Landlift FGBMFI Jakarta Utara 8 Ke Karawang – Bagian 8: Melayani di GPDI Pniel

Ternyata gembala GPDI Hagizo kenal dekat dengan gembala di GPDI Pniel. Dengan petunjuk jalan dari pak gembala di Hagizo kami melanjutkan perjalanan menuju ke tempat pelayanan berikutnya. Ketika sudah mendekati lokasi, kami bertemu dengan pak gembala GPDI Pniel yang kemudian memimpin kami menggunakan sepeda motor. Ternyata lokasinya itu di perkampungan dengan gang – gang yang sempit. Kami semakin bersuka karena akhirnya bisa melayani di gereja dengan kondisi yang kurang ideal :-).

FGBMFI Jakarta Utara Landlift Ke Karawang - Melayani di GPDI Pniel - PenulisHidupku.Com - 1

Ibadah gereja tersebut dilakukan di rumah, dan mereka berpindah dari rumah ke rumah tempat tinggal jemaat. Karena kondisinya di rumah, gereja tersebut menggunakan metode lesehan (duduk di tikar). Terus terang kondisi di sana itu panas, tetapi jemaat yang datang cukup banyak (sekitar 40 – 50 orang) dan mereka begitu sukacita serta antusias.

FGBMFI Jakarta Utara Landlift Ke Karawang - Malayani di GPDI Pniel - PenulisHidupku.Com - 2 FGBMFI Jakarta Utara Landlift Ke Karawang - Malayani di GPDI Pniel - PenulisHidupku.Com - 3

Yang melayani dari FGBMFI pagi itu di GPDI Pniel:

  • Pesaksi 1: pak Anton
  • Pesaksi 2: bro Robby
  • Pembicara: bro Thomas

FGBMFI Jakarta Utara Landlift Ke Karawang - Pak Anton Lumban Gaol bersaksi di GPDI Pniel - PenulisHidupku.Com - 1

Pak Anton memulai kesaksiannya dengan kata HORAS ! dan spontan mendapatkan jawaban yang sama dari hampir seluruh jemaat di sana. Pak Anton memperkenalkan diri, dan berkata dia sudah menjadi seorang opa karena sudah memiliki cucu. Beliau kemudian memberikan kesaksian dan harapan dari sisi hukum agar jemaat di Karawang ke depannya diberikan banyak kemudahan untuk beribadah. Dia berharap wakil – wakil rakyat yang duduk di pemda adalah orang – orang yang berlaku adil serta bersedia mempermudah kebebasan beragama bagi semua agama yang ada di Indonesia. Dia juga menghimbau agar anak – anak Tuhan tidak perlu ragu untuk terlibat di dalam politik, karena maksudnya mulia membantu banyak orang.

FGBMFI Jakarta Utara Landlift Ke Karawang - Robby Kumala bersaksi di GPDI Pniel - PenulisHidupku.Com - 1

Pesaksi kedua kita adalah bro kita yang ganteng, Robby Kumala. Beliau bekerja di Sinar Mas dan bersaksi mengenai pergumulannya dengan minder (rendah diri) karena latar belakang keluarga. Walau demikian dengan kondisi yang sulit dan penuh perjuangan, bro Robby akhirnya bisa bangkit dan sampai sekarang hidup dengan penuh berkat. Beliau berkata orang yang disertai Tuhan itu lebih hebat daripada orang pintar.

Suhu di dalam ruangan semakin memanas (yah sungguh – sungguh) seperti sauna, dan kita semua berkeringatan dengan hebatnya. Jemaat semua berkipas kipas menggunakan kertas, tetapi mereka tetap bersuka cita dan siap mendengarkan Firman. Penulis berkata hal seperti ini tidak pernah dia lihat di Jakarta. Kalau di Jakarta gereja pada umumnya memiliki aircon. Dan gereja tanpa aircon pasti sepi pengunjung. Tetapi hari itu di Karawang… luar biasa sekali. Setiap dari jemaat di GPDI Pniel sungguh – sungguh mengasihi Tuhan, dan penulis jadi semakin penasaran dengan pelayanan bapak dan ibu gembala di sana… bagaimana caranya mereka menggembalakan sehingga jemaatnya bisa luar biasa seperti ini.

FGBMFI Jakarta Utara Landlift Ke Karawang - Thomas Hawari membagi firman di GPDI Pniel - PenulisHidupku.Com - 1

Bro Thomas kemudian membagikan Firman dengan tema Hidup itu seperti kertas. Dibawakan dengan santai, kami memperhatikan jemaat semua menikmatinya dengan suka cita. Sesekali ada tawa, dan ada juga bagian – bagian yang diberikan penekanan serius. Bro Thomas juga memberikan kesaksian mengenai bro Susanto BL yang telah menjadi teladan bagi kita semua di FGBMFI, dan bagaimana bro Susanto BL ini hidupnya memberikan dampak bagi banyak orang.

 FGBMFI Jakarta Utara Landlift Ke Karawang - Malayani di GPDI Pniel - PenulisHidupku.Com - 5

Setelah sharing firman, pak gembala mengucapkan banyak terima kasih atas pelayanan kami pada pagi hari itu. Kami juga mendengarkan pujian dari para guru sekolah minggu.

FGBMFI Jakarta Utara Landlift Ke Karawang - Malayani di GPDI Pniel - PenulisHidupku.Com - 4

GPDI Pniel juga berencana melakukan retret, dan kami melihat para pelayan Tuhan dan jemaat begitu semangat membahas persiapannya.

FGBMFI Jakarta Utara Landlift Ke Karawang - Di Rumah Gembala GPDI Pniel - Makan Siang Bersama - PenulisHidupku.Com - 7 (1)

FGBMFI Jakarta Utara Landlift Ke Karawang - Fellowship di GPDI Pniel - PenulisHidupku.Com - 2

FGBMFI Jakarta Utara Landlift Ke Karawang - Fellowship di GPDI Pniel - PenulisHidupku.Com - 3

Dan setelah ibadah selesai kami saling fellowship sambil menikmati kue – kue. Beberapa di antara kami sudah tidak tahan karena suhu ruangan yang panas, pengap, dan sudah mulai terasa pusing (mungkin karena dehidrasi). Melihat itu pak gembala kemudian mengajak kami untuk berkunjung ke rumahnya. Kami juga dengan suka cita menerima tawaran itu.

Rumah pak gembala tidak jauh dari gereja. Menggunakan motor sekitar 2 menit saja. Ketika kami masuk ke rumahnya… ada aura “adem”. Rumahnya bagus, dan suasananya membuat hati rileks. Kami pun duduk di tikar sambil tanya jawab. Ibu gembala kemudian menyediakan minuman dan makanan.

FGBMFI Jakarta Utara Landlift Ke Karawang - Di Rumah Gembala GPDI Pniel - PenulisHidupku.Com - 1 FGBMFI Jakarta Utara Landlift Ke Karawang - Di Rumah Gembala GPDI Pniel - PenulisHidupku.Com - 2

Ternyata pelayanan mereka di daerah sana sudah 15 tahun, penuh dengan keringat dan air mata. Mendengar kesaksian pergumulan mereka kami semua hanya bisa kaget. Yang lebih hebatnya lagi dalam pelayanan ini pak gembala tidak mengambil uang sepeser pun dari uang kolekte jemaat. Pak gembala menghidupi diri dan keluarganya melalui berjualan makanan (pempek, dan makanan khas Palembang lainnya). Mereka bersaksi mereka tidak hidup berkelebihan tetapi apa yang mereka butuhkan Tuhan penuhi.

 FGBMFI Jakarta Utara Landlift Ke Karawang - Di Rumah Gembala GPDI Pniel - Makan Siang Bersama - PenulisHidupku.Com - 8

Kami pun diberikan hidangan makan siang. Ikan yang besar – besar diberikan bumbu yang enak. Kami makan suka cita dan lahap, ternyata kami semua sudah kelaparan hehehe. Pak gembala juga menceritakan bahwa rumah yang mereka tinggali sekarang adalah mujizat dari Tuhan. Mereka cuma mengeluarkan uang 10 juta dan selebihnya Tuhan yang penuhi melalui tangan – tangan orang lain.

FGBMFI Jakarta Utara Landlift Ke Karawang - Di Rumah Gembala GPDI Pniel - PenulisHidupku.Com - 3FGBMFI Jakarta Utara Landlift Ke Karawang - Di Rumah Gembala GPDI Pniel - PenulisHidupku.Com - 4

Ibu gembala juga menjelaskan bahwa karena sebagian besar jemaat adalah menengah ke bawah, mereka mengajarkan jemaat untuk menabung. Setiap harinya satu keluarga menabung 500 rupiah. Dan pada akhir tahun celengan mereka dibuka, dan dananya diserahkan ke gereja untuk acara natal, atau retret. Untuk retret biasanya mereka lakukan setiap 2 tahun sekali, dan juga adalah kesempatan bagi gereja untuk bisa keluar dari lingkungan tersebut.

Untuk acara retret kali ini, mereka sengaja melakukan acara natal tahun 2015 dengan sederhana sehingga uangnya bisa digunakan untuk retret, dan jemaat tinggal menambahkan uang tidak besar.

Jelas terlihat pak gembala dan istrinya begitu mengasihi jemaatnya. Jumlah jemaatnya pun tidak sedikit. Jika digabung semuanya maka ada 100 orang lebih. Pak gembala juga bilang ada banyak anak – anak muda yang bisa dijangkau oleh FGBMFI. Di sana ada satu anak muda yang waktu kebaktian tadi bermain musik. Dia adalah anak angkat dari pak gembala.

Bro Robby kemudian antusias dan langsung memimpin kami untuk mendoakan anak muda yang luar biasa ini. Setelah cukup lama berfellowship, akhirnya kami pun pamitan. Sebelum kami pergi kami tidak lupa mendoakan bapak dan ibu gembala.

FGBMFI Jakarta Utara Landlift Ke Karawang - Di Rumah Gembala GPDI Pniel - Makan Siang Bersama - PenulisHidupku.Com - 9

Kesan kami terhadap GPDI Pniel begitu mendalam. Tidak banyak kami melihat gereja seperti ini. Yang ko Suherman sampaikan mengenai gereja kecil dengan spirit yang besar sudah kami saksikan sendiri dengan mata kami. Puji Tuhan !!!

ARTIKEL LANDLIFT CHAPTER FGBMFI JAKARTA UTARA 8 KE KARAWANG (12-13 MARET 2016):
Bagian 1: Berdoa Bersama & Pengurapan
Bagian 2: Kunjungan ke Panti Asuhan RUMAH KITA
Bagian 3: Makan Siang Di Pepes Walahar (Bp. H. M. Dirja)
Bagian 4: Outreach Meeting Bersama FGBMFI Karawang
Bagian 5: Pelayanan di Gereja GPDI Hagizo CKM Karawang
Bagian 6: Melayani Gereja di Cibitung
Bagian 7: Kuliner pagi
Bagian 8: Melayani di GPDI Pniel
Bagian 9: Melayani di GBI Karawang
Bagian 10: Review Pelayanan


Segala hormat dan pujian pagi Allah Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *