Perlombaan Iman

Perlombaan Lari - Penulishidupku.com - 1

Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita – Ibrani 12:1.

Manusia sekarang ini berlomba-lomba menjadi yang terbaik baik dari segi prestasi maupun kekuasaan dan harta kekayaan. Ada suatu kebanggan apabila kita bisa mencapai apa yang kita ingini, demikian juga bagi anak-anak kita, pada umumnya kita selalu mendorong bahkan memaksa anak-anak kita agar menjadi anak yang pandai dan ujung-ujungnya berhasil dalam hidup yang diukur dari kekayaan dan kepandaiannya

Firman Tuhan mengajarkan kepada kita bahwa dalam hidup ini ada hal yang lebih penting dari hal-hal tersebut yaitu iman, kita seringkali lupa untuk mengajarkan anak-anak kita untuk hidup dalam iman, kita tidak mengajarkan anak-anak kita agar imannya bertumbuh selaras dengan pertambahan usianya. Disamping itu, sebagai umat tebusan Kristus kita ini adalah peserta perlombaan iman untuk memperoleh hadiah yaitu mahkota kehidupan. Dalam perlombaan iman yang dinilai adalah bukannya berapa banyak harta atau prestasi yang kita raih, tetapi apakah kita mampu menjadi pemenang dalam ujian, pencobaan dan rintangan

Untuk memenangkan perlombaan iman kita perlu meminta kekuatan dari Tuhan sendiri dan kita harus fokus memandang hanya kepada-Nya, Alkitab berkata: ” Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan.

Selain itu, untuk memenangkan perlombaan iman, kita harus menanggalkan semua beban dan dosa, dosa adalah perintang utama untuk meraih kemenangan. Beban dapat berupa kekecewaan, kepahitan, penyesalan yang mendalam, putus asa dan untuk mencapai garis akhir tidak mungkin seorang pelari membawa beban yang berat, seorang pelari akan menanggalkan semua beban yang ada agar dia bisa memperoleh kemenangan.

Tuhan Yesus memberkati !


Segala hormat dan kemuliaan bagi Allah Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Terima kasih kepada saudari Widya Helen untuk renungannya.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *