Diary 22 Agustus 2012 – Liburan di Pulau Ayer

Beristirahat di pulau Ayer - PenulisHidupku.Com - 1

Malam ini gua dan keluarga menginap di pulau Ayer. Desiran ombak yang menerpa tiang – tiang penyangga rumah di bawah gua, benar – benar mengajak jiwa gua untuk rileks dan menikmati tidur yang berkualitas. Pagi hari ini (22 Agustus 2012), pada pukul 1 pagi, dewi malam berbisik dan membangunkan gua. Walau pun hanya terlelap selama 2 jam, seluruh tubuh gua terasa sejuk dan segar sekali. Pagi ini popo (nenek) gua juga sudah terbangun. Dia sudah krasak – krusuk, sedikit berbenah, karena dia pikir sudah jam 4 pagi :). Gua kemudian ngetik – ngetik 2 draft artikel buat blog gua (penulishidupku.com) menggunakan blackberry sambil berbuang hajat dan merasakan getaran ombak di bokong gua :).

Ombak di Pulau Ayer - PenulisHidupku.Com - 1

Setelah itu gua ke balkoni dan ambil beberapa foto. Gua terkagum – kagum dengan gulungan ombak besar yang mengalir di bawah rumah. Roh Kudus berbisik kepada gua “lihatlah ombak tersebut, apakah kamu bisa membuatnya ?”. Gua hanya bisa berkata “tidak” di dalam hati. Dia kemudian melanjutkan “kalau begitu, mengapa kamu masih khawatir mengenai masa depanmu yang tidak serumit penciptaan ombak ini.” Saat itu gua sadar bahwa gua masih “kurang percaya”. Ada kalanya gua percaya namun beberapa waktu kemudian rasa percaya itu sepetinya terkikis dan larut. Pagi itu gua diingatkan bahwa Dia, Allah adalah Tuhan yang berkuasa, sempurna, dan tetap sama. Gua tidak lagi khawatir akan masa depan… paling tidak pada saat ini :).

Lagi asik – asik mengagumi air laut, tiba – tiba om Den menyapa gua dari belakang… bikin gua kaget :)ђέ‎:)ђέ«{^⌣^}»‎:)ђέђέ:). Kita pun memulai sesi memancing lagi dari balkoni. Tak lama kemudian nyokap bangun dan ikut bergabung. Pagi itu kita berpindah – pindah lokasi memancing, dari balkoni kemudian ke tempat pemancingan, lalu ke restoran dan dermaga. Popo bilang dia tahu dari nyokap kalau “si dia” sudah punya pacar dan menyarankan gua untuk cari yang lain. Gua cuma bisa terdiam saja dan tersenyum – senyum karena sulit sekali untuk dijelaskan mengapa gua mau sama “si dia”.

Matari Terbit - Sun Rise - Di Pulau Ayer - Handy Tirta Saputra - Fotografi Lee Xing Zhi - PenulisHidupku

Sekitar jam 4, gua kembali tidur :). Dan bangun pagi sekitar jam 6, buat melihat sun rise. Rada telat juga sih, karena matahari sudah jauh di atas horizon :)ђέ‎:)ђέ«{^⌣^}»‎:)ђέђέ:). Setelah memancing sesaat bersama nyokap, kita sekeluarga kemudian menikmati makan pagi bersama – sama.

Makan Pagi Bersama Keluarga - Di Pulau Ayer - PenulisHidupku.Com - 1

Setelah itu gua melanjutkan berenang bersama dengan Juni dan kedua keponakan gua. Sudah lama tidak berenang, ternyata gua cukup menikmati olahraga ini. Berenang bolak – balik beberapa lap, ternyata stamina gua boleh juga hehehe. Setelah selesai berenang gua kembali ke rumah untuk tidur siang sebentar.

Handy Tirta Saputra - Juni Yanto - Siauw Yuliana - Michie Kojima - Yoshika Kojima - Dudy Wijaya Ramli - PenulisHidupku.Com - 1

Siang harinya setelah kita check out, gua dan om Den menyempatkan diri memancing kembali di dermaga. Puji Tuhan walaupun terpanggang sinar matahari, gua berhasil mendapatkan 1 ikan hehehe, begitu pula dengan om Den.

Siauw Yuliana - Sanny Ayunda - Juni Yanto - Denny Karamoy - Memancing Di Pulau Ayer - PenulisHidupku.Com - 1

Denny Karamoy - PenulisHidupku.Com - 1

Dan sambil menunggu waktu pulang kita sekeluarga pun berkumpul kembali di tepi pantai sambil saling mengobrol, foto – foto, main catur, dan juga lari – larian (sama keponakan gua).

Istirahat di pinggir pantai pulau Ayer - PenulisHidupku.Com - 1

Handy Tirta Saputra - Siauw Yuliana - Main Catur Di Pulau Ayer - PenulisHidupku.Com - 1

Sore hari pukul 4 kita kembali lagi ke Marina Ancol. Air ombak lebih besar dari hari sebelumnya sehingga di kapal terasa sedikit naik turun. Sesampai di Ancol gua pun berpisah dengan popo, om Den, dan ie Aling.

Sesampai di rumah Juni sudah sibuk membersihkan ikan hasil tangkapan kita. Sementara gua bersama dengan keponakan menghabiskan waktu bersama sambil membaca buku “WHERE IS WALLY”. Secara keseluruhan gua bersyukur sekali atas liburan ke pulau kali ini. Semua berjalan begitu baik, dan dari sana kita ada rencana untuk kembali memancing di tengah laut tanggal 21 September 2012. Terima kasih Tuhan atas penyertaan dan berkatMu yang luar biasa.


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 22 Agustus 2012.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *