Diary 9 – 10 Maret 2013 – Weekend Bersama Marine

Bintang Laut - PenulisHidupku.Com - 1

Weekend kemarin gua rencana mau membayar beberapa hutang kerjaan atau pun janji, yakni beresin beberapa laporan perusahaan, mengolah foto pernikahan seorang teman, dan bertemu dengan 2 orang pendeta dari Indonesia. Sabtu pagi harinya gua baru sadar bahwa siang itu gua akan ada photo shooting bersama Teddy, jadi setelah pertemuan FGBMFI bersama ko Yudi gua buru – buru balik ke rumah untuk ambil kamera. Walaupun siang itu hari sempat hujan lebat… secara keseluruhan gua menikmati sesi foto bersama Teddy, Cecilia, Robby, dan Chow di Hort Park.

Cecilia Lim - Red Ridding Hood - Hort Park - Lee Xing Zhi - PenulisHidupku.Com - 1

Pulang dari Hort Park, rencana gua adalah ingin menyicil foto pernikahan teman gua dan beresin pekerjaan kantor, tapi sore itu seorang teman wanita bernama Marine menghubungi gua, dan mengajak untuk makan malam bersama di dekat Dhobby Ghaut. Gua berpikir yah gak apa – apa lah ditunda sedikit kerjaan yang ada, lagipula sudah lama juga gak bertemu dengan teman yang satu ini. Setelah muter – muter, akhirnya kita memutuskan makan malam di Billy Bombers di The Cathay sambil berbincang – bincang dengan serunya. Sama seperti kebanyakan teman gua yang lainnya, Marine memanggil gua dengan julukan Crazy. Setelah dinner kita pun lanjut lagi di kafe terdekat dan berbincang – bincang sampai jam 3 pagi.

Marine - PenulisHidupku.Com - 1Malam itu gua baru sadar bahwa gua harus menunda segala pekerjaan yang ada sehari lagi. Keesokan harinya gua bangun jam 12.30 siang, dan ternyata Marine sudah berada di bawah apartemen gua. Dia mengajak gua untuk makan siang bersama di Takashimaya sambil menemani dia untuk melihat – lihat tas wanita. Di Takashimaya kita muter – muter masukin hampir semua toko tas, dan dia naksir dengan sebuah tas berwarna pink dengan harga $630. Selagi gua bersama dengan Marine, 3 orang pendeta mengajak gua untuk ketemuan pada sore hari itu… namun gua memilih untuk menemani Marine… well gua merasa bersalah juga sih. Setelah puas di Takashimaya, Marine kemudian mengajak gua pergi ke sebuah toko emas dan dia meminta gua bantuin memilih anting – anting. Menurut gua anting yang cocok buat Marine adalah yang simple. Dan sesuai dengan namanya, gua sarankan dia membeli anting emas berbentuk bintang laut. Dia menerima masukan gua dan membelinya.

Setelah itu kita dinner bareng dan kemudian gua anterin dia pulang ke apartemennya di daerah Sengkang. Di sana, kita sempat berbincang – bincang mengenai banyak hal mengenai kuliah, kursus bahasa Korea, dan juga bisnis franchise. Marine akan lulus kuliah bulan April 2013 ini, dan rencananya dia akan menghabiskan setahun di Korea untuk studi lanjutan sebagai Make Up Artist. Tanpa sadar waktu sudah menunjukan pukul 11 malam, dan gua pun pamitan untuk pulang. Sampai di rumah sudah pukul 12 malam, dan setelah beres – beres sebentar, gua merasa bersalah sekali karena menunda – nunda pekerjaan dan hari ini membatalkan pertemuan dengan 3 orang pendeta dari Indonesia.

Laura Kwan - PenulisHidupku.Com - 1Walaupun sudah capek… malam itu gua coba cicil beberapa foto pernikahan teman gua… dan juga beberapa foto shooting bersama Cecilia. Setelah selesai… waktu sudah menunjukkan pukul 5 pagi… waaah. Gua pun tidur sebentar dan bangun rada telat… yakni jam 8.30 pagi. Dengan secepat kilat gua gosok gigi, cuci muka, lalu ngibrit ke kantor. Itu sebabnya Senin ini gua lemes banget hehehe.


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 11 Maret 2013.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

2 thoughts on “Diary 9 – 10 Maret 2013 – Weekend Bersama Marine

  1. Adalah satu kesalahan yang besar, jika kamu menunda suatu pekerjaan yang kamu sudah atur untuk kamu kerjakan.pertimbangkan sebelum menunda,ada satu pepatah lama yang sering saya berikan kepada anak-anak diwaktu masa sekolah dulu yaitu : Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. ingat waktu kamu masih sekolah,jika besok atau lusanya kamu ada ulangan, mama sudah gembleng kamu untuk belajar , hasilnya kamu bisa lihat dan kamu rasakan waktu itu,nilai kamu memuaskan. itulah hasil nya. jangan menunda suatu pekerjaan jika hanya untuk kesenangan,tapi kerjakan dahulu rencana kerjaan setelah selesai,kamu bisa relex dan bisa melanjutkan kegiatan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *