Diary 21 Agustus 2012 – Berangkat Ke Pulau Ayer

Siauw Jenny Margaretha - Dudy Wijaya Ramli - Michie Kojima - Sanny Ayunda - Yoshika Kojima - PenulisHidupku.Com - 1

Hari ini (21 Agustus 2012) gua bersama dengan keluarga pergi ke pulau Ayer. Selain bonyok ada juga cici + 2 keponakan, Juni, ie ie + suami, dan popo (nenek) gua. Gua sangat menantikan perjalanan ini karena sudah lama gak pergi ke sana, dan juga karena gua ingin sekali menghabiskan waktu berkualitas bersama dengan keluarga. Seperti biasa yang suka mancing (nyokap, Juni, dan om Denny) sudah bangun pagi2 sekita jam 4 pagi untuk menyiapkan umpan (udang hidup), dsb. Terus terang gua sih tahunya beres aja. Semua perlengkapan gua sudah nyokap bereskan. Memang di keluarga kita nyokap adalah yang paling cekatan dan rajin :). Jam 7.30 kita sudah sampai di Marina dan sekitar sejam kemudian kita berangkat menuju pulau Ayer.

Michie Kojima - PenulisHidupku.Com - 1

Dalam Ferry Menuju Pulau Ayer - PenulisHidupku.Com - 1

Juni Yanto - Denny Karamoy - PenulisHidupku.Com - 1

Di dalam ferry gua duduk sama popo, dan sempat dikhotbahin olehnya agar cepetan dapetin jodoh dan buruan menikah :). Cici, nyokap, dan om Denny cuma bisa senyum – senyum ngelihat gua dikuliahin sama popo :). Sampai di pulau pukul 9 kita disambut oleh ci Utami, manager pulau, yang adalah teman dari bokap di ORARI (amatir radio). Karena waktu check in adalah pukul 2 siang, kita berteduh dahulu di sebuah pendopo terbuat dari kayu sambil menghadap ke pantai.

Kulit Kerang Di Pantai - Michie Kojima - Handy Tirta Saputra - Fotografi Lee Xing Zhi - PenulisHidupku.Com - 1b

Masing2 dari kita kemudian memulai aktifitas. Gua mulai dgn foto2 bersama dengan cici dan bokap. Keponakan gua main pelosotan dan ayunan. Nyokap, popo, dan ie ie ngobrol2 dengan ci Utami. Sementara Juni dan om Denny sudah berada di lokasi pemancingan. Setelah mengambil beberapa jepretan foto dan mendengarkan nyokap ngobrol, gua pun bergabung dengan Juni untuk mancing. Sambil menunggu pancingan gua disiapkan (karena masih baru) oleh Juni, puji Tuhan gua menangkap 2 ekor ikan :)ђέ‎:)ђέ«{^⌣^}»‎:)ђέђέ:).

3 Nelayan di Pulau Ayer - PenulisHidupku.Com - 1

Tangkapan Ikan di pulau Ayer - PenulisHidupku.com - 1

Juni Yanto - PenulisHidupku.Com - 1b

Denny Karamoy - PenulisHidupku.Com - 1

Dalam sesi mancing yang pertama popo gua yang kemudian juga ikutan, kembali melanjutkan sesi khotbahnya mengenai “buruan menikah” :)ђέ‎:)ђέ«{^⌣^}»‎:)ђέђέ:). Gua cuma bisa tersenyum dan mengangguk – angguk. Dia kemudian menggali – gali informasi mengenai “si dia”. Dan popo bilang “iya gak apa – apa, beda umur segitu. Asal anaknya baik, ga usah tunggu – tunggu. Minta mama kamu lamar”. Duh… I wish it is that simple :)ђέ‎:)ђέ«{^⌣^}»‎:)ђέђέ:). Sayangnya dlm sesi mancing itu popo tidak mendapatkan ikan satu pun… mungkin para ikan takut dikotbahin juga :)ђέ‎:)ђέ«{^⌣^}»‎:)ђέђέ:). Om Denny menggoda popo dengan bilang “mami sih belum mandi kembang kemarin” :). Matahari begitu terik, cuma gua gak merasa kepanasan mungkin karena konsentrasi ada di mata kail :). Setelah itu gua dan Juni berjalan mengelilingi pulau. Pulau Ayer tidak besar. Cukup 15 menit kita sudah berhasil melakukan satu putaran. Kalau naik sepeda tidak sampai 5 menit. Setelah itu kita semua makan siang karena waktu sudah menunjukkan pukul 1.30 siang.

Dermaga di Pulau Ayer - PenulisHidupku.Com - 1

Satu hal yg gua rasakan adalah pagi ini waktu berjalan begitu lamban. Buat gua jauh dari berbagai electronic gadget sepertinya membuat gua terpaksa untuk beradaptasi dan menikmati suasana sekitar. Mungkin itulah alasan waktu terasa lebih lama berputar. Namun gua begitu enjoy. Setelah lunch kita kemudian checkin kamar. Seperti biasa kamar kita terletak di atas air, sehingga kita bisa merasakan dan mendengar desiran ombak. Ada 2 connecting rooms, 2 toilet, 1 kulkas, 1 dispenser, 1 living room, dan 1 balkoni menghadap langsung ke laut.

Penginapan di Pulau Ayer - PenulisHidupku.Com - 1

Mami, om Denny, dan Juni (3 nelayan kita) pun mulai memancing lagi di balkoni. Gua pun mulai ikut2an. Setelah beberapa kali nyangkut di karang akhirnya gua berhasil mendapatkan 1 ikan krapu kecil yang kemudian kita lepas karena kasihan. Setelah itu kita kembali menuju ke fishing spot kita di balik pulau yang ada banyak ikan. Di sana gua, nyokap, om Den, dan Juni kembali beraksi. Total di sana gua menangkap 4 ikan. Dan 2 di antaranya gua lepas karena masih kecil. Waktu memancing gua merasa tarikan yg cukup kuat, namun waktu gua tarik terasa berat… gua pikir nyangkut ke karang lagi tapi nyokap teriak “terus tarik” dan gua menurut saja. Ternyata… dapat 1 krapu macan yg cukup besar :)ђέ‎:)ђέ«{^⌣^}»‎:)ђέђέ:).

Setelah mancing, gua pun kembali ke kamar. Sampai di sana popo lagi duduk – duduk di ruang tamu. Gua pun berbincang – bincang dengan dia dengan seru. Puji Tuhan gua tidak mendapatkan kotbah ketiga darinya :)ђέ‎:)ђέ«{^⌣^}»‎:)ђέђέ:). Popo dengan seru bercerita bagaimana dia menang lotre sebanyak 10 kali dalam beberapa bulan terakhir. Gua pun bilang ke popo untuk ikut ke gereja lagi bareng ie ie dan om Den. Dia hanya tertawa – tertawa saja dan gua masukin beberapa “nilai” dari Firman Tuhan, meskipun bahasanya berbeda. Popo gua ternyata khawatir sekali dgn kesehatan ie ie gua yg saat ini sedang menjalankan kemoterapi. Gua bilang ke popo mengenai beberapa tips dari dr. Elizabeth Subrata dan juga ayat Alkitab “Hati Yang Gembira Adalah Obat”. Sepanjang percakapan gua melihat mata popo gua merah. Gua percaya Roh Kudus bekerja.

Siauw Yuliana - PenulisHidupku.Com - 1

Tak lama ie ie gua datang ke kamar, dan sambil menikmati bakua bee cheng hiang, gua berbagi informasi mengenai khasiat buah lemon untuk menjadikan tubuh kita basa (alkali), dan cerita sedikit mengenai makanan – makanan yang harus dipantang (makanan dgn bahan pengawet, soft drink, sea food, dsb), yang juga membuat badan kita jadi asam. Dia kemudian mencatat apa yang gua katakan :). Setelah itu gua, cici, dan Juni pergi ke kolam renang. Sudah lama gua gak berenang. Terakhir berenang itu tahun kemarin bersama dengan seorang wanita bernama Sandra (bukan pacar). Dan sore ini puji Tuhan tidak ada banyak orang di kolam yang menyaksikan betapa seksinya perut 1 pack gua :)ђέ‎:)ђέ«{^⌣^}»‎:)ђέђέ:).

Handy Tirta Saputra - Juni Yanto - PenulisHidupku.Com - 1

Popo - PenulisHidupku.Com - 1Cici mengambil beberapa foto yang lucu saat gua dan Juni berenang. Dan setelah sore, gua dan Juni berjalan menuju kamar. Kita kemudian berbincang – bincang sedikit mengenai beberapa hal pribadi dan urusan kerjaan. Ada sesuatu yang gua rasakan di hati saat itu… dan gua percaya itu pun pekerjaan Roh Kudus. Setelah mandi, kita sekeluarga kemudian makan malam di restoran.

Malamnya gua bermain kartu setan dan kartu tepok bersama dengan keponakan, bokap, cici, dan Juni. Seru juga :)ђέ‎:)ђέ«{^⌣^}»‎:)ђέђέ:). Setelah itu gua, cici, dan Juni ngobrol – ngobrol sebentar sambil menghabiskan 3 botol bir :). Dan kemudian kita semua zzzz. Gua hanya bisa bersyukur kepada Tuhan atas hari yang begitu indah yang telah Ia berikan kepada gua sekeluarga.

Keluarga di Pulau Ayer - PenulisHidupku.Com - 1

Gua bukan orang yang sempurna dan ada begitu banyak kekurangan. Namun bersama dengan Dia, gua belajar menjalani hidup ini dengan tenang dan damai, penuh keyakinan bahwa Dia berkuasa dan memegang kendali. Hari ini adalah salah satunya. Terima kasih Tuhan :).


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 22 Agustus 2012.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *