepada pengenalan Tuhan secara pribadi.

    Semoga melalui kita, banyak orang di dunia bisa bertemu dengan Yesus sendiri, dan mengalami hubungan yang indah denganNya.

  3. saya juga sedang meneliti tetang agama sesat yang ada didunia salah satunya agama Yehovah Witness kalau mau tau lebih lanjut buka http://www.saksi-saksi yehuwa.blogspot.com

    saya berterima kasih karena sudah memberi tau saya tetang hal ini

    maaf jika saya baru kirim sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *