PERJUMPAAN UNTUK TERAKHIR KALINYA ~ Oleh Pdt. Erastus Sabdono

Erastus Sabdono - PenulisHidupku.Com - 1

NGERI !!! … MEMBACA RENUNGAN bapak pendeta Erastus Sabdono

Begini katanya :
Aku yang serius aja…
masih jatuh bangun !
Mati – matian mengerjakan PR ku dalam SEKOLAH KEHIDUPAN yang aku jalani.
MEMATIKAN keinginan daging, keinginan mata, keangkuhan hidup…, tidak gampang seperti membalikkan telapak tangan. Tidak gampang seperti kita khotbah di atas mimbar….
Itu semua PERJUANGAN…
Yang terus aku kerjakan sampai aku menutup mata.

Aku serius mengajak bapak/ibu/saudaraku
Ayooo.. kerjakan keselamatan kita dengan takut dan gentar selama kita masih menumpang di bumi ini.

“Bumi ini bukan rumah ku….”

Catatan Pdt. DR. Erastus Sabdono

PERJUMPAAN UNTUK TERAKHIR KALINYA

Ketika jantungmu berhenti, tidak perlu dicemaskan.

Saat sekarat, tidak perlu dicemaskan.

Jangan perdulikan jasadmu yang akan hancur!!…
Sanak keluargamu…atau petugas pengurus jenazah…akan melaksanakan kewajiban mereka:
1. Menyuntik tubuhmu dengan formalin agar tubuhmu tidak berbau sampai engkau dikuburkan
2. Melucuti pakaianmu
3. Memandikanmu
4. Meriasmu
5. Menggalikan lubang lahatmu, menyiapkan tempat kremasimu
6. Mengeluarkanmu dari rumahmu.
7. Memanggulmu di atas pundak² mereka.
8. Mengantarkanmu ke tempat tinggalmu yang baru (kuburan), atau kremasi dan dalam sejam engkau telah menjadi debu
9. Orang-orang akan berdatangan merawat dan mengurus jenazahmu, bahkan banyak yang meninggalkan pekerjaannya demi untuk penguburanmu, atau kremasimu
10. Perabotan2mu akan segera diurus dan berpindah tangan:
– Kunci2 kendaraan dan rumah
– Tas
– Buku2
– Handphone
– Sepatu
– Pakaian
– Uang
– Surat-surat berharga: saham, surat tanah/rumah, deposito, dsb.
– Harta tak bergerak: rumah, kendaraan, tanah, kebon, ladang/sawah

Apabila keluargamu baik, maka mereka akan menyedekahkannya agar bermanfaat bagi orang lain

Yakinlah!!! Bahwa:
~Dunia tidak akan sedih karena kematianmu!
~Alam semesta tidak berduka atas kepergianmu!
~Segala sesuatu akan berjalan seperti biasa dan tidak berubah dengan perpisahanmu!
~Perekonomian akan terus berputar!
~Pekerjaanmu, akan digantikan orang lain!
~Hartamu akan pindah tangan secara halal kepada ahli waris!

Sementara…. Anda yang akan dihakimi di akhirat atas segala sesuatu hingga perkara yang sederhana dan kecil !!

Yang pertama lepas darimu adalah namamu..
Saat Anda meninggal dunia:
Orang2 bertanya : Dimana mayatnya ? Mereka tidak memanggilmu dengan namamu!!
Namamu tinggal kenangan belaka.

Ketika mereka akan mendoakanmu ditempat ibadah, mereka bilang : Bawa sini jenazahnya!!! Mereka tidak menyebutkan namamu.
Betapa cepat namamu hilang berlalu….

Karena itu…
Jangan tertipu oleh kehormatan dan kelebihan kelompokmu..!!
Jangan terperdaya oleh kedudukan dan keturunanmu..!!
Jangan terperdaya dengan ambisimu untuk meraih jabatan sekulermu maupun jabatan kerohanian di rumah ibadahmu…!!
Jangan terperdaya dengan ambisimu untuk meraih kekayaan dan kenikmatan dunia ini…!

Syarat kematian tidaklah harus sakit dulu.
Tidak melihat kaya atau miskin.
Tidak diatur dari umur yang tua atau yang muda harus mati terlebih dahulu.

Ah, alangkah sepelenya dunia ini…dan betapa besar apa yang akan kita hadapi…

Kesedihan orang atas kepergianmu ada tiga macam:

1. Orang yang mengenalmu sepintas akan mengatakan: Kasihan…!!

2. Teman dan sahabatmu akan bersedih beberapa saat atau beberapa hari, kemudian mereka kembali pada rutinitas dan canda tawa mereka

3. Kesedihan mendalam di rumah…keluargamu akan bersedih sepekan… satu-dua bulan atau hingga satu tahun…kemudian mereka akan meletakkanmu dalam Album Kenangan

Demikianlah…
Kisahmu di antara manusia telah berakhir…

Anda hanya tinggal ALBUM KENANGAN

Telah lepas darimu:
1. Kecantikan/ketampananmu
2. Hartamu
3. Kesehatan mu
4. Anak cucu mu
5. Rumah mu
6. Istri/suami mu

Kehidupanmu yang sesungguhnya justru…baru dimulai…setelah kematianmu…bersama sesuatu yang nyata, yaitu: Alam keabadian…sorga atau neraka mengerikan ..yang abadi…sampai selama-lamanya… kekal…tapi nyata..

Pertanyaannya sekarang adalah :

Apa yang telah Anda siapkan untuk hari akhirmu ???
Ini adalah KENYATAAN yang perlu direnungkan!!

Check ibadahmu…& motivasi hatimu ketika engkau pergi beribadah
Check perbuatanmu…& motivasi hatimu dalam memberi…ingatlah…bahwa Tuhan tidak perlu uangmu…Tuhan tidak bisa engkau sogok dengan uang & kekayaanmu
Check perilaku dan tingkah polahmu…& motivasi hatimu saat bertindak…ingatlah…Tuhan melihat jauh ke lubuk hatimu

Mari bertobat, ayo dekatkan diri kepada-NYA, berbuatlah dengan tulus, bekerjalah tidak hanya untuk upah yang fana…tapi bekerja jugalah untuk melayani Tuhan untuk mendapatkan upah kekal…untuk bekal kehidupan kekal… ingatlah…Tuhan melihat hati…

Semoga kita semua selamat !
(Pastikan engkau mendapat jaminan dan kepastian keselamatan mulai saat ini. Yoh 3:16, Yoh 14:6)
Tuhan Yesus berkati 🖐


Segala hormat dan pujian bagi Allah Bapa, Allah Putera, dan Allah Roh Kudus.
Terima kasih kepada bpk pdt Erastus Sabdono untuk renungannya dan ko Felix Rogahang Lo untuk kiriman renungannya

Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Share on Twitter

Diary 4 Agustus 2012 – Kunjungan Brother Willy Buboy Duana

Willy Buboy Duana - Firmansyah Luasan Saputra - Handy Tirta Saputra - Felix Lo - FGBMFI Singapore Lucky Plaza - PenulisHidupku.Com - 1

Hari ini dalam pertemuan Full Gospel Business Men Fellowship International chapter Singapura Lucky Plaza kita kedatangan tamu dari FGBMFI Filipina, Brother Willy “Buboy” Duana, yang sebelumnya berfellowship dengan kita di dalam FGBMFI World Convention 2012 di Nusa Dua Bali. Gua senang sekali bisa bertemu dengan brother Willy beserta dengan istri.

Brother Willy membagikan kesaksian hidupnya. Keluarga mereka memiliki hubungan bisnis dengan pemerintah Filipina yang memberikan mereka proyek – proyek. Namun banyak praktek – praktek yang tidak baik seperti penyogokan dan juga penghiburan. Sejak muda, brother Willy sudah diajarkan oleh ayahnya untuk menggeluti bisnis ini dan juga menghibur para pejabat – pejabat.

Suatu hari orang tua brother Willy bertobat, dan papanya memutuskan untuk mengganti haluan bisnisnya dari yang tidak benar menjadi bisnis yang baik. Secara mata manusia ini sama saja menolak uang gampang, namun kuasa Roh Kudus yang menegur keluarga pak Willy begitu kuat. Akhirnya mereka mengganti bisnis mereka menjadi perusahaan properti yang sampai sekarang brother Willy jalani.

Brother Willy juga sharing sedikit mengenai pernikahannya. Sebagai seorang pria tetap saja ada godaan untuk bermain serong, bukan karena merasakan kurang perhatian, namun karena frekuensi hubungan intim dengan istri semakin berkurang. Jika istri sudah mengalami menopause maka frekuensi hubungan intim akan menurun. Sementara sebagai lelaki kita juga menyadari bahwa kemampuan seksual juga akan menurun. Jadi mumpung masih ada kemampuan, sebaiknya dipakai.

Itulah logika lelaki yang sudah mengalami usia di atas 50 tahun, demikian kata brother Willy. Dia juga menambahkan bahwa banyak suami bermain serong ketika istrinya sedang hamil. Namun sebagai anak – anak Tuhan yang percaya sepenuhnya kepada Tuhan, kita harus terus – menerus taat kepada FirmanNya apa pun tantanganNya. Dan itulah salah satu gunanya wadah FGBMFI dimana para pria saling menguatkan satu sama lain. Kita tidak bisa sendirian.

Gua bersyukur atas kedatangan dari brother Willy Buboy untuk memberikan dorongan semangat kepada kita semua. Gua percaya ini bukan terakhir kalinya brother Willy akan mengunjungi chapter kita di Lucky Plaza. Tuhan Yesus pasti memberkati pekerjaan dan pelayanan beliau.


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 10 Agustus 2012.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Sebuah Kesaksian Mengenai Pelayanan Sederhana Namun Dengan Kasih Yang Besar

Bunda Theresa - PenulisHidupku.Com - 1Ibu Theresa pernah berkata bahwa LEBIH PENTING melakukan PEKERJAAN KECIL DENGAN KASIH YANG BESAR, dibandingkan melakukan pekerjaan besar dengan kasih yang kecil. Tadi siang saya menemani om Wally yang baru kembali dari pelayanan di berbagai daerah di Indonesia, dan beliau membagikan kepada saya sebuah kesaksian mengenai pelayanan dari seorang hamba Tuhan yang begitu sederhana namun penuh dengan kasih. Semoga kesaksian ini menjadi berkat bagi kita semua.

Ada seorang ibu yang tinggal di daerah Jawa Barat. Indri adalah namanya dan  dia terpanggil untuk melayani sekelompok orang – orang yang miskin, minim, dan seringkali dipandang hina oleh banyak masyarakat di sekitarnya. Banyak dari mereka belum pernah mendengar maupun mengenal siapa itu Tuhan Yesus. Dan dengan penuh kasih ibu Indri melayani full time dengan tujuan untuk memperkenalkan cinta kasih Allah kepada mereka. Tidak seperti hamba – hamba Tuhan kebanyakan lainnya yang penuh dengan karisma ketika berbicara di atas mimbar, ibu Indri membagikan Firman Tuhan dengan cara yang begitu sederhana dan menggunakan perbendaharaan kata – kata yang begitu polos. Dia pun tidak suka berbicara sambil berdiri di depan. Dia lebih suka berbicara sambil duduk bersama dengan jemaat dan melayani mereka satu persatu dari hati ke hati. Itulah sebabnya jemaat yang dliayani merasakan kasih Tuhan yang luar biasa dan mereka bisa menangkap Firman Tuhan yang dibagikan. Puji Tuhan sekarang jemaat yang ibu Indri layani berjumlah 60 orang. Dan minggu yang lalu (dari saat tulisan ini dibuat) ada 5 orang yang dibabtis.

Ibu Indri bukanlah orang yang kaya raya. Ia hanya seorang ibu yang sangat sederhana. Namun hatinya penuh dengan belas kasihan, dan kasih yang begitu lugu bagi jiwa – jiwa tersebut. Itu sebabnya seluruh uang pribadi yang ia miliki, dipakainya untuk pelayanan. Namun karena keterbatasan dana, ia tidak bisa mengadakan ibadah setiap minggu. Terkadang satu bulang sekali, dan terkadang 2 minggu sekali. Ibadahnya pun sangat sederhana. Tidak ada alat musik di sana, dan mereka bergiliran pindah dari rumah ke rumah. Karena faktor kemiskinan, sebagian besar dari jemaat di sana tidak mampu membeli Alkitab, namun begitu haus akan Firman Tuhan. Banyak dari mereka memohon kepadanya “tolong ibu… sempatkan minggu ini kita beribadah, kita hanya mau mendengar satu ayat saja dari ibu”. Dan jiwa – jiwa yang haus dan lapar akan kebenaran Firman Tuhan itulah yang terus menerus memacu pelayanan ibu Indri.

Kaum Miskin Di Indonesia - PenulisHidupku.Com - 2Jemaat yang dilayani oleh ibu Indri adalah sebuah komunitas yang sangat kecil dan dari segi finansial terus terang mereka tidak bisa membantu ibu Indri karena banyak dari mereka masih terus – menerus berjuang mempertahankan hidup dari hari ke hari. Walaupun tidak ada dukungan dana dari jemaat, semangat ibu Indri sama sekali tidak mengecil, malahan terus membuatnya semakin semangat untuk melayani Tuhan dan menyelesaikan panggilannya. Puji Tuhan ibu Indri sering dipanggil oleh beberapa gereja untuk membagikan kesaksian hidupnya dan biasanya setelah kebaktian ia mendapatkan persembahan kasih. Namun uang itu tidak ia nikmati sendiri. Sebagian besar ia tabung dengan sabar dan ia gunakan untuk membantu jemaatnya untuk keluar dari garis kemiskinan.

Uang tersebut digunakan olehnya untuk menyicil pembuatan gerobak. Karena terbatasnya dana, satu gerobak bisa memakan waktu sampai 3 bulan untuk selesai. Kadang – kadang ia hanya sanggup membeli roda nya terlebih dahulu, bulan depannya  ia menyicil untuk membeli kayunya, dan seterusnya. Setelah gerobak yang sangat sederhana itu selesai, gerobak itu kemudian diserahkan kepada jemaatnya yang membutuhkan SECARA PERCUMA. Ibu Indri juga melatih mereka untuk membuat dan memasak mie. Dengan cara itu ibu Indri mengajarkan jemaatnya untuk berdagang mie keliling, dengan harapan mereka bisa mendapatkan penghasilan dan kehidupan yang lebih layak.

Gerobak Mie Ayam - PenulisHidupku.Com - 1

Nasi Bungkus - Penulis Hidupku.Com - 1Suatu hari ibu Indri merasakan adanya kerinduan yang besar di hatinya ingin memberkati setiap anggota jemaatnya dengan nasi bungkus seharga 10,000 rupiah/bungkus.  Padahal saat itu ia sama sekali tidak memiliki uang, dan ia hanya bisa terus – menerus berdoa kepada Tuhan. Setelah beberapa waktu dan melalui banyak jerih payah, akhirnya ibu Indri berhasil mengumpulkan uang untuk membelikan mereka nasi bungkus.  Suatu hari setelah selesai kebaktian, ia membagikannya kepada para jemaatnya. Dan mereka menerima dan menikmatinya dengan suka cita. Sebuah makanan yang sederhana. Nasi bungkus seharga 10 ribu rupiah. Namun itu membuat hati ibu Indri begitu puas dan bersuka cita.

Menangis - PenulisHidupku.Com - 1Setelah selesai makan, ada seorang ibu dan anaknya menghampiri ibu Indri dan berkata kepadanya “Terima kasih ibu atas makanannya. Tuhan begitu baik dan memberkati ibu. Sudah 2 hari kami berdua belum makan karena di rumah kami sudah tidak memiliki apa – apa lagi”. Pada hari itu sang ibu dan anak berbagi satu nasi bungkus , dan satunya lagi mereka simpan untuk keesokan harinya. Ibu Indri merasa begitu terharu dan mulai mengerti mengapa Tuhan menaruh kerinduan di dalam hatinya untuk membelikan nasi bungkus bagi jemaat ini. Itulah sebabnya terkadang ibu Indri merasa sedih jika melihat orang menghambur – hamburkan uang mereka, karena ada banyak saudara – saudari yang begitu kekurangan… bahkan untuk makan saja begitu sulit.

Handphone - PenulisHidupku.Com - 1Suatu waktu ada seorang ibu ingin melahirkan dan ia tidak punya uang sama sekali. Ibu Indri bergegas mengantarkan ibu tersebut ke rumah sakit dan tetap bersedia menolong padahal saat itu ia sendiri juga tidak punya uang sama sekali. Sampai di rumah sakit ibu Indri hanya bisa berdoa “Tuhan, aku tidak punya uang sama sekali. Bahkan untuk membayar biaya parkir kendaraan saja saya tidak punya. Sekarang saya rindu ingin menolong ibu ini melahirkan. Tuhan saya relakan handphone saya ini untuk dijual. Tolong Tuhan kirim orang yang bersedia untuk membelinya”. Singkat cerita ibu Indri mengalami mujizat yang luar biasa, tiba – tiba ada orang menelpon dia dan memberikan bantuan untuk membayar biaya rumah sakit. Handphone nya tidak harus dijual. Ketika ia sampai ke lapangan parkir, dia masih tidak memiliki uang parkir. Tiba – tiba ada orang yang Tuhan kirim untuk membayarkan uang parkir bagi ibu Indri. Sampai ke hal yang paling kecil pun, Tuhan mencukupi kebutuhan hambaNya.

Setelah mendengarkan kesaksian tersebut dari om Wally, saya cuma berbisik dalam hati bahwa ternyata masih ada yah orang – orang yang dengan tulus melayani apa adanya dan memberikan segalanya bagi mereka yang dipandang hina maupun diremehkan oleh masyarakat. Saya jadi teringat dengan perkataan pak Felix Lo bahwa hati Tuhan dekat dengan mereka – mereka yang miskin dan tertindas. Itu sebabnya ketika kita melayani mereka, kita juga sedang melayani Tuhan kita di surga.

Matius 25:40 – “Dan Raja (Tuhan) itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

Matius 25:45 – “Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang TIDAK kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu TIDAK melakukannya juga untuk Aku.”

Yesus bersama Orang Miskin - PenulisHidupku.Com - 2

Saya merasakan bahwa membantu pelayanan ibu Indri adalah ladang yang subur. Bersama dengan om Wally, saya sedang memulai menabur di sini. Bukan jumlahnya yang penting, dan Tuhan lebih memperhatikan kerinduan hati kita untuk bersedia memberkati. Bagi saudara – saudari yang terbeban ingin membantu juga bisa menghubungi saya, nanti saya mintakan nomor telepon ibu Indri dan saudara / saudari bisa menghubungi beliau secara langsung.


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 18 Juli 2012.
Terima kasih kepada om Wally atas sharingnya.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Diary 4 Juni 2012 – Kolega Kerja Mengundurkan Diri

Kejutan - PenulisHidupku.Com - 1Dalam 3 bulan terakhir ini gua mempekerjakan 3 orang di perusahaan gua, Fuji Xerox Singapore. Ketiga orang tersebut gua interview dan pilih secara pribadi. Namun hari ini… di hari yang sama… gua mendapatkan kabar bahwa ketiga – tiganya mengundurkan diri dari pekerjaan di kantor. Wow… sebuah pukulan nih karena artinya gua bakalan repot banget. Yang satu mengundurkan diri karena masalah kesehatan, satu lagi karena masalah keluarga, dan yang terakhir karena merasa tidak cocok dengan pekerjaan sekarang.

Gua selalu percaya bahwa tidak ada kata “kebetulan”. Firman Tuhan berkata:

Roma 8:28 – “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan BAGI MEREKA YANG MENGASIHI DIA, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana  Allah.”

Seperti yang salah satu pembimbing rohani gua, bapak Felix Lo, katakan, penekanannya ada pada bagian kita untuk mengasihi Tuhan. Dan gua tahu gua mengasihi Dia karena  gua ingin berubah dan memperbaiki hidup gua di dalam ketaatan akan Firman. Sekarang ini gua gak bisa melihat apa kebaikan dari ini semua. Tetapi gua bersyukur gua memiliki Tuhan yang luar biasa. So exciting, penasaran, dan menarik. Terpujilah nama Tuhan 🙂


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 4 Juni 2012.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.