Kesaksian Bapak Mukti Waluyo: Pertobatan Seorang Germo

Tempat Pelacuran

Sebuah kesaksian yang luar biasa dari bapak Mukti Waluyo yang ditayangkan di dalam acara Solusi. Tidaklah mudah bagi seseorang untuk memberikan kesaksian seperti ini melalui media televisi. Terpujilah nama Tuhan ! Silahkan disimak.

Dari sini kita bisa melihat bagaimana LUKA HATI DI MASA KECIL dan PERGAULAN YANG SALAH bisa menjerumuskan kita ke dalam jurang dosa. Suatu introspeksi bagi diri kita agar kita TIDAK MEMBUAT PILIHAN YANG SALAH.

Kalau boleh saya tambahkan sedikit dengan kesaksian saya. Demikian pula saya memiliki pengalaman hampir mirip dengan pak Mukti. Bukan sebagai germo… tapi dahulu ketika saya masih suka pergi ke klub – klub malam dan teman – teman lelaki saya merasa “horny”… seringkali saya membantu mereka untuk menggaet wanita dan menjodohkan mereka dengan teman – teman saya. Tidak jarang pula bahkan saya sampai mengantarkan teman saya beserta para wanita “tangkapan” tersebut ke hotel. Saya bantu proses check in ke motel yang murah di Singapura, saya pastikan mereka berdua pakai pengaman, dan kalau ada wanita yang minta bayaran… saya juga orangnya yang melakukan “sweet talking” (merayu) agar teman saya tidak diketok dan mendapatkan servis memuaskan.

Walaupun saya sendiri tidak menjadi pemakai, hanya membantu teman dan tidak menerima bayaran apa pun, saya tetap berdosa karena saya menjerumuskan teman saya ke dalam dosa… apalagi beberapa dari teman saya sudah jelas – jelas memiliki istri… dan lebih parahnya… bahkan mereka juga orang – orang Kristiani seperti saya yang aktif beribadah di gereja. Contoh dari kehidupan malam seperti ini saya jalani berbarengan dengan aktivitas saya di gereja dan persekutuan doa… sungguh munafik… tapi itulah yang benar – benar terjadi.

Berhubungan dengan pelacur… bersama dengan seorang brother seiman saya juga pernah melayani beberapa orang pelacur supaya mereka dipulihkan dan mengenal Tuhan Yesus. Dunia mereka memang sangatlah berbeda dengan kita. Apa yang dikatakan pak Mukti mengenai “permintaan klien yang aneh – aneh” memang benar. Saya juga mendengar sendiri dari beberapa pelacur mengenai tantangan profesi mereka. Puji Tuhan sekarang saya tidak lagi terlibat di dalam pelayanan ini karena tidak semua orang tahan di dalam pelayanan ini.

Lain kali juga akan saya ceritakan beberapa kesaksian pribadi saya sehubungan dengan kehidupan malam yang saya lalui dan melayani wanita klub malam serta pelacur high class sehingga mereka bisa bertobat. Semua ini untuk kemuliaan nama Tuhan kita Yesus Kristus saja.

Pada akhirnya… semuanya bukanlah mengenai saya maupun pak Mukti… semuanya adalah mengenai TUHAN KITA YANG SANGGUP MEMULIHKAN. Walaupun hidup pak Mukti dan saya adalah rusak adanya, betapa bersyukurnya kami bisa DITANGKAP KEMBALI OLEH TUHAN YANG MAHA BAIK. Untuk kisah pak Mukti dia disentuh oleh sebuah pujian penyembahan. Baru sore tadi saya berbicara dengan pembimbing rohani saya, bapak Felix Lo bahwa lagu pujian itu ketika dinyanyikan dengan suatu hubungan intim dengan Tuhan besar kuasanya dan mampu menjangkau jiwa – jiwa yang terhilang.

Tuhan kita memang luar biasa. Seperti yang dikatakan oleh pak Mukti “Kebaikan Tuhan itu bukan ketika saya ikut Tuhan lalu Tuhan memberkati saya. Tetapi kebaikan Tuhan yang terutama itu TUHAN TELAH MENYELAMATKAN SAYA. Apa pun dosa saya di masa lalu TUHAN SUDAH MELUPAKAN“.

Seperti ada tertulis:
Mazmur 32:1 – “Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi !”

Tuhan Engkau sungguh baik… Engkau angkat kami dari tempat sampah yang berbau busuk dan membersihkan kami.


Video diambil dari YouTube
Terima kasih kepada bapak Mukti Waluyo dan acara Solusi
Ditulis oleh Handy Tirta Saputra – 2 Februari 2012
Hormat dan kemuliaan hanya bagi Dia, Tuhan Yesus Kristus
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *