Diary 22 Feb 2013 – Menemani Tuul – Hari Kedua

Ion Orchard - PenulisHidupku.Com - 1Tadi siang gua harus membereskan beberapa urusan penting yang berhubungan dengan masalah audit di kantor. Pulang dari kantor gua buru – buru menuju ION Orchard untuk bertemu dengan Tuul. Hari ini dia ingin membeli jaket kulit dan yang namanya saja perempuan… pasti juga ada pembelian barang – barang di luar rencana hehehe. Saat gua tiba di ION, Tuul sudah berada di sana selama kurang lebih 3 jam… keluar masuk ke banyak toko tanpa beli apa – apa, dan ketika bertemu dengan gua dia tidak nampak lelah sedikit pun… wow itu namanya WOMAN POWER. Mungkin Ion Orchard, Takashimaya, dan Paragon adalah habitat asli para wanita ya.

“Huslen, come and follow me. Now I want to buy many things beside jacket” kata Tuul (betul kan tebakan gua hehehe). Dan gua pun menemani dia memasuki beberapa toko. Dia cobain sweater hitam dan tanya ke gua bagusan ukuran M atau S. Menurut gua sih ukuran S lebih pantas karena si Tuul orangnya kurus. Tapi Tuul suka ukuran M karena lobang bagian lehernya lebar sehingga sedikit bahu keliatan… dan menurut dia seksi. Gua bilang ke dia kalau mau bahunya kelihatan… kita pilih baju lain lagi nanti, karena buat begituan cocoknya bukan sweater. Si Tuul pun menurut dan dia beli ukuran S. “Xairaa… you help me to check if this sweater has any defect” kata Tuul. Gua bilang ke dia “Tuul… you call me xairaa (artinya: my love, dan cara bacanya ‘hera’) ?”. “Sorry, I forget” jawab Tuul sambil tersenyum.

“Huslen… you think this is nice ?”, “Huslen… can you check the price tag”, “Huslen… please wait for me here… I am going to the fitting room”, “Huslen… help me to carry this please”. Tuul bener – bener bawel, tapi menyenangkan, dan gua juga kebetulan cukup sabar buat nemenin cewek shopping. Gua belajar dari pengalaman bahwa meskipun gua gak begitu mengerti fashion, kalau diminta pendapat mengenai pakaian mana yang bagus, gua akan menjawabnya dengan serius dan penuh pertimbangan. Biasanya yang namanya cewek itu cukup appreciative dan gak jarang ikutin saran gua hehehe. Buat kebanyakan cowok terlihat di toko pakaian wanita sambil menenteng beberapa ladies wear untuk dicoba di fitting room, mungkin terasa memalukan. Tetapi bagi gua itu tidak masalah sama sekali dan terus terang banyak cewek (walau tidak semuanya) suka dengan perhatian semacam itu.

Beberapa pelayan toko juga tersenyum ketika melihat gua bersama dengan Tuul, dan juga mungkin mereka pikir Tuul adalah pacar gua hehehe. Setelah membeli dress hitam, dia kemudian membeli kaos hitam. Namun karena fitting roomnya penuh, Tuul bilang “Xairaa… turn around and block me”. Gua bilang “don’t tell me you want to change clothes here”. “pssst… hurry up” katanya. Busyet deh ini cewek… preman banget hehehe. Di toko Zara, gua melihat sebuah short pants cewek yang seksi. Tuul kemudian tanya ke gua “you like me to wear that ?”. Gua menjawab “you will look incredebly sexy in that… this pant is ultra short hehehe”. Ada 2 pattern di sana, dan Tuul tanya mana yang bagus. Gua memilih salah satu, dan tanpa banyak pikir Tuul langsung membelinya. “this is good for summer” katanya.

Sesudah itu kita break sebentar sambil minum jus apel (minuman kesukaan Tuul) dan Tuul dengan lucunya bilang ke gua “I have been here almost 5 hours and bought many stuff… but I have not bought any leather jacket”. Gua hanya bisa tertawa – tertawa mendengar dia. Setelah itu gua ajak dia bergegas untuk mencari jaket kulit, namun sampai di tengah jalan Tuul tanya ke gua “do you know where to buy fat woman’s clothes ?”. Dalam hati gua bilang “not again…”. Ternyata Tuul tiba – tiba teringat sama tantenya yang big size dan kepengen beliin dia baju. Gua kemudian bbm adik rohani gua Laura dan dia kasih tau ke gua satu nama toko. Kita pun langsung bergegas ke sana dan membeli pakaian big size.

Tuul - PenulisHidupku.Com - 3Setelah itu baru akhirnya kita muter – muter nyari jaket kulit. Tuul kepingin jaket kulit yang seksi untuk dipakai di Mongolia. Gua bilang ke dia “Mongolia is super cold… minus 40 degree celcius is no joke. At that kind of temperature… you don’t bother about being sexy… but think more about survival hehehe”. Akhirnya setelah hampir sejam dia beli juga sebuah jaket kulit yang cukup mahal. “I am done with the shopping today” teriaknya lega. “Huslen… I want Japanese food. Please bring me for dinner… I want to treat you”. Kita kemudian makan malam di Ichiban Sushi dan gua menanyakan agenda dia malam ini.

“I will go to Clarke Quay with my Singaporean girl friends, you can join us” kata Tuul. “Sorry, I can’t. I try not to drink alcohol anymore as much as I can. And I also need to clean my house” jawab gua. “ok no problem, but tomorrow is Saturday and I want to book your whole day ya” kata Tuul. Gua mengangguk setuju, dan kita kemudian ngobrolin beberapa hal lainnya mengenai bisnis dan juga mengenai tunangan dia. “Your vionce also like to accompany you shopping like this ?” tanya gua. “No, he never accompany me shopping” jawab Tuul. Menurut gua pribadi sebagai cowok, sesekali nemenin pacar belanja itu ada baiknya, sehingga bisa tau itu cewek boros apa nggak hehehe… kidding kidding.

Tuul juga bilang ke gua sorri tadi dia berkali – kali panggil gua minii xairaa (my love), dan dia bilang nanti bulan April 2013 dia akan datang ke Singapura lagi bersama dengan seorang penyanyi Mongolia. “Huslen… she is very pretty, sexy, and can speak English well… I will introduce her to you. You must not work when we come ok ?” Gua cuma mengangguk – angguk saja dan setelah kenyang makan sushi, gua pun anterin Tuul balik ke hotelnya. Tuul bilang “later please accompany me. You don’t have to drink”. Dan gua pun setuju.

Dalam perjalanan pulang gua BBM-an lagi dengan adik rohani gua, Laura.

Laura: “Dah di wisma (atria) ? Be good ya…”
Gua: “hehehe… dah balik ke hotel Novotel. I am going home to take shower and later meet her again”
Laura: “Hotel novotel?? Hahaha…”
Gua: “Iya. She stays there. Nanti baca di blog deh :-)”
Laura: “Wakakaka…. Wakakakak ? Oow.. U don’t stau there right”
Gua: “Nope”
Laura: “Oow… Ok.. Hahaha.. Good move…”

Clarke Quay Singapura - PenulisHidupku

Sesampai di rumah gua beres – beres bentar, mandi, kemudian pergi ke Novotel lagi sekitar jam 8.30 malam. Sesampai di sana gua kemudian membawa Tuul ke Clarke Quay. Tuul terlihat cantik mengenakan gaun hitam yang baru dia beli tadi siang. Dan sesampai di Clarke Quay kita bertemu dengan dua orang wanita Singapura, bernama Lemon dan Claire. Kita berempat kemudian duduk – duduk di cafe terbuka sambil order cocktail. Kita saling ngobrolin ini itu, dan cukup asik juga. Gua melihat Tuul really had a good time. Dan seperti biasa namanya cewek Mongolia itu memiliki toleransi alkohol yang tinggi. Tuul mulai terlihat mabuk tapi masih bisa kontrol diri… minimum jalan gak sempoyongan.

Sesudah jam 12 malam, Lemon dan Claire pun pamitan pulang. Gua berjalan pulang anterin Tuul ke hotel, sambil dia merangkul tangan gua. Dalam situasi seperti ini yah gua bisa ngertiin.. daripada dia jatuh yah mendingan pegangan gua kan hehehe. Sesampai di hotel, gua seduhin dia teh, dan kita duduk di sofa kamar. Tiba – tiba Tuul mulai bercerita mengenai masalah tunangannya. Ternyata mereka ada masalah hubungan yang sangat serius. Gua dengan sabar mendengarkan keluh kesah dia. Masalah dia terlalu sensitif untuk ditulis di sini, namun saat itu hati gua benar – benar perihatin sama Tuul. Ketika wajahnya terlihat sedih (tapi tidak sampai menangis) entah gimana gua ada dorongan untuk memberikan dia pelukan, untuk memberikan dia sedikit comfort.

Entah gimana mungkin Tuul sedang mabuk dan dia menangkapnya lain. Dia mencium pipi gua, dan kemudian dia mau mencium gua di bibir. Tapi gua mengelak, dan berbisik di telinga dia “I am sorry… I am your friend”. Gua kemudian pelan – pelan melepaskan pelukan dan menggendong dia. Gua letakan dia di atas ranjang, membungkus dia dengan selimut, mematikan lampu, dan gua meninggalkan kamar dia. Sambil gua berjalan pulang… gua berkata kepada diri sendiri “enough… enough… before going too far”. Besok gua akan bertemu dengan dia lagi untuk temanin dia shopping dan kemudian mengantar Tuul ke airport. Gua juga penasaran besok bakalan gimana. Yang pasti gua bersyukur Tuhan selalu baik sama gua. Good night and God bless.


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 22 Feb 2013.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *