Diary 26 Oktober 2017 – Baca Baca Diary Online

DIARY - PENULISHIDUPKU.COM - 1

Hari ini pekerjaan gua agak santai. Para mitra kerja sepakat tidak terlalu mengganggu gua hari ini supaya gua bisa fokus kepada beberapa proyek yang sedang gua tangani. Iseng – iseng hari ini gua membaca diary – diary gua di blog ini. Ternyata sudah setahun lebih tidak menuliskan diary.

Senyuman demi senyuman terlukis di wajah gua, dan gua sadar TUHAN SUNGGUH SANGAT BAIK. Melalui bacaan diary hari ini gua jadi diingatkan TUHANLAH SUNGGUH SANG PENULIS HIDUP GUA.


Segala hormat dan pujian bagi Allah Bapa, Allah Putera, dan Allah Roh Kudus.
Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 26 Oktober 2017

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

WALK THE TALK – KESAKSIAN DARI MEX HIEN (BATAM)

WALK THE TALK - PENULISHIDUPKU.COM - 1

WALK THE TALK

Nama : Mex Hien
Istri : Erice
Anak : Yohana, Yonatan dan Yolanda

Dari kesaksian yang terdahulu, saya adalah anak yang tertolak dari keluarga, terutama papa saya. Saya tidak dianggap menjadi bagian dari keluarga, sampai semua anak sudah disiapkan warisan sedangkan saya tidak diberikan. Saya sangat benci dengan papa saya waktu itu. Bahkan pernah suatu saat saya mau bunuh papa saya, tetapi dicegah oleh bibi saya. Puji Tuhan setelah ada pemulihan pada tahun 2004, hubungan saya dan papa mulai membaik, tetapi tetap saja masih ada jarak.

Dan Tuhan ingatkan agar saya TIDAK EGOIS, sebab papa masih memeluk kepercayaan leluhur. Pada tahun 2011 saya diingatkan Tuhan untuk menginjili papa saya. Setiap bulan saya pulang kampung untuk mengabarkan kabar keselamatan. Walau hasilnya ada saja keluarga saya yang menolak, dan menganggap saya berdosa, karena memaksakan kehendak.

Dan setiap jerih payah di dalam Tuhan tidak ada yang sia – sia. Pada tahun 2013 tanpa disangka, papa mengajak saya berangkat ke gereja dan pada tahun 2014 papa menyerahkan dirinya untuk dibaptis. Dari situ ada perubahan dalam hidupnya papa. Salah satunya adalah lebih dari 50 tahun papa yang terbiasa merokok, pada akhirnya bisa melepaskannya. Dan Kasih Yesus harus saya kerjakan dari memberikan pengobatan yang terbaik buat papa dan melayani papa ketika sakit, sampai memandikan dan membersihkan kotoran.

Puji Tuhan semua saya kerjakan dengan Kasih. Dan Tuhan sungguh baik. Pada tahun 2015 Papa di Panggil Pulang ke Rumah Bapa dengan Kemenangan keselamatan. Di rumah duka kami tidak larut di dalam kesedihan. Tetapi kami bersuka cita karena papa sudah bersama dengan Tuhan Yesus.

Mex Hien dan keluarganya yang luar biasa - PenulisHidupku.Com - 1

“Kemenangan Terjadi Di Sini” – Mex Hien

Dengan kasih kita bisa menutupi setiap kesalahan dari saudara – saudara yg lain.

1 Petrus 4:8 – “Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa”

Puji Tuhan. Tuhan sudah pulihkan Rohani dan Jasmani kami dalam keluarga besar, dan sekarang oleh kemurahan Tuhan, keluarga besar selalu minta tanggapan dan masukan dari kami kalau terjadi masalah di dalam keluarga besar kami.

Tuhan Yesus memberkati kita semua.


Segala hormat dan pujian bagi Allah Bapa, Allah Putera, dan Allah Roh Kudus.
Terima kasih kepada my dearest bro Mex Hien atas kesaksiannya yang luar biasa. Proud of you bro 🙂

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

PEMERINTAH RI AKAN GENJOT PENERIMAAN PAJAK TAHUN 2018

Perpajakan Indonesia 2018 - PenulisHidupku.Com - 1

Negara kita sedang terus membangun, dan untuk itu dibutuhkan dana yang besar. Salah satu pendapatan utama pemerintah adalah melalui pajak. Berbicara mengenai pajak seringkali kita menyinggung mengenai masalah KERELAAN. Apakah kita rela untuk membayarkan sebagian dari hasil jerih payah kita kepada pemerintah ?

Bang Aming penjual bakso gerobak di Jelambar berkata “Kalau ada hasil pembangunannya boleh lah kita bayar itu pajak. Tapi kalau duitnya dikorup buat apa kita bikin mereka gendut ?”.

Bagi kita umat Kristiani berbicara mengenai pajak agak mirip mirip berbicara mengenai perpuluhan (mengembalikan 10% pendapatan kita untuk keperluan rumah Tuhan). Kalau di Alkitab berbicara mengenai perpuluhan jelas ada ayat jaminanNya.

Mal 3:10 – “Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan UJILAH AKU, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.”

Kata UJILAH AKU itu memberikan kita suatu kepastian bahwa untuk masalah perpuluhan kita berurusan langsung dengan Tuhan dan bukan dengan institusi gereja atau pun organisasi pelayanan. Sehingga untuk perpuluhan orang biasanya LEBIH RELA untuk memberi, apalagi dijanjikan berkat. Lalu bagaimana dengan pajak ? Kalau kita gali ternyata ada ayat di Alkitab juga berbicara mengenai pajak.

Roma 13:7 – “Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai; rasa takut kepada orang yang berhak menerima rasa takut dan hormat kepada orang yang berhak menerima hormat.”

Sekali lagi kita tersandung dengan masalah kerelaan. Apakah kita rela membayarkan pajak kepada pemerintah. Emangnya siapa itu pemerintah ? Ternyata Alkitab memposisikan pemerintah itu dengan posisi yang sangat terhormat.

Roma 13:4 – “Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat.”

Mari kita renungkan sesaat. Wow… pemerintah adalah hamba Allah. Saya ulangi lagi PEMERINTAH = HAMBA ALLAH. Tuhan sudah memberikan pemerintah WEWENANG UNTUK MEMBALASKAN MURKA ALLAH KEPADA MEREKA YANG BERBUAT JAHAT. Dan kalau kita teliti banyak aturan – aturan negara di dunia ini memiliki bobot moralitas yang tidak jauh berbeda dengan hukumNya Tuhan.

Aturan main yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai hamba Tuhan adalah kita harus membayar pajak. Karena pajak akan digunakan untuk membangun dan memajukan negara. Ketika negara maju dan sejahtera, kita pun akan ikut menjadi lebih sejahtera. Tuhan memberkati sebuah bangsa dan negara melalui tangan pemerintah juga. Jika kita melawan pemerintah maka kita melawan Tuhan.

Kini kembali lagi kepada kerelaan. Saya akui awalnya saya pribadi juga gak rela. Tapi sebagai anak Tuhan ketika ada pertempuran di batin mengenai kerelaan, kita bisa mengalahkannya dengan ketaatan. Dan ketaatan / penundukan / menurut itu adalah sifat dari Roh. Karenanya untuk bisa taat dan rela kita butuh bantuan dari Roh Kudus.

Roma 13:5 – “Sebab itu perlu kita menaklukkan diri, bukan saja oleh karena kemurkaan Allah, tetapi juga oleh karena suara hati kita.”

Saya percaya setiap anak Tuhan yang dipenuhi oleh Firman Allah dan Roh Kudus suara hatinya akan berkata “MARI KITA BAYAR PAJAK, MARI KITA BANGUN NEGARA INDONESIA. INDONESIA JAYA MENJADI MERCUSUAR MENERANGI DUNIA“.

Kalau kita bisa taat kepada Tuhan yang tidak kelihatan soal membayar perpuluhan, harusnya kita juga bisa membayar pajak kepada pemerintah yang jelas – jelas kelihatan. Saya percaya orang yang terbiasa membayar perpuluhan pasti juga taat pajak. Dan ada korelasi di antara keduanya. Tapi ini topik mungkin untuk pembahasan di lain waktu.

Sebagai penutup dan agar tersenyum sedikit. Katanya dirjen pajak: “YESUS JUGA BAYAR PAJAK” 😀

YESUS JUGA BAYAR PAJAK - PENULISHIDUPKU.COM - 1


Segala hormat dan pujian bagi Allah Bapa, Allah Putera, dan Allah Roh Kudus.
Terima kasih kepada pak CW atas info beritanya

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

PERJUMPAAN UNTUK TERAKHIR KALINYA ~ Oleh Pdt. Erastus Sabdono

Erastus Sabdono - PenulisHidupku.Com - 1

NGERI !!! … MEMBACA RENUNGAN bapak pendeta Erastus Sabdono

Begini katanya :
Aku yang serius aja…
masih jatuh bangun !
Mati – matian mengerjakan PR ku dalam SEKOLAH KEHIDUPAN yang aku jalani.
MEMATIKAN keinginan daging, keinginan mata, keangkuhan hidup…, tidak gampang seperti membalikkan telapak tangan. Tidak gampang seperti kita khotbah di atas mimbar….
Itu semua PERJUANGAN…
Yang terus aku kerjakan sampai aku menutup mata.

Aku serius mengajak bapak/ibu/saudaraku
Ayooo.. kerjakan keselamatan kita dengan takut dan gentar selama kita masih menumpang di bumi ini.

“Bumi ini bukan rumah ku….”

Catatan Pdt. DR. Erastus Sabdono

PERJUMPAAN UNTUK TERAKHIR KALINYA

Ketika jantungmu berhenti, tidak perlu dicemaskan.

Saat sekarat, tidak perlu dicemaskan.

Jangan perdulikan jasadmu yang akan hancur!!…
Sanak keluargamu…atau petugas pengurus jenazah…akan melaksanakan kewajiban mereka:
1. Menyuntik tubuhmu dengan formalin agar tubuhmu tidak berbau sampai engkau dikuburkan
2. Melucuti pakaianmu
3. Memandikanmu
4. Meriasmu
5. Menggalikan lubang lahatmu, menyiapkan tempat kremasimu
6. Mengeluarkanmu dari rumahmu.
7. Memanggulmu di atas pundak² mereka.
8. Mengantarkanmu ke tempat tinggalmu yang baru (kuburan), atau kremasi dan dalam sejam engkau telah menjadi debu
9. Orang-orang akan berdatangan merawat dan mengurus jenazahmu, bahkan banyak yang meninggalkan pekerjaannya demi untuk penguburanmu, atau kremasimu
10. Perabotan2mu akan segera diurus dan berpindah tangan:
– Kunci2 kendaraan dan rumah
– Tas
– Buku2
– Handphone
– Sepatu
– Pakaian
– Uang
– Surat-surat berharga: saham, surat tanah/rumah, deposito, dsb.
– Harta tak bergerak: rumah, kendaraan, tanah, kebon, ladang/sawah

Apabila keluargamu baik, maka mereka akan menyedekahkannya agar bermanfaat bagi orang lain

Yakinlah!!! Bahwa:
~Dunia tidak akan sedih karena kematianmu!
~Alam semesta tidak berduka atas kepergianmu!
~Segala sesuatu akan berjalan seperti biasa dan tidak berubah dengan perpisahanmu!
~Perekonomian akan terus berputar!
~Pekerjaanmu, akan digantikan orang lain!
~Hartamu akan pindah tangan secara halal kepada ahli waris!

Sementara…. Anda yang akan dihakimi di akhirat atas segala sesuatu hingga perkara yang sederhana dan kecil !!

Yang pertama lepas darimu adalah namamu..
Saat Anda meninggal dunia:
Orang2 bertanya : Dimana mayatnya ? Mereka tidak memanggilmu dengan namamu!!
Namamu tinggal kenangan belaka.

Ketika mereka akan mendoakanmu ditempat ibadah, mereka bilang : Bawa sini jenazahnya!!! Mereka tidak menyebutkan namamu.
Betapa cepat namamu hilang berlalu….

Karena itu…
Jangan tertipu oleh kehormatan dan kelebihan kelompokmu..!!
Jangan terperdaya oleh kedudukan dan keturunanmu..!!
Jangan terperdaya dengan ambisimu untuk meraih jabatan sekulermu maupun jabatan kerohanian di rumah ibadahmu…!!
Jangan terperdaya dengan ambisimu untuk meraih kekayaan dan kenikmatan dunia ini…!

Syarat kematian tidaklah harus sakit dulu.
Tidak melihat kaya atau miskin.
Tidak diatur dari umur yang tua atau yang muda harus mati terlebih dahulu.

Ah, alangkah sepelenya dunia ini…dan betapa besar apa yang akan kita hadapi…

Kesedihan orang atas kepergianmu ada tiga macam:

1. Orang yang mengenalmu sepintas akan mengatakan: Kasihan…!!

2. Teman dan sahabatmu akan bersedih beberapa saat atau beberapa hari, kemudian mereka kembali pada rutinitas dan canda tawa mereka

3. Kesedihan mendalam di rumah…keluargamu akan bersedih sepekan… satu-dua bulan atau hingga satu tahun…kemudian mereka akan meletakkanmu dalam Album Kenangan

Demikianlah…
Kisahmu di antara manusia telah berakhir…

Anda hanya tinggal ALBUM KENANGAN

Telah lepas darimu:
1. Kecantikan/ketampananmu
2. Hartamu
3. Kesehatan mu
4. Anak cucu mu
5. Rumah mu
6. Istri/suami mu

Kehidupanmu yang sesungguhnya justru…baru dimulai…setelah kematianmu…bersama sesuatu yang nyata, yaitu: Alam keabadian…sorga atau neraka mengerikan ..yang abadi…sampai selama-lamanya… kekal…tapi nyata..

Pertanyaannya sekarang adalah :

Apa yang telah Anda siapkan untuk hari akhirmu ???
Ini adalah KENYATAAN yang perlu direnungkan!!

Check ibadahmu…& motivasi hatimu ketika engkau pergi beribadah
Check perbuatanmu…& motivasi hatimu dalam memberi…ingatlah…bahwa Tuhan tidak perlu uangmu…Tuhan tidak bisa engkau sogok dengan uang & kekayaanmu
Check perilaku dan tingkah polahmu…& motivasi hatimu saat bertindak…ingatlah…Tuhan melihat jauh ke lubuk hatimu

Mari bertobat, ayo dekatkan diri kepada-NYA, berbuatlah dengan tulus, bekerjalah tidak hanya untuk upah yang fana…tapi bekerja jugalah untuk melayani Tuhan untuk mendapatkan upah kekal…untuk bekal kehidupan kekal… ingatlah…Tuhan melihat hati…

Semoga kita semua selamat !
(Pastikan engkau mendapat jaminan dan kepastian keselamatan mulai saat ini. Yoh 3:16, Yoh 14:6)
Tuhan Yesus berkati 🖐


Segala hormat dan pujian bagi Allah Bapa, Allah Putera, dan Allah Roh Kudus.
Terima kasih kepada bpk pdt Erastus Sabdono untuk renungannya dan ko Felix Rogahang Lo untuk kiriman renungannya

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter