Kesaksian Mongol Stand Up Comedian: Pertobatan Seorang Penganut Satanisme (Gereja Setan / Satanic Church)

Mongol - Mantan Pengikut Satanisme - PenulisHidupku.Com - 1

Sudah jelas mereka yang gak setuju disini karena mereka berasal dari kegelapan. Nama aslinya Rony Imannuel, setelah pertobatannya pada tahun 1997 Mongol memutuskan untuk merantau ke Jakarta. Sebab, ketika itu, tekadnya hanya satu: menjadi pendeta. Kebetulan, ada kenalan yang berjanji mau membiayai jebolan Sekolah Pertumbuhan Orang Percaya (SPOP) di Gereja Injil Seutuh Indonesia (GISI), Manado, tersebut masuk sekolah pendeta.

Tapi, sang kenalan ternyata ingkar janji. Mongol ditelantarkan dan dititipkan kepada orang yang tak dia kenal di Tanjung Priok. “Karena malu untuk pulang, saya pun bertekad bertahan di Jakarta. Meski, boleh dibilang, ketika itu saya hanya berbekal niat dan uang recehan di kantong,” kenangnya.

Namun, tekadnya untuk menjadi pelayan Tuhan tak luntur. Dia pun akhirnya berkesempatan mendapat pendidikan rohani di Sekolah Orientasi Melayani (SOM) milik Gereja Bethel Indonesia (GBI) di daerah Sunter, Jakarta Timur.

Masuk pada 1998, Mongol menamatkan SOM pada 1999. Sejak saat itulah dia mulai bertugas sebagai penginjil dan memberikan pelayanan di GBI. Karena tidak ingin terus-menerus merepotkan pihak gereja, pada 2002, sembari tetap memberikan pelayanan, dia melamar sebagai pegawai honorer di sebuah instansi pemerintah yang tidak mau dia sebutkan dan bertahan sampai sekarang.

Sekarang, seiring dengan kepopulerannya sebagai comic, otomatis intensitasnya ke gereja untuk memberikan pelayanan berkurang. Kalau sebelumnya sebulan minimal lima kali, dia hanya bisa melakukannya sekali dalam dua bulan terakhir. Meski, untuk urusan ibadah pada Minggu, Mongol mengaku tetap rajin melakukannya.Pria kelahiran Manado, 7 Mei 1978, itu mengakui bahwa dirinya adalah comic dengan bayaran termahal di Indonesia saat ini. Per 8 menit tampil, dia dibayar Rp 5 juta.

The First Satanic Church didirikan pada tanggal 31 Oktober 1999 oleh Karla LaVey untuk melanjutkan warisan ayahnya, Anton LaVey, pendiri gereja setan dan penulis The Satanic Bible yang meninggal pada tahun 1997.


Segala hormat dan pujian bagi Tuhan kita: Allah Bapa, Putra, dan Roh Kudus

Terima kasih kepada bro Mongol, uploader, dan YouTube atas kesaksian videonya.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *