Penjelasan Mengenai Kitab Ulangan 22:9

Kebun Anggur - PenulisHidupku.Com - 1

Ulangan 22 ayat 9 – “Janganlah kautaburi kebun anggurmu dengan dua jenis benih, supaya seluruh hasil benih yang kautaburkan dan hasil kebun anggurmu jangan (tidak boleh) menjadi milik tempat kudus (bahasa inggris: defiled / terjemahan ke bahasa Indonesia: tercemar)”.

Hal menarik dalam ayat ini adalah bagi orang Yahudi jika hasil panennya berasal dari 2 jenis benih maka hasil panennya harus dibakar (dihancurkan). Referensi: kanon Yahudi.

Seringkali petani menanam 2 jenis benih untuk memaksimalkan luas tanah yg ada. Tanaman anggur ditanam secara berbaris. Logikanya tempat kosong di antara tanaman anggur bisa dimanfaatkan untuk tanaman menjalar lainnya seperti kacang kacangan. Tetapi Tuhan melarang ini. Mengapa demikian ? Penjelasan logisnya adalah kalau ada tanaman lain maka tanaman anggur akan berebut unsur hara dengan tanaman lain tsb sehingga hasil anggurnya tidaklah maksimal dan tidak layak untuk digunakan (unfit to use). Jika tidak layak digunakan untuk manusia sudah pasti tidak layak untuk dipersembahkan kepada Tuhan.

Ini adalah hal penting untuk pembelajaran kita bahwa segala sesuatu yang tidak maksimal tidak layak untuk digunakan dan tidak layak untuk dipersembahkan kepada Tuhan. Raja Daud mengerti hal ini dan ia hanya mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan. Ia adalah orang yang hidup di dalam spirit of excellence (roh keunggulan).

Oleh sebab itu spirit of excellence (roh keunggulan) juga berbicara mengenai purity (kemurnian). Ada banyak ajaran di dunia ini baik dari Firman Tuhan maupun ajaran moral dunia yang baik (contoh: zen, tao, confucius, dsb). Tetapi kalau semuanya kita campur adukan, hasilnya malah tidak maksimal dan tidak membantu kita hidup di dalam roh keunggulan (spirit of excellence).

Spirit of excellence hanya terdapat di dalam Firman Tuhan. Kita terkagum kagum melihat orang Yahudi menguasai dunia saat ini. Padahal kuncinya kita ketahui. Yakni kemurnian dalam menjalankan Taurat Tuhan.

Mazmur 1:1-3 “Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah TAURAT TUHAN, dan yang MERENUNGKAN Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan tidak layu daunnya, APA SAJA YANG DIPERBUATNYA BERHASIL”.

Terlebih lagi para messianic jews dan kita semua Yahudi rohani yang dilayakan melalui iman kepada Yesus Kristus karena pemberitaan Injil dalam kuasa Roh Kudus, kita semua sudah diberi kuasa, dan kunci keberhasilan kita untuk hidup di dalam roh keunggulan (spirit of excellence) adalah membaca, merenungkan, melakukan, dan membagikan (M4) Firman Tuhan.

Tetap semangat teman – teman. Semakin kita baca Alkitab dan melakukan FirmanNya hidup kita PASTI BERUBAH JADI LEBIH BAIK.


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra tanggal 27 Juni 2017.
Silahkan dibagikan dan disebarluaskan.
Segala hormat dan pujian bagi Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *