KELUH KESAHKU

Kesedihan - PenulisHidupku.Com - 1

KELUH KESAHKU

Di titik ini aku terpuruk
Di titik ini nampak habis sudah harapanku
Tergeletak kini aku di tanah
Wajahku beralaskan kerikil dan debu

Mataku kini serasa gelap
Dan kerongkonganku kering tak bersuara
Ya Tuhan …
Hanya di dalam hati saja dapatku berbisik

Semangat yang patah,
Rasa sedih dan kecewa,
Telah merobek sendi hatiku
Dan ini semua tak tersembunyi dariMu

Kuingin menjerit…
Dan melampiaskan keluh kesahku
Dan dari dasar hatiku yang terdalam
Aku memanggil NamaMu

Orang lain merendahkanku
Mencemooh dan mencibirku
Bahkan yang terdekat pun…
Kini sudah menjauh daripadaku

Kuingat Engkau berkata…
Manusia melihat rupa
Namun Engkau melihat isi hatiku
Dan inilah hatiku ya Tuhan… untuk penilaianMu

Hatiku kini penuh dengan keluh kesah
Penuh dengan luka
Dan dengan jujur kukatakan
Sedikit lagi… aku akan putus asa

Yang fasik,
Yang jahat,
Dan yang curang,
Justru sedang berdansa ria di depanku

Mereka yang melayaniMu untuk diri sendiri
Sedang berdiri di tempat tinggi
Dan kini mereka menuntut yang lain…
Menjadi pelayan mereka

Tetapi aku yang mengandalkanMu
Yang menantikanMu,
dan yang percaya kepadaMu,
tetap memanggil namaMu

Bukan untuk pembenaran
Bukan untuk keadilan
Bukan juga untuk penghiburan
Melainkan hanya untuk menarik perhatianMu

Aku berjalan bersamaMu
Berusaha dengan giat dan berharap hanya kepadaMu
Tetapi mendekati klimaks
Lagi dan lagi aku dijegal…

Aku percaya Engkau memberkati
Tetapi nyatanya aku seperti dalam kutuk
Aku percaya Engkau adil dan terhormat
Tetapi nyatanya aku sedang dihina

Sejenak aku bingung
Sejenak aku bimbang
Sejenak aku bertanya “Mengapa ?”
Lalu aku mengingat Ayub…

Walau sedihku tak kupungkiri
Sakitku tak kusembunyikan
Dan Engkau melihatku…
Telanjang apa adanya

Tak berani aku berbuat lancang…
Tak berani aku mendahuluiMu…
Hormat dan seganku padaMu…
Masih tersisa sampai di titik ini

Inilah aku Tuhan…
Inilah aku apa adanya…
Keberhasilan mungkin menjauh daripadaku
Tapi hatiku masih tertuju padaMu

Jika bukan bagianku
Untuk berhasil dan diberkati..,
Maka kuterima seluruh kehendakMu
Walau aku tidak mengerti

Pasti keluh kesahku ini salah
Dan seharusnya tiada arti bagiMu
Juga pasti Engkau itu baik
Walau kini aku tidak mengerti

Manis pahit, berkat kutuk, dan sebab akibat
Tak lagi kupahami
Bahkan pribadiMu seperti tanda tanya nan membesar
Kulihat dan kualami hanya kedaulatanMu… semau kehendakMu…

Dan inilah aku apa adanya
Tiada topeng…
Tiada manipulasi…
Dan telanjang bulat di mataMu

Ya Tuhan Allahku yang dahsyat dan perkasa…
Kunantikan setetes embun dariMu
Untuk membasahi tanah keringku ini
Engkau tahu jika tidak sebentar lagi aku akan mati

Saat ini sudah habis seluruh dayaku
Dan aku terbaring lesu dalam debu
Kunantikan Engkau ya Tuhan
Kasihinilah anakMu ini

Seluruh keturunanku
Akan mengenal perbuatanMu
Bahwa tanpa Engkau
Sungguh aku tidak ada apa apa

Dan apa pun yang ada padaku
Semuanya berasal dariMu
Kini keputusan ada di tanganMu
Ampunilah aku ya Tuhan atas keluh kesahku ini

Saat ini selesai sudah bagianku
Hanya Engkau yang bisa menolongku
Di titik ini aku terpuruk
Di titik ini nampak habis sudah harapanku

Masih tergeletak aku di tanah
Dengan wajah beralaskan kerikil dan tebu
Dan di titik ini… yang tersisa padaku adalah…
TETAP KUPERCAYA


Segala hormat dan pujian bagi Allah Bapa, Allah Putera, dan Allah Roh Kudus.
Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 8 Sept 2017

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *