Membangun Keintiman Dengan Tuhan

Selama beberapa bulan terakhir ini (tulisan ini dibuat pada tanggal 27 Nov 2014) saya mendapatkan begitu banyak pesan dari gereja maupun wadah FGBMFI (Full Gospel Business Men’s Fellowship International) yang sama (walaupun dikemas dengan cara penyampaian dan pintu masuk yang berbeda). Saya bisa simpulkan bahwa Tuhan sedang menghimbau kita untuk semakin membangun keintiman pribadi dengan Dia.

Keintiman dengan Tuhan - PenulisHidupku.Com - 1

Kita tidak boleh merasa cukup dengan datang ke gereja satu kali seminggu. Bahkan kalau pun kita pergi ke gereja dan persekutuan doa setiap hari… itu pun TIDAK AKAN MENJAMIN kita dapat terus berdiri kuat bila kita tidak membangun keintiman pribadi dengan Tuhan. Memang saat kita terjaga kita bisa selalu berkomunikasi dengan Tuhan, tetapi Tuhan juga mau waktu secara pribadi 1 lawan 1 dengan kita, terlepas dari kesibukan dan gangguan di luar. Sehingga kita bisa mendengarkan suaraNya, kita bisa bebas berkomunikasi denganNya, dan kita bisa semakin dikuatkan melalui FirmanNya. Setiap hari dalam hidup kita menghadapi tantangan, pergumulan, dan pertarungan, dimana yang dibutuhkan adalah TINDAKAN (action), PRAKTEK, dan bukan lagi sekedar teori (pengetahuan).

SUATU GAMBARAN (ILUSTRASI) DALAM PERENUNGAN PRIBADI

Roh Kudus banyak bicara kepada saya sejak beberapa bulan yang lalu untuk menjadi tenang, sehingga saya bisa berdoa dan lebih peka dalam mendengar suara serta tuntunanNya. Suka atau tidak suka, tantangan yang kita hadapi akan semakin meningkat, dan ini sudah saya buktikan dari sisi bisnis (usaha) juga pergumulan pribadi. Tuhan memberikan suatu ilustrasi kepada saya bahwa kita akan berjalan menuju suatu tanah lapang yang memiliki ranjau darat tersebar di dalamnya. Ranjau darat tersebut menggambarkan goncangan hebat, dan masalah dengan daya rusak yang mematikan, namun dari luar mereka terkamuflase (tidak kelihatan). Ketika diinjak, setelah kita masuk, barulah kita tahu akan akibatnya yang merusak. Kita tidak bisa main – main sekedar “trial dan error”, dan kalau kita kena ranjau tersebut, sekalipun kita tidak binasa, akan sangat sulit bagi kita untuk bangkit kembali. Dan mau tidak mau di dalam ilustrasi itu saya melihat bahwa kita semua harus melaluinya secara pribadi dan kita tidak bisa diwakilkan oleh orang lain.

Padang Ranjau - PenulisHidupku.Com - 1Ada 2 kemungkinan hasil akhir di sini. Yang pertama kita salah injak dan kita menderita (hancur lebur… yah syukur kalau langsung mati, tapi juga mungkin malah mengalami penderitaan yang hebat walaupun tidak mati). Yang kedua adalah kita keluar dengan selamat karena kita dengan tepat menghindari ranjau – ranjau tersebut, dan kita tidak menginjakkan kaki kita di tempat – tempat yang salah.

Cara kita melewatinya dengan selamat adalah kita harus memiliki alat pendeteksi ranjau. Dan pendeteksi (sensor) ranjau kita adalah pendengaran dan mata rohani kita, yang terus menerus tertuju kepadaNya. Sehingga kita bisa sepenuhnya mengikuti kehandakNya dan melalui free will (kehendak bebas) yang kita miliki kita membiarkan diri kita dibimbing dalam kendaliNya.

Di saat ribuan di sebelah kiri kita berguguran dan puluhan ribu di sebelah kanan kita hancur lebur, kita yang bergantung kepada Tuhan dan dipimpin olehNya akan selamat, dan bahkan akan semakin diberkati, ada 2 yang saya dapatkan:

  • Banyak sumber daya dari mereka yang berguguran akan Tuhan alokasikan, pindahkan, serta dipercayakan kepada tangan kita yang begantung dan mengandalkan Dia, untuk tujuanNya yakni membawa surga ke bumi (kolonisasi kerajaanNya)
  • Orang – orang yang tidak percaya kepada Tuhan, atau pun yang suam – suam kuku akan mengikuti jejak langkah kita dalam melewati padang ranjau. Tugas kita adalah membawa mereka kepada pemilik solusi yang sejati yakni Tuhan sang pencipta segala yang ada. Ketika mereka menemukan Tuhan dan mengikutiNya, mereka pun akan selamat keluar dari ancaman tantangan yang hebat

Akan ada banyak orang yang berhasil melewati padang ranjau tersebut meneriaki dan memberikan semangat kepada teman – teman mereka yang sedang berjuang melewatinya. Dan bunyi teriakan atau sorakan tersebut itu adalah “AYO KAMU BISA, TERUS ANDALKAN TUHAN”.

CARA MEMBANGUN KEINTIMAN PRIBADI DENGAN TUHAN

Banyak hamba Tuhan menyampaikan pesanNya kepada kita bahwa guncangan akan semakin terasa hebat dan satu – satunya cara agar kita bisa melalui masa – masa sulit yang Dia ijinkan ini, adalah kita membangun kedalaman rohani kita melalui keintiman dan persekutuan pribadi setiap hari dengan Dia.

Bagaimana caranya membangun keintiman pribadi dengan Tuhan ? Caranya sangat sederhana, yakni dengan:

  • SAAT TEDUH
  • DOA & PUASA
  • PUJIAN & PENYEMBAHAN
  • MEMBACA & MERENUNGKAN FIRMAN TUHAN

Sehingga ketika kita harus ambil ACTION dalam menghadapi masalah kritis, kita tahu dengan jelas apa yang Tuhan mau kita lakukan, sehingga kita akan meresponinya dengan tepat, dan kita akan terlepas dari mara bahaya.

Saat Teduh - Baca Firman Tuhan - PenulisHidupku.Com - 1

Saya belajar banyak dari teman – teman yang meskipun di dalam jadwal mereka yang begitu padat, dalam 1 hal ini mereka tidak kompromi yakni mereka upayakan sekuat tenaga mereka untuk memberikan waktu yang terbaik untuk bersekutu dengan Tuhan setiap hari secara pribadi. Roh Kudus juga menghimbau saya untuk kembali memberikan 1 jam waktu saya setiap hari FULL untuk Dia.

Saya juga bersyukur kemarin mama saya katakan bahwa dia akhirnya telah selesai membaca Alkitab satu kali dari kejadian sampai wahyu setelah berbulan – bulan lamanya. Dan bagaimana Tuhan berbicara kepadanya untuk berubah. Saat ini mama saya menjadikan Tuhan sebagai maha gurunya. Saya melihat ada banyak perubahan di dalam diri mama selama beberapa bulan terakhir. Beliau berusia 58 tahun pada tahun ini, dan kata siapa orang tidak dapat berubah ? Bila ada kemauan dan bersedia bekerjasama dengan Tuhan tidak ada satu hal pun yang mustahil.

Karenanya marilah kita bangun keintiman pribadi dengan Tuhan kita. Dia adalah pribadi yang luar biasa, kita akan menikmatinya seperti orang yang pacaran. Jangan lupa bahwa kita semua adalah seorang mempelai kudus yang dipersiapkan bagiNya. Sesungguhnya segala sesuatu itu akan semakin berkurang nilai pentingnya ketika kita semakin dalam tenggelam di dalam keintiman denganNya. Berikan Dia yang terbaik melalui waktu kita, dan Dia akan memberikan kita kejutan yang luar biasa. Bukankah orang yang saling mencintai suka memberikan kejutan yang manis dan membangun cinta ? Marilah kita tidak hanya renungkan tapi kita juga putuskan hari ini kita mau jadikan keintiman pribadi dengan Tuhan menjadi prioritas kita hari ini. Tuhan Yesus memberkati !


Segala hormat dan kemuliaan bagi Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus.
Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 27 Nov 2014.
Silahkan disebarluaskan karena hak ciptanya milik Tuhan.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.
Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *