SETIA DI DALAM RUTINITAS

Awan Di Langit Yang Biru - PenulisHidupku.Com - 1

Kita semua tahu kisah Nabi Musa yang membelah laut saat bangsa Israel di kejar bangsa Mesir, lalu kisah bagaimana Tuhan melakukan banyak mujizat melalui nabi Musa.

Namun itu hanyalah beberapa hari saja perkara-perkara besar terjadi, lebih banyak hari-hari biasa yang menemani Musa dalam menjalani hari-hari nya mengantar bangsa nya ke tanah perjanjian. Bosan. Tidak ada sesuatu yang luar biasa terjadi.

Minion Bosan - PenulisHidupku.Com - 1

Sama seperti yang kita alami setiap hari. Kita bosan dengan apa yang kita kerjakan. Kita pikir sudah melakukan yang terbaik, bekerja sebaik mungkin namun kita tidak mendapatkan promosi, bisnis menurun, sakit tidak sembuh-sembuh dan banyak lagi kekecewaan yang kita alami.

Tapi kita perlu belajar dari Raja Daud. Daud diurapi menjadi raja saat dia masih remaja. Namun setelah diurapi, tidak serta merta dia langsung jadi Raja.

Lalu apa yang dilakukan oleh Daud? hanya menjalani hidup sehari-hari nya sebagai penggembala domba. Tidak ada yang memperhatikan dia. Siapa yang tahu keberadaannya? TIDAK SATU ORANG PUN !, kecuali keluarganya. Mungkin saja kakak-kakaknya yang perwira kerajaan menertawakan Daud di belakang. Ini kah orang yang diurapi Tuhan sebagai Raja? Iya, hanya sebagai Raja bagi domba di hutan!

Daud Bersama Domba dan Singa - PenulisHidupku.Com - 1

Bisa saja lalu Daud protes pada Tuhan. Mengapa Tuhan? mengapa aku ada disini? Bukankah Engkau sudah mengurapi ku sebagai raja? lalu kenapa aku hanya berada disini? hanya menggembalakan domba? Lihat, orang-orang pasti bergosip di belakang dan bahkan menertawakan aku.

Tapi Daud tidak protes, dia menjalani hidupnya dengan baik, bekerja dengan rajin. Selama hari-hari yang rutin dan membosankan, Daud mendapat talenta yaitu mahir menggunakan katapel hingga sanggup mengalahkan binatang-binatang buas di hutan.

Itu lah yang Tuhan rencanakan dalam hidupnya. Hari-hari rutin nya menjadi persiapan untuk Daud naik satu level ke atas.

Saat ia harus menghadapi Goliat, sang raksasa yang ditakuti semua orang Israel, Daud mengalahkan nya hanya dengan ketapel. Bukan dengan pedang. Bukan dengan tombak. Bukan dengan senapan. Hanya ketapel!

Daud Melawan Goliath - PenulisHidupku.Com - 1

Kita pun di dunia ini menghadapi goliat kita masing-masing. Entah itu Penyakit. Pasangan yang meninggalkan kita. Kena PHK. Bisnis menurun dan lain sebagainya.

Seperti Daud, kita harus setia dalam rutinitas kita. Bekerja sebaik mungkin. Lakukan apa yang bisa kita lakukan. Jika Tuhan menutup pintu, Dia pasti sudah menyiapkan pintu baru buat kita. Masa depan yang lebih baik dari sebelumnya. Pasangan yang lebih baik dari sebelumnya. Bisnis baru yang bisa membawa lebih banyak kesuksesan di masa depan.

Apakah kita setia dalam menjalani rutinitas kita? ataukah kita hanya marah, kecewa, protes pada Tuhan dan tidak mau lakukan apa-apa?

Kita perlu juga belajar dari Rut. Ia menjadi janda muda saat suaminya meninggal setelah beberapa tahun menikah. Namun Rut tidak berdiam diri dan menyesali nasib. Rut malah mengikuti Naomi, mertuanya daripada balik ke kampung halamannya.

Rut dan Naomi - PenulisHidupku.Com - 1

Rut juga tidak bermalas-malasan dan melewati hari-hari rutin yang membosankan. Tetapi Dia mencari pekerjaan di ladang dengan sangat rajin hingga suatu hari diperhatikan oleh Boas, si pemilik ladang yang kaya raya.

Boas jatuh cinta dan akhirnya menikahi Rut. Sama seperti Rut, kita harus setia dan lakukan rutinitas sehari-hari kita tanpa mengeluh dan Tuhan akan mengirimkan Boas buat kita.

Bisa saja itu kucuran dana segar yang menyelamatkan bisnis kita. Bisa saja itu Bos lama menelepon dan menawarkan jabatan baru di perusahaan lainnya. Bisa saja itu donor hati/ginjal yang kita perlukan pada saat melakukan operasi.

Saudara, Tuhan tahu apa yang kita butuhkan, pada saat yang tepat. Kita tidak bisa mengatur Tuhan. Semua yang terjadi pasti lah untuk kebaikan kita sendiri

Jadi setia lah dalam rutinitas sehari-hari dan lakukan yang terbaik dalam menjalani nya. Tuhan akan memberikan rewards yang mungkin tidak pernah kita bayangkan! Karena Tuhan itu baik! Kasih setia Nya kekal untuk selama-lamanya! Amin.

Tuhan Yesus memberkati


Segala hormat pujian dan kemuliaan bagi Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus.
Terima kasih kepada bro Amos Budiman yang mengirimkan renungan ini.

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

ARTIKEL LAIN YANG TERKAIT:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *