Diary 19 Feb 2013 – Belajar Lagi Dari Bapak Tomy Lim

Tomy Lim - FGBMFI World Convention 2012 - PenulisHidupku.Com - 1Malam ini gua makan malam kembali bersama dengan pak Tomy, Wilyanto, ko Yudi, dan ko Hendra. Seperti biasa belajar banyak sekali dari mereka, teman – teman yang gua anggap seperti saudara, di FGBMFI chapter Lucky Plaza Singapura. Gua kembali diingatkan untuk tidak khawatir… karena bagi Tuhan apa sih yang tidak mungkin. Dan seringkali kita sebagai umat yang percaya kontradiksi dengan apa yang kita akui percaya. Kekhawatiran adalah bukti dari kontradiksi itu, dan Yesus telah menekankan bahwa kita tidak perlu kuatir sama sekali.

Matius 22:30 – Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Ayat ini berbicara bahwa kalau kita ingin mengasihi Allah, maka kita harus menggunakan 4 hal:
1. Hati, berbicara mengenai iman. Lawannya adalah tidak percaya.
2. Segenap jiwa, berbicara mengenai kesungguhan dan ketekunan kita. Lawannya adalah malas – malasan.
3. Akal budi, berbicara mengenai profesionalisme kita. Lawannya adalah semau gue.
4. Kekuatan, berbicara mengenai kesehatan tubuh. Lawannya adalah merusak kesehatan.

Keempat hal tersebut harus bekerja dalam sinergi yang seimbang, dan pasti akan kelihatan hasilnya. Kita akan disebut sebagai orang – orang yang mengasihi Tuhan. Dan kita tahu bahwa Allah turut bekerja dalam segala hal untuk membawa kebaikan BAGI MEREKA YANG MENGASIHI DIA. Itu sebabnya kalau kita bisa pegang kunci ini, kita tidak perlu takut menghadapi apa pun juga. Orang dunia paling takut dengan kematian… kita sebagai para pengusaha yang percaya dan sungguh – sungguh di dalamNya tidak takut dengan kematian. Karena mati = pulang ke rumah Bapa di surga.

Kuncinya di sini adalah mengasihi Tuhan. Dan kita dikatakan mengasihi Tuhan jika kita taat kepadaNya sepenuhnya. Belum tentu orang dengan gelar pendeta taat sepenuhnya, dan belum tentu juga pendeta masuk ke surga. Karena masalah keselamatan adalah masalah pribadi antara individu tersebut dengan Tuhan. Di Alkitab menulis akan ada orang yang mengatakan dia melayani dalam nama Tuhan, tetapi Tuhan bilang kepada mereka enyah daripadaNya mereka yang jahat… Tuhan gak kenal dengan mereka. Itu sebabnya kita harus terus – menerus menjaga hati kita dan cek motivasi… apakah kita benar – benar ingin mengasihi Tuhan sepenuhnya atau masih ada sisa – sisa ego, kesombongan, dan kemegahan diri yang masih dominan.

Kalau kita bisa sungguh – sungguh mengasihi Tuhan, maka di dalam kehidupan ini segala sesuatu akan terasa ringan. Yesus menjajikan kuk yang ringan… bukan kuk yang berat. Kita akan mengalamai kebebasan yang sejati. Orang yang kecanduan minum – minuman dan orang yang tidak suka minum alkohol… mana yang lebih bebas ? lebih bebas yang tidak suka minum, karena artinya dia tidak ketergantungan dan diperbudak oleh alkohol. Orang yang tidak kecanduan suka pergi ke pelacuran lebih bahagia dan lebih bebas daripada orang yang suka berzinah… karena mereka gak harus diperbudak. Mereka yang bebas selalu memiliki pilihan untuk berkata tidak.

Demikian secara singkat apa yang gua pelajari malam ini. Tuhan Yesus memang amat sangat baik.


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 19 Feb 2013.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Kegunaan Uang Ada Batasnya

Uang Dollar - PenulisHidupku.Com - 1Beberapa hari yang lalu, saya bertemu dengan bapak Tomy Lim, salah satu pemimpin di Full Gospel Business Men Fellowship International (Indonesia), dan juga pemilik hotel Mercure Batam, dalam makan malam bersama di Resto Surabaya dari pukul 7 malam sampai dengan 10 malam. Dari beliau dan juga kesaksian yang luar biasa dari bro Frado, ko Suherman… saya belajar banyak mengenai kekayaan materi.

Kita semua sepakat bahwa diluar kebutuhan dasar (basic), uang itu berkurang kegunaannya… karena setelah itu orang mulai mengejar gengsi, dan salah satunya adalah dengan mengkonsumsi barang – barang bermerk. Pak Tomy mengatakan… mobil Mercedes… kulitnya itu merk Mercedes… tapi dalamnya adalah transportasi. Dibandingkan dengan mobil Hyundai… merknya kalah terkenal, tapi isinya tetap sama yakni sebagai alat transportasi. Sama – sama sampai di tempat tujuan. Begitu juga dengan pakaian, 200 dollar dan 20 dollar… seringkali yang membedakan hanyalah merk sementara kualitas bahan adalah sama.

Alkitab menulis bahwa saingannya Tuhan itu bukanlah iblis. Saingannya Tuhan adalah mamon (duit). Banyak karena demi mengejar uang semata… malah jadi jauh dari Tuhan, malah menyimpang dari panggilan hidupnya. Uang memiliki kekuatan yang sangat luar biasa. Hampir segala sesuatu membutuhkan uang, dan dengan uang pula kita bisa memaksakan kehendak kita. Alkitab tidak melarang kita mencari uang, namun Tuhan prihatin dengan motivasi kita yang tidak benar dalam mencari uang. Tuhan tidak suka bahwa dalam usaha kita mencari uang, kita mengorbankan hubungan kita denganNya, dan melanggar nasihat- nasihatNya.

Yang Tuhan kehendaki adalah kita semua bekerja dengan sungguh – sungguh, penuh integritas, untuk memenuhi panggilan hidup, bukan hanya untuk memperkaya diri. Dan banyak orang yang setelah mengerti bahwa uang melimpah bukan segalanya malah mulai membagikan kekayaannya dengan orang lain yang berkekurangan. Toh kita nanti mati duit gak bisa dibawa ke surga.

Begitu pula di Full Gospel, kita para pria dipanggil untuk menjadi berkat (Called to bless). Pak Tomy bilang kalau kita memberi sumbangan 1 trilyun dollar ke gereja, di mata Tuhan itu masih kalah dengan ketika 1 jiwa diselamatkan dimana seisi sorga bersorak sorai. Kalau kita mengerti ini maka kita akan lebih bijaksana dalam menggunakan waktu, tenaga, dan kekayaan materi kita.


Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Ketika Perasaan Kita Bertentangan Dengan Firman Tuhan, Mana Sih Yang Harus Kita Dengarkan ?

Akar Dari Emosi - PenulisHidupku.Com - 1

Ibrani 13:5 – “…Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau”

Seorang wanita datang kepada saya pada akhir sebuah kebaktian dimana saya mengajarkan mengenai iman. Dia menangis dengan hampir histeris. Dia berkata “brother, berdoalah untuk saya”

“Apa permasalahannya ?” tanya saya.

“Sepertinya Tuhan telah meninggalkan saya!”

“Dosa apa yang telah engkau lakukan untuk membuat Allah meninggalkan engkau ?”

“Sejauh yang saya tahu, saya tidak melakukan apa pun”, katanya. “Sepertinya hadirat Tuhan telah beranjak pergi dari saya”.

“Alkitab tidak berkata kita berjalan dengan keadaan ‘sepertinya’.” jelas saya kepadanya. “Alkitab berkata kita berjalan berdasarkan iman. Dan Firman Tuhan berkata Dia tidak akan pernah membiarkan engkau, maupun meninggalkan engkau.”

“Aku tahu itu”, serunya,”tetapi sepertinya Dia telah meninggalkan saya”

“Engkau memiliki iman terhadap apa ‘yang sepertinya’ daripada apa yang ada di dalam Alkitab”

“Tetapi saya tahu apa yang saya rasakan!” katanya, hampir marah.

“Iya,” kata saya, “tetapi saya tahu Yesus saya. Yesus mengatakan mengenai hal itu, dan saya percaya kepadaNya. Kita tidak bisa dibuat pusing oleh apa yang kita rasakan.”

Ketika anda mulai percaya apa yang benar, berpikir mengenai apa yang benar, dan berkata mengenai apa yang benar, tidak akan lama bagi anda untuk merasakan apa yang benar.


Terima kasih kepada pak Tomy Lim atas renungannya.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.

Diary 24 Juli 2012 – Siap Berangkat Ke Konvensi FGBMFI Dunia (World Convention 2012) Di Bali

Daniel Satyo Nugroho - PenulisHidupku.Com - 1

Daniel Satyo Nugroho Bersama Dengan Istri Tercinta

Hari ini Selasa, tanggal 24 Juli 2012, gua menghadiri 2 meeting dari pukul 8.30 pagi sampai dengan 12 siang bersama dengan perusahaan gua, Fuji Xerox Singapore. Puji Tuhan kedua meeting tersebut berjalan dengan lancar dan customer merasa puas dengan perkembangan yang kami laporkan. Hari ini gua mengambil cuti setengah hari. Sekitar jam 12 gua pergi sebentar belanja di sebuah shopping mall untuk dibawa ke Bali dan sekitar jam 1.30 gua berangkat ke airport dari rumah. Sesampai di Changi, gua bertemu dengan beberapa orang dari FGBMFI Susima, yakni pak Daniel Nugroho beserta istri, pak Iman, pak Peter, pak Leo, pak Mulyadi, dan beberapa orang lainnya. Di sana kita saling berbincang – bincang di duty free, dan di boarding room area. Gua suka berbicara dengan mereka, terutama dengan pak Iman yang selalu penuh dengan antusias  :-).

Pak Iman - FGBMFI - PenulisHidupku.Com - 1

Pak Iman

Dari tim Batam, gua mendengar bahwa dari Susima ternyata ada 3 kloter. Kloter pertama sudah berangkat pukul 12 siang, dan brother Mex (A Hien) beserta beberapa teman ada di sana. Gua dan saudara – saudara lainnya adalah kloter kedua berangkat pada pukul 4 sore. Sementara pak Tomy Lim beserta rombongan lainnya akan berangkat pada pukul 9 malam. Sambil menunggu di boarding room, gua berbicara dengan brother Wilyanto Deng melalui telepon. Dia adalah calon room mate gua selama beberapa hari di Bali nanti. Bersama dengan dia juga akan hadir brother Tek Ket dari Kamboja beserta anak dan istrinya.

Gua sangat excited sekali karena seminggu sebelumnya, gua, Wilyanto, Tek Ket, dan brother Eddy dari FGBMFI Pekalongan bertemu di members meeting di Singapura. Sekarang kita semua akan berkumpul kembali di Bali. Gua dan rombongan Susima masuk ke pesawat terlebih dahulu, sementara Wilyanto dan Tek Ket kemudian menyusul. Di dalam pesawat sambil menunggu take off, gua hanya bisa berdoa dalam hati mengenai harapan gua dari konvensi ini. Gua percaya Tuhan akan bekerja luar biasa. Very very exciting.


Ditulis oleh Handy Tirta Saputra pada tanggal 29 Juli 2012.

Segala hormat, pujian, dan kemuliaan bagi Dia, Tuhan kita Yesus Kristus.
Untuk memberikan komentar, kritik, maupun saran atas tulisan ini silahkan klik DI SINI.

Jika saudara diberkati dengan tulisan ini, mohon dibantu untuk membagikannya kepada orang lain dengan cara mengklik FACEBOOK, TWITTER, atau media lainnya di bawah ini.