Keselamatan Bagian 1: Hidup Kekal Dalam Kerajaan Allah

Masuk Ke Dalam Kerajaan Allah

Banyak dari kita yang menyadari bahwa dunia yang kita tinggali saat ini BUKANLAH SUATU TEMPAT YANG SEMPURNA. Peperangan, kemiskinan, penderitaan, sakit – penyakit, dan begitu banyak masalah lainnya masih terus – menerus terjadi setiap harinya. Terkadang kita hanya mendesah sendiri ketika melihat berita di televisi maupun membaca surat kabar. Kehidupan ini seakan – akan tidak pernah terlepas dari permasalahan dan penderitaan.

Seperti apakah seharusnya kita menjalani hidup ini ? Dan bagaimana caranya menyelesaikan permasalahan tersebut ? Itu adalah 2 pertanyaan yang harus terus – menerus kita renungkan. Dan untuk menjawabanya mari kita kembali lagi kepada Sang Pemilik Hidup ini. 2,000 tahun yang lalu, Tuhan Allah Tritunggal turun ke bumi dan mengambil wujud rupa seorang manusia. NamaNya disebut Yesus dan orang banyak mengikutiNya hanya untuk mendengarkan DIA BERBICARA.

Tuhan Yesus MengajarWalaupun saat itu sebagian besar dari mereka TIDAK MENYADARI BAHWA YESUS ADALAH TUHAN, mereka tidak dapat memungkiri bahwa Yesus adalah seorang pribadi yang istimewa. Dia sangat penuh dengan kasih dan begitu bijaksana… pasti orang semacam ini tahu mengenai cara menyelesaikan permasalahan hidup… demikianlah harapan banyak orang saat mendengarkanNya. Lagipula Dia juga sosok pribadi yang mengakui “Akulah jalan satu – satunya kebenaran dan hidup…

Bisa saya bayangkan banyak orang menerka – nerka apa yang akan Yesus katakan mengenai solusi dari permasalahan hidup ini. Dan saya sangat yakin apa yang Yesus ajarkan itu tidak sesuai dengan harapan mereka. Mau tahu apa yang Tuhan Yesus katakan ? Mari kita buka di Markus 1:15 “kata-Nya: ‘Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!'” Sungguh menarik sekali bahwa jawaban dari Tuhan atas masalah dunia ini bukanlah suatu solusi yang berhubungan dengan ekonomi, hukum, politik, atau bidang – bidang kehidupan lainNya. Solusi yang Yesus berikan adalah KEMBALI KEPADA KERAJAAN ALLAH.

Kerajaan AllahKerajaan Allah itu sudah ada, sehingga dikatakan sudah dekat. Terjemahan dari kitab berbahasa Inggris NKJV mengatakan: “The time is fulfilled, and the kingdom of God is at hand” Berarti Kerajaan Allah sudah begitu dekatnya, seakan – akan sudah dalam jangkauan kita… atau orang Jakarta bilang “sudah di depan hidung kita”. Jawaban atas permasalahan kita sudah ada. Namun masih ada satu hal penting lagi yang harus kita ketahui yakni BAGAIMANA KITA BISA MASUK KE DALAM KERAJAAN ALLAH ?. Jawabannya sudah Tuhan Yesus berikan di dalam ayat tersebut (Markus 1:15). Ada 2 langkah yang harus kita tempuh untuk bisa masuk ke dalam Kerajaan Allah.

Yang pertama, BERTOBATLAH.

Bertobat

Bertobat artinya kita MENYADARI BETUL dosa pelanggaran kita dan kita mau MENINGGALKANNYA. Dosa berarti pelanggaran akan hukum Allah. Dan dosa mulai masuk dengan cara yang kelihatannya tidak berbahaya, yakni ketika kehidupan kita MULAI BERPUSAT KEPADA DIRI KITA SENDIRI dan bukan kepada Tuhan.

Laut MatiSebagai ilustrasi mari kita perhatikan Laut Mati. Laut mati adalah laut yang terendah di permukaan bumi ini. Makanya air yang masuk ke sana tidak dapat keluar lagi. Kadar garam yang ditampungnya semakin lama semakin tinggi karena tidak tersalurkan. Selain dari satu jenis ganggang yang bisa beradaptasi, tidak ada mahluk hidup lain yang mampu hidup di dalamnya. Sama dengan kehidupan kita… di mana ada hidup yang berpusat kepada diri sendiri di situ juga ada kematian.

Untuk bertobat, kita harus menyadari kita berasal dari tempat yang penuh dengan kematian, suatu tempat yang mengerikan dan penuh dengan kegelapan… baik sadar maupun tidak sadar KITA TELAH MELANGGAR HUKUM ALLAH… Alkitab mengatakan “semua manusia telah berbuat dosa”… termasuk di dalamnya adalah saudara dan saya. Namun mengetahui dosa saja tidak cukup… kita juga harus BERSEDIA MENINGGALKANNYA. Itulah sebabnya sebagai umat Kristiani, semakin dalam kita mengenal Tuhan seharusnya semakin sedikit dosa yang kita perbuat karena kita akan semakin terus dibukakan mengenai area – area mana yang harus kita tinggalkan.

Langkah yang kedua, PERCAYA KEPADA INJIL.

Salib

Kita tidak bisa masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan kekuatan dan kemampuan kita sendiri… karena kalau benar demikian maka Yesus tidak perlu turun ke bumi ini. Dikatakan percaya kepada Injil… apa maksudnya ? Kata Injil berarti KABAR BAIK. Kabar baik apa ? Pak Eddy Leo pernah sharing melalui bukunya yang berjudul “Saya Pengikut Kristus (SPK) Pemenang” di dalam Injil ternyata ada 2 kabar buruk dan 1 kabar baik.

Kabar buruk pertama: “Semua manusia telah berbuat dosa dan akibatnya hidup di luar Kerajaan Allah”.

Dosa

Roma 3:23 – “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah”

Roma 6:23 – “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”

Kabar buruk kedua “Usaha manusia adalah sia – sia”

Tidak Berdaya

Efesus 2: 8 – “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah”

Perbuatan baik dan pengetahuan tidak bisa menyelamatkan kita. Karena kalau begitu demikian Tuhan Yesus tidak butuh repot – repot turun ke dunia ini. Bahkan AGAMA JUGA TIDAK BISA MENYELAMATKAN KITA. Agama adalah usaha manusia menemukan Tuhan. Kita yang terhilang tidak dapat menemukan Dia yang tidak hilang. Justru kita yang harus ditemukan olehNya.

Kalau saudara belum bisa membayangkan betapa seriusnya kabar buruk ini, mari kita bayangkan KITA SEMUA SEHARUSNYA MASUK KE DALAM HUKUMAN SELAMA – LAMANYA (KEKEKALAN) DAN TIDAK ADA SATU HAL PUN YANG KITA BISA PERBUAT DENGAN KEMAMPUAN KITA SENDIRI. Betapa tidak berdaya sekali bukan ?

Neraka

Namun puji Tuhan… inilah kabar baiknya “Yesus adalah satu – satunya jalan bagi yang percaya”

Yesus sebagai Jembatan

1 Petrus 3:18 – “Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh”

Inilah jalan keselamatan kita semua. Karena manusia tidak bisa sampai kepada Kerajaan Allah, maka Tuhan Yesus mengorbankan diriNya bagi kita semua. Menurut pandangan Tuhan, permasalahan manusia yang terutama adalah DOSA. Dan dosa tidak bisa diselesaikan dengan cara apa pun kecuali dengan penghukuman. Karena itulah yang disebut dengan keadilan.

Tuhan Menolong

Agama tidak menyelamatkan, termasuk di dalamnya agama Kristen dan Katolik. Dosa kita harus dibayar dengan penghukuman. Dan inilah kehebatan Allah kita yang maha besar… DIA BERSEDIA MENGGANTIKAN KITA DAN RELA BAYAR HARGA MENANGGUNG PENGHUKUMAN KITA… di atas kayu salib itu semuanya Ia selesaikan. Seharusnya kita yang mati… Dia rela mati bagi kita. Seharusnya kita semua masuk neraka… Dia rela turun sampai ke alam maut bagi kita. Seharusnya kita semua hidup penuh dengan kutukan… Dia rela menanggung semua kutuk itu bagi kita. Seharusnya kita harus ditolak oleh Allah selama – lamanya, tetapi justru Dia yang ditolak oleh Allah Bapa karena kita semua.

Dan permasalahannya adalah APAKAH SAUDARA PERCAYA ATAS APA YANG SUDAH TUHAN YESUS LAKUKAN ? Kalau saudara percaya, maka saudara diselamatkan dan diampuni. Tak perduli seberat maupun betapa mengerikan dosa saudara. Semuanya telah Tuhan Yesus tanggung. Saudara akan dipindahkan dari kerajaan kegelapan ke dalam Kerajaan Allah. TUHAN YESUS ADALAH JEMBATAN MENUJU HIDUP KEKAL DI DALAM KERAJAAN ALLAH.

Yesus sebagai Jembatan

KITA TIDAK MENERIMA HIDUP KEKAL KARENA PERBUATAN BAIK, TETAPI KARENA ANUGERAH OLEH IMAN KEPADA INJIL KERAJAAN DAN MELALUI PERTOBATAN


Terima kasih kepada Ir. Eddy Leo dan Abba Love Ministry atas pengajarannya.
Terima kasih kepada pembimbing rohani saya bapak Felix Lo atas dukungannya.
Terima kasih kepada YouTube untuk klip videonya.
Terima kasih kepada Hillsong United untuk musiknya. Judul lagu: One Way.
Terima kasih kepada Faith Evans untuk musiknya. Judul lagu: Troubled World.
Terima kasih kepada San Diego City Blessing Church. Judul lagu: Seek Ye First.
Segala hormat dan kemuliaan hanya bagi Dia, Tuhan Yesus Kristus, yang kita kasihi dan taati.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *