Diary 19 November 2014 – Tamu Istimewa Dalam Dinner Meeting FGBMFI Mediterania PIK Chapter Di Hotel 88 Grogol: Yoanes Kristianus (Jojo) dan Jonathan Lee

Wow hari ini luar biasa. Sudah melayani di breakfast meeting pada pagi ini, dan malamnya kembali diberkati dalam dinner meeting di FGBMFI chapter Mediterania PIK hotel 88 Grogol. Pembicara kita pada malam hari ini adalah bapak Yoanes Kristianus, yang juga akrab dipanggil Jojo. Beliau adalah seorang anak muda yang luar biasa cinta kepada Tuhan dan juga kepada negara Indonesia. Melalui yayasan Tangan Pengharapan, pak Jojo dan istrinya memberkati begitu banyak orang terutama di wilayah Indonesia bagian Timur yang masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Yoanes Kristianus - Jojo - Yayasan Tangan Pengharapan - FGBMFI Mediterania Pik Hotel 88 Grogol Jakarta - PenulisHidupku.Com - 1

Malam ini pak Jojo membagikan kesaksian dan firman yang begitu tajam juga mendalam. Kita semua diingatkan mengenai kerajaan Allah, dimana kehendak Tuhan dinyatakan di dalam kehidupan kita.

Gua pribadi juga mencatat beberapa hal lainnya, seperti:

  • Kasih karunia Tuhan juga bisa digunakkan untuk memperkuat, memberdaya, dan juga mempermudah kita dalam melakukan kehehendakNya.
  • Kerjasama dengan dosa akan menghasilkan penurunan, tetapi kerjasama dengan kebenaran akan menghasilkan peningkatan.
  • Karena dosa maka alam, tanah, dan mahluk hidup kena kutuk.
  • Pilihan kita sekarang akan menentukan masa depan kita.
  • Kiat agar berhasil dan diberkati adalah kita harus menjadi pribadi yang RAKUS dalam menolong, mengampuni, dan mempraktekan integritas.

Kejutan kedua yang Tuhan berikan adalah kedatangan Jonathan Lee, mantan kolega gua dari Fuji Xerox Singapore ke chapter kita. Wow… sungguh terkejut sekali. Puji Tuhan Jonathan sangat enjoy dalam pertemuan itu dan dia merasa sangat diberkati.
Handy Tirta Saputra - Jonathan Lee - Fuji Xerox Singapore - FGBMFI Mediterania PIK - Hotel 88 Grogol Jakarta - PenulisHidupku.Com - 1


Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Diary 30 April 2014 – One Final Look At My Cubicle

Fuji Xerox Singapore - Fuji Xerox Global Services 2014 Cubicle - Handy Tirta Saputra - PenulisHidupku.Com - 1

The day that I have been waiting for is finally here. As I sat down on my chair and quietly observed my other colleagues, I told myself that I will treasure the moments I spent here in Fuji Xerox Singapore for the rest of my life. In this cubicle I made many decissions, which have helped the organization to grow. And starting tomorrow my successor will take over my position. I am leaving the company and the organization will continue to grow. God bless Fuji Xerox Singapore 🙂


To give comments or critics, CLICK HERE
To share to others feel free share it via the social media below.

Diary 14 Desember 2012 – Acara Tukeran Kado Fuji Xerox Global Services

Hadiah Natal - PenulisHidupku.Com - 1

Hari ini tim operasi dari divisi gua, Fuji Xerox Global Services, mengadakan acara tukeran kado dan makan siang bersama. Yang mendanai pembelian makanan tersebut adalah para keempat manager, yakni Wilson Tan, Tan Loh Hock, Peter, dan gua. Untuk makanannya kita pesen dari perusahaan catering yang cukup terkenal, dan makanannya benar – benar enak. Not bad untuk catering dengan budget sekitar 25 dollar per orang.

Acara Tukar Kado Fuji Xerox Singapore FXGS Natal 2012 - PenulisHidupku.Com - 1Acara Tukar Kado Fuji Xerox Singapore FXGS Natal 2012 - PenulisHidupku.Com - 3Acara Tukar Kado Fuji Xerox Singapore FXGS Natal 2012 - PenulisHidupku.Com - 2Acara Tukar Kado Fuji Xerox Singapore FXGS Natal 2012 - PenulisHidupku.Com - 4

Sambil makan kita ngobrol – ngobrol dan bercanda. Kolega gua Connie Tan membagikan kesaksian kepada anak buah gua, Sean Lee (yang berasal dari Korea) mengenai mujizat kesembuhan dari penyakit yang hampir merengut nyawanya. Connie mengatakan itu semua karena Tuhan Yesus dan bagaiman hidupnya berubah setelah ia mengenal Yesus dan mengalami mujizat kesembuhan. Setelah itu kita bagi – bagi kado. Dan tahun ini gua dapat kado dari anak buah gua, Ajeet Kumar Rai (tapi diserahkan oleh Siti), dan isinya adalah DASI. Nice !!! :-).

Handy Tirta Saputra - Tukaran Hadiah Natal 2012 Di Fuji Xerox Singapore - PenulidHidupku.Com - 2Handy Tirta Saputra - Tukaran Hadiah Natal 2012 Di Fuji Xerox Singapore - PenulidHidupku.Com - 1


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 14 Desember 2012.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Diary 3 Agustus 2012 – Pelayanan Membangun Rumah Di Batam Bersama Dengan Habitat Dan Fuji Xerox Singapore

Habitat Indonesia - PenulisHidupku.Com - 1

Pagi ini gua bersyukur bisa bangun tepat waktu padahal cuma istirahat sekitar 2 jam. Gua kemudian naik taksi untuk mampir terlebih dahulu ke kantor untuk mengambil kaos seragam Habitat dan setelah itu menuju ke Harbourfront. Total ada 10 orang yang akan berangkat ke Batam pada pagi hari itu. Ini adalah pilot project dari perusahaan kami dalam kolaborasi bersama dengan Habitat sebagai bagian dari CSR (Corporate Social Responsibility). Dan kalau perjalanan ini berhasil maka manajemen perusahaan kami akan mengijinkan pemberian bantuan dalam skala yang lebih besar dan melibatkan banyak orang. Jadi intinya kita bersepuluh ini menjadi semacam kelinci percobaan :).

Fuji Xerox Singapore CSR - Habitat - Batam - PenulisHidupku.Com - 4

Pagi itu kami pun menempuh perjalanan sekitar 30 – 45 menit dari Harbourfrount menuju pelabuhan Sekupang. Sesampai di sana kita bertemu dengan 2 orang dari perwakilan Habitat Indonesia dan tak lama kemudian mobil dari hotel Harris datang untuk membawa kami ke site tempat kami membangun rumah. Sebelumnya profil keluarga yang akan kami bantu sudah dikirimkan beserta dengan foto – foto mereka sehingga kami tahu dengan pasti siapa mereka. Setelah setengah jam perjalanan menggunakan mobil kami pun sampai ke sebuah perkampungan yang bernama kavling Kamboja. Itu adalah sebuah perkampungan yang sangat sederhana dan begitu banyak ayam yang berkeliaran.

Fuji Xerox Singapore CSR - Habitat - Batam - PenulisHidupku.Com - 3

Fuji Xerox Singapore CSR - Habitat - Batam - PenulisHidupku.Com - 1Kami pun mulai diperkenalkan kepada keluarga yang akan kami bantu dan juga diberikan beberapa briefing mengenai keamanan. Sebelum pukul 9 pagi waktu Batam, kami memulai pekerjaan untuk membangun rumah. Yang paling awal kami lakukan adalah mengangkut bata – bata dan kami melakukannya dengan saling mengoper. Setelah itu kami pun mulai menyusun bata – bata yang ada. Cukup mudah sih, sama seperti bermain lego, cuma bedanya bata – bata tersebut cukup berat. Hari ini di Batam begitu panas… kami orang – orang kantoran yang terbiasa bekerja di ruangan AC berkali – kali harus mengambil istirahat kecil dan minum air. Beberapa orang di sana yang membantu kami adalah umat Muslim dan mereka menjalankan puasa… betapa hebatnya mereka bisa kuat seperti itu.

Fuji Xerox Singapore CSR - Habitat - Batam - PenulisHidupku.Com - 2Setelah selesai menyusun bata, di lapisan ke delapan kami menggunakan bata yang sedikit berbeda. Kemudian kami menuangkan semen ke atasnya. Setelah itu hari sudah siang dan saatnya kami istirahat makan siang sambil menunggu semen kering. Karena hari ini adalah hari Jumat, maka kami juga harus menunggu beberapa pengawas untuk menyelesaikan sholat mereka, jadi jam istirahat kami lebih panjang… wuiiih… puji Tuhan. Waktu yang ada selama makan siang gua pakai untuk berfellowship dengan pemilik rumah dan tetangga – tetangganya. Mereka begitu ramah dan terbuka. Pemilik rumah bercerita bahwa istrinya yang sekarang adalah istri yang kedua, setelah yang pertama itu bercerai.

Fuji Xerox Singapore CSR - Habitat - Batam - PenulisHidupku.Com - 5Dan mereka juga bercerita kepada gua bahwa pada bulan Maret 2012 yang lalu mereka kehilangan anak sulung mereka, seorang perempuan berusia 7 tahun yang meninggal di rumah sakit karena muntah – muntah darah. Mereka berharap dengan adanya rumah yang baru ini mereka juga bisa memulai lembaran kehidupan yang baru.

Sekarang ini mereka hanya memiliki seorang anak perempuan kecil berusia 3 tahun bernama Ganaya, yang terus – menerus masih menanyakan soal kepergian kakak perempuannya. Dalam hati gua sangat bersyukur atas apa yang gua miliki karena kondisi kehidupan gua lebih diberkati dibandingkan dengan mereka.

Saat makan siang gua makan bersama dengan tetangganya yang beragama Katolik karena kita menghormati pemilik rumah yang sedang menjalankan puasa. Ibu di rumah tersebut berasal dari Medan dan ia memiliki 4 orang anak. Gua senang sekali mengambil foto anak – anaknya karena mereka begitu polos dan suka bergaya hehehe. Sambil makan gua melihat mereka hanya makan nasi dan sedikit sayur hijau. Gua kemudian membagikan kerupuk dan ayam kecap yang gua miliki. Beberapa teman juga memberikan buah – buahan kepada mereka. Anak – anak begitu sopan, mereka mengucapkan terima kasih atas pemberian kita.

Fuji Xerox Singapore CSR - Habitat - Batam - PenulisHidupku.Com - 6

Kemudian gua berjalan – jalan untuk melihat keadaan di kampung. Tempat itu terasa begitu sepi dan ada banyak bangunan yang setengah jadi. Tanah di Batam begitu keras, tandus, dan mengandung banyak kapur. Siang yang terik itu dengan mudah bisa membuat orang dehidrasi dan pingsan demikian pikir gua sambil menelusuri kampung. Setelah beristirahat, kita kemudian melanjutkan pekerjaan kita membangun rumah. Kali ini kita membangun septic tank, dan kita harus menggali tanah sedalam 1.5 meter. Itu bukanlah hal yang mudah karena tanah di sana begitu keras, namun perlahan – lahan kami akhirnya mampu menyelesaikan juga.

Fuji Xerox Singapore CSR - Habitat - Batam - PenulisHidupku.Com - 7

Setelah pukul 3 siang akhirnya kami menyelesaikan tugas kami. Rasanya capek sekali dengan kulit yang terbakar sengatan sinar matahari. Namun ada kepuasan tersendiri di dalam hati. Kami pun berfoto – foto sebentar dan pemilik rumah kemudian menyatakan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada kami semua. Dalam satu hari itu kami berhasil menyelesaikan septic tank, dan tembok sebesar 30%. Kata pengurus dari Habitat itu adalah kemajuan yang sangat cepat apalagi dengan orang hanya berjumlah 10 orang dalam waktu kurang dari sehari. Kami pun mengucapkan salam perpisahan dengan keluarga dan tetangga – tetangganya.

Fuji Xerox Singapore CSR - Habitat - Batam - PenulisHidupku.Com - 8

Pulang ke Singapura, di atas ferry hampir dari kami semua ketiduran karena capeknya. Dengan kondisi kami yang sudah sebaik ini di Singapura seringkali kami lupa bersyukur. Sekarang setelah melihat apa yang saudara – saudari kami lalui di Batam, kami jadi sadar betapa baiknya Tuhan yang telah memberkati kami sedemikian banyak dan membangun kerinduan dalam diri kami untuk terus menjadi berkat bagi banyak orang.


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 9 Agustus 2012.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.